Blue Of Love

Blue Of Love
Back to home


__ADS_3

Regi memberikan segelas air ke Mr.Ben yang langsung di minum pria berumur itu, setelah meneguk beberapa kali air yang di berikan,Ben ingin menyampaikan hal yang tadi hendak ia bicarakan kepada Regi.


Regi juga nampak heran dengan Mr.Ben yang tadi sempat melamun di hadapannya sehingga buliran air di pelupuk mata lelaki itu terlihat, bukanya itu hal yang aneh? seorang bos besar dunia hitam barusan menangis di hadapannya ,apakah Mr.Ben tidak sekeras dan seseram itu?beribu pertanyaan di dalam hati Regi yang tak mungkin ia utarakan.


"Regi kenapa kau?". Tanya Mr.Ben yang melihat Regi sedikit termenung.


"Ah tidak Mr,Oh ya Mr apa yang tadi Mr ingin sampaikan? ". Regi terkejut dari lamunanya dan langsung menanyakan hal yang tadi ingin di katakan Mr.Ben padanya.


" Oh itu saya punya tugas untuk mu". Mr Ben berdiri lalu melangkah mengambil sebuah koper dari dalam lemari yang terletak di ujung ruangan itu lalu memberikan ke pada Regi, "Kau kirimkan paket ini kepada client kita di badara soekarno dia adalah Mr.Lee ".


"Baik Mr".


Setelah mengambil koper di hadapanya Regi bergegas pamit pada Mr.Ben untuk segera menemui Mr.Lee itu.


**


Hari ini adalah hari kepulangan anak perempuan Broto yang mengenyam bangku kuliah di luar negeri tepatnya di oxