Bloodthristy Lady

Bloodthristy Lady
Chapter 5


__ADS_3

"Kak david, jangan mengejutkan Anna!" Ia merasa kesal, setiap bertemu dengan David, dia selalu terkejut. David tertawa dengan pelan.


"Kata kak Nathan, kamu sudah berpacaran, dimana pacarmu?" Tanyanya blak-blakan. Ekhem... ekhem.... David berdehem sambil berpikir, Bagaimana bisa Nathan memberi tau adik kecilnya?!


Ia berkata kepada Anna agar tidak menanyakan tentang hubungannya. Dikarenakan tidak ingin mengganggu hubungan teman kakaknya ini, ia diam setelah David memberitahunya.


Sihir.... Ini membuat dirinya sedikit tertarik dengan dunia ini. Tetapi di satu sisi, dia tidak menyukai sihir karena sihir membuat seseorang melupakan tenaga beserta fisik mereka.


Untuk mengetahui atribut apa yang mereka miliki, anak berusia 5 tahunan akan diantar ke gereja agar mereka tau sihir apa yang harus mereka gunakan.


Selain itu, upacara pembaptisan dilakukan saat berusia 5 tahun bersamaan dengan pemberitahuan atribut. Suara kucing terdengar dari arah luar jendela.


Dengan senang, dia mendekati jendela tersebut dan melihat kebawah. Itu adalah kucing yang ada di pesta, dulu kucing tersebut telah bersamanya sebelum berada didunia ini.


Kalau kalian bertanya-tanya jenis kucing apa Milky itu? Milky adalah yokai (siluman) kucing yang memiliki penampilan seperti kucing munchkin.


Warna bulu Milky, seputih susu dengan beberapa belang dibagian ekor dan tubuhnya, Milky sangat suka makan seperti tuannya (Harley) sebab itu tubuhnya terlihat gendut.


Lalu tubuhnya yang gendut dan kakinya yang pendek, menyebabkan dirinya terlihat menggemaskan. Serta telinganya yang kecil dan melipat kedepan, itu membuatnya terlihat sangat menggemaskan.


.


.


.


Disuatu gereja, satu dari berbagai patung dewa bergerak, lalu cahaya keluar dari patung itu kemudian cahaya tersebut mengelilingi dunia untuk menyerahkan surat rahasia kepada beberapa orang.


Saat malam hari, Anna terbangun oleh suara yang sangat berisik, dia berpikir jika itu adalah para pembunuh yang dikirim untuk membunuhnya, namun dia salah.


Ternyata suara berisik itu berasal dari ayah dan ibunya yang memutuskan untuk bercerai. Fakta diantara hubungan mereka adalah palsu.


Mereka menikah bukan karena saling mencintai, untuk membuat semua orang percaya, mereka selalu bersandiwara dimanapun mereka berada bahkan saat dirumah.


Dahulu, mereka adalah teman dekat jadi itu sebabnya dengan mudah Vicent memperlihatkan ekspresi konyolnya.


Dan fakta tentang Iris hanya bisa melahirkan satu anak itu salah. Dia menyembunyikan fakta hingga Vicent dan dirinya bercerai.


Vicent tau itu, karena mereka adalah teman dekat. Sudah saatnya mereka bercerai, Harley sudah bisa berjalan dan tidak memerlukan asi lagi.


Mereka terlalu sibuk berteman dan bersantai sehingga melupakan apa yang sebenarnya mereka lakukan.

__ADS_1


Menanggapi ucapan Iris tentang bercerai, dengan dingin Vicent berkata "Tapi dia masih kecil, Iris dia pasti akan kesusahan jika kehilangan seorang ibu"


Kreck....


Pintu terbuka, Anna tersenyum santai "Aku tidak akan apa-apa ayah" Iris memeluk Anna dengan tangisan air mata.


Dibalik ucapan acuh, ejekan kepada Vicent dan juga ekspresi yang biasa maupun terharu, itu adalah sifat asli mereka. Bahkan ucapan didalam hati mereka semua yang menyangkut hubungan itu hanyalah kebohongan.


"Ibu minta maaf Anna, ibu tidak bisa melanjutkan ini semua" Ucap tangis Iris. Anna mengelus tubuh besar ibunya dengan lembut.


Dia merasa pernah melihat hal yang seperti ini, tetapi dia tidak tau kapan dan siapa yang dia lihat. Vicent menatap Iris dengan dingin yang luar biasa sedangkan menatap Anna seperti biasa, namun terkesan lembut.


Dari episode yang tidak ditayangkan Iris sering tidak terlihat di kediaman keluarga Max dikarenakan mereka para elf tidak bisa bertahan lama di daratan ini dan disaat itu juga, Iris bertemu dengan pacarnya.


Ia pergi meninggalkan Anna dan Vicent sendirian. Mungkin ini juga sudah saatnya Anna memberi tau dirinya yang sebenarnya.


"Ayah sebenarnya aku...." Kata Anna dengan ragu. Ayahnya sedikit memusingkan kepalanya, ok... Dia harus berani untuk memberitahu semua kebenaran ini.


Anna berdiri tegak, menatap mata ayahnya begitu dalam "Ayah, sebenarnya aku... seorang reinkarnator"


...VICENT POV...


"Jika ayah membenciku karena semuanya adalah kebohongan itu juga tidak apa-apa karena aku sudah memberanikan diri untuk dibenci"


Aku melepaskan pelukannya dan melihatnya meneteskan air mata untuk pertama kalinya. Ia meminta maaf kepadaku dan berterima kasih dengan senyum lebarnya.


Dan dia mengoreksi semua perbuatannya selama ini bukanlah palsu, dia hanya mengikuti instingnya saat melakukan sesuatu.


Ia juga memberitahu bahwa ini adalah air mata yang dia teteskan setelah sekian lama. Dia berpikir jika, air matanya sudah habis namun ternyata itu hanya bisa keluar saat dirinya terlalu senang atau saat dirinya terlalu kesakitan.


Ah... anakku sungguh menggemaskan, mungkin dikehidupan sebelumnya dia telah menghabiskan air matanya untuk hal yang sangat berharga bagi dirinya.


Hanya saja dia tidak bisa menyadarinya, Anna memerlukan perhatian meksipun dia tidak memintanya dan juga... sepertinya dia tidak menyadari bahwa aku tau itu sejak dia lahir.


...VICENT POV END...


...ANNA POV...


Sebuah cahaya muncul dihadapan kami berdua, dia menyerahkan surat undangan itu kepada diriku. Kemudian cahaya itu berubah menjadi seorang pria..


"Apa kamu ayah Anna? Sepertinya iya, dibuku kamu memang ayahnya" Ujar sang pria.

__ADS_1


Si pria dan ayah menjaga jarak dariku agar aku tidak bisa mendengar apa yang mereka ucapkan. Ini sangat tidak adil....


Aku mengembungkan pipiku tanpa sadar. Reaksiku tersebut membuat kedua orang yang salah satunya bernafas mengunakan paru-paru tertawa kecil.


...ANNA POV END...


Orang tersebut menghilang menjadi cahaya setelah menertawakan Anna. Ayahnya memberikan bungkusan yang berisi permen, tapi bungkusannya terlihat mencurigakan jadi tidak akan ada yang tau jika itu adalah permen.


"Apa ini?" Tanya Anna dengan penasaran. Vicent menyuruhnya untuk memakannya sekarang tanpa menjawab pertanyaan Anna.


Dengan patuh, Anna memakannya, tubuhnya terasa sangat kepanasan. Perlahan tubuhnya membesar dan perlahan dia kehilangan kesadaran.


Fyuh.... Vicent menangkap tubuh Anna yang membesar secara cepat setelah memakan permen pemberian orang. Baju kecil Anna robek disebabkan tubuhnya yang membesar.


Jadi sekarang, tubuh Anna telanjang bulat. Tanpa malu, Ayahnya meletakkan dirinya ke atas kasur dan tertidur disampingnya.


Pagi harinya.... tubuh Anna yang membesar sudah mengecil seperti semula, namun tubuhnya meningkat seperti anak umur 5 tahunan.


Para burung berkicau di atas pohon samping kamar Anna. Uh.... Anna merasa tidurnya kali ini sangat nyenyak, dia bermimpi memeluk sebuah boneka teddy (Vicent) yang besar.


"Sudah bangun?" Tanya Vicent.


"Ayah..." Dengan kesadaran 64% Anna menggosok matanya dengan perlahan. HAH?! AYAH?!


.......


.......


.......


Anna yang sudah bersiap-siap, memberi tau ayahnya tentang identitasnya saat dikehidupannya sebelumnya, dia bahkan juga memberi tau ayahnya jika dia adalah mantan yankee.


Note: Yankee memiliki arti sebagai anak berandalan


~


"Anna, sebenarnya ayah sudah tau isi surat yang diberikan oleh orang asing itu karena dialah yang memberitahu, jadi itu sebabnya ayah menyuruhmu memakan permen itu"


"Lalu, kamu akan berlatih bersama ayah selama 2 bulan penuh" Jelas Vicent, ayah Anna. Mendengar itu, Anna penasaran dengan pekerjaan ayahnya.


"Ayah akan menyerahkan tugas itu pada nenekmu atau kakak ayah" Jawab Vicent. Anna menganggukan kepala dengan patuh, memakan makanan yang disiapkan.

__ADS_1


Vicent yang salah paham kepada reaksi Anna yang menurutnya Anna menyembunyikan ekspresinya yang tidak ingin meninggalkannya, berkata didalam hati "Manisnya...."


...-TBC-...


__ADS_2