Blue Of Love

Blue Of Love
Relationship


__ADS_3

Sesampainya di rumah Raina dengan lemas langsung masuk ke dalam kamar,Ia tidak memperdulikan Papanya yang mengikutinya dari belakang, melihat Raina membuat Subroto merasakan perasaan sedih tak terkira, Subroto tahu betul Raina sedang terpukul sekali, diapun membiarkan Raina untuk menyendiri dulu.


Di dalam kamarnya Raina kembali menangis piluh mengenang semua kebersamaan bersama kakaknya Roby, sungguh waktu yang begitu cepat merenggut kebahagiaan itu. Raina meraup wajah dengan kasar, ia mengambil ponsel di sakunya dan menekan sebuah nomor.


TUT..TUT..


"Hallo, wen kau dimana? Masih di rumah teman ya?". Tanya Raina pada seseorang yang di seberang sana yang tak lain sahabatnya sendiri Weni, " Wen nanti kau nginap saja di rumah ku ya.. Aku tunggu okey, see you". Raina pun mengakhiri panggilan teleponnya, ia pun meletakkan ponselnya sembarangan lalu naik ke atas kasurnya dan menghempaskan tubuhnya yang lelah itu.


Sementara itu dalam kamarnya, Subroto duduk ia membuka potret bersama Roby, raut mukanya begitu kalut melihat senyum Roby dalam gambar tersebut, Subroto mengusap lembut poto yang sedang ia tatap itu, sesaat ia melihat ke langit rumahnya mencoba menahan bulir air mata yang hendak jatuh. Dadanya terasa sesak kala harus menerima kenyataan kepergian Roby,sebisa mungkin dia menahan pedihnya kehilangan di depan Raina.


" Roby maafkan Papa mu ini, telah gagal menjaga mu, maafkan Papa nak..semoga kau tenang di sana, sekarang kau bisa bersama Mama mu nak, yang tenang ya kalian berdua di sana, Papa akan menjaga Raina dengan baik, aku mencintai kalian". Ucap Broto sembari menatap langit rumah seakan berbicara langsung dengan kedua orang yang dia sayangi itu.


**


Kenzo mengendarai mobilnya dengan pelan, ia tersenyum tipis saat mengingat waktu tadi Raina bersandar di pundaknya, tak ada penolakan dari Raina jadi Kenzo berpikir Raina mungkin nyaman berada di sisinya.


"Ken..senyum-senyum sendiri, kenapa kau?". Tanya Inspektur Bram kepada Kenzo yang langsung membuat Kenzo salting,"Mikirin apa sih? Cerita dong sama Daddy". Imbuh Bram. Kenzo menatap sang ayah kemudian kembali fokus menyetir.

__ADS_1


"Menurut Daddy, Raina orangnya gimana? Kira-kira Raina bakal tertarik nggak sama aku Ded? ". Ujar Kenzo dengan malu-malu.


Mendengar Kenzo ada rasa tertarik pada Raina membuat Bram tersenyum lebar.


"Ah rupanya kau sudah tertarik dengan Raina, tidak sia-sia niat Daddy buat jodohin kalian". Ucap Bram dengan lantang, "Kau tenang saja Raina pasti juga tertarik padamu, siapa yang tidak tertarik dengan laki-laki mapan seperti mu, pokoknya Daddy dukung kau bersama Raina, masalah Om Broto, kau tenang saja toh Broto juga menyetujui hubungan kau nantinya sama anaknya. Sekarang kau fokus saja mengambil hati Raina, apa lagi dia sedang berduka itu saat yang tepat untuk kamu datang menghiburnya". Bramantyo amat antusias terhadap Kenzo yang menyukai Raina.


" Baik Dad, Kenzo bakal membuat Raina benar-benar jatuh cinta pada ku nanti, dan kebetulan besok malam Ken bakal main ke rumahnya untuk ngajak dia jalan ke tempat pribadi kita Dad, bagaimana menurut Daddy ?". Ujar Kenzo dengan perasaan senang.


" Itu bagus sekali, di sana kan banyak tempat yang indah, Raina pasti suka, pinter sekali kau nyenangin hati wanita". Puji Bram pada Kenzo. Kemudian keduanya saling melempar senyum.


Bramantyo dan Kenzo pun telah sampai ke rumah mereka. Kenzo masuk rumah dengan bergegas,ia ke dapur membuka lemari es dan mengambil softdrink lalu Kenzo duduk di sofa tubuhnya sangat kelelahan, Bram yang baru masuk setelah menutup pintu gerbang pun tersenyum dan mengusap puncak kepala Kenzo lalu masuk ke kamarnya.


Sebuah panggilan masuk ke ponsel Bramantyo, Bram yang sedang berada di dalam kamar mandi mempercepat kegiatan menggosok giginya, panggilan berhenti membuat Bram berpikir itu hanya panggilan dari bawahanya kembali dia mengambil sabun pencuci muka. lalu tak berapa lama panggilan kembali masuk, Bram segera mencuci mukanya dengan super cepat dan buru-buru, ia keluar dari kamar mandinya dan membuka ponselnya yang tergeletak di atas nakas, terukir senyum manis di wajah Bram saat melihat nama sang penelpon.


" Dina! ya ampun sial aku terlambat mengangkatnya". Grutu Bram saat mengetahui sang istri yang dua kali meneleponnya. Bram menghubungi kembali nomor sang istri namun operator menjawab sibuk, Bram menyipitkan matanya.


"Iya Mi.. Mungkin tidur si Daddy, soalnya kita habis ngelayat Roby anaknya Om Broto , iya Om Broto teman kerja Daddy, Ya okey Kenzo bangunin Daddy di kamarnya ". Kenzo berbicara dengan Maminya yang menghubunginya saat nomor Bram tidak kunjung mengangkat telepon. Kenzo pun membuka pintu kamar sang Daddy , matanya melotot sontak tertawa lepas saat melihat Bram dengan wajah penuh busa dari sabun mandinya yang tak terjangkau tangannya saat membersihkan mukanya dengan cepat ketika telepon masuk.

__ADS_1


"Dad.. Haha apaan muka Daddy lucu sekali, ah ini Mami nelpon katanya Daddy lama angkat jadi Mami nelpon Kenzo ". Ucap Kenzo seraya memberikan ponselnya kepada Bram, Kenzo terkekeh melihat muka ayahnya tersebut.


Dengan cepat Bramantyo meraih ponsel dari tangan Kenzo." Hallo.. Maaf tadi aku mandi sayang". Jelas Bram dengan suara lembut kepada istrinya, ia melihat Kenzo tertawa ke arahnya membuat dirinya malu di depan anaknya itu, "Ah Ken keluar dulu gih ". Ucap Bram seraya mendorong Kenzo keluar dari kamar, dengan tangan masih menggenggam handphone Kenzo.


"Eh .. Dad jangan usir Ken, ah Dad jangan malu-malu dong haha, kayak pacaran aja sih". Ledek Kenzo, ia pun tersingkir dari dalam kamar ayahnya itu.


"Mami.. Muka Daddy banyak busanya suruh bersihin dulu tuh, Kenzo rindu Mami, Daddy kembalikan handphone Kenzo, pacaran harus modal dong". Teriak Kenzo meledek kedua orang tuanya yang sedang saling melepas rindu melalui via suara tersebut, hubungan orang tuanya masih bak seperti remaja yang baru kasmaran. Padahal pernikahan mereka sudah 25 tahun tetapi masih saja hangat dan mesra seperti pengantin baru. jarak dan waktu tidak bisa memisahkan dua insan yang terus jatuh cinta.


.


.


.


.


.

__ADS_1


. Bersambung...


Terimakasih sudah membaca jangan lupa like, komen, dan subrek/tekan tombol love 💕😌.


__ADS_2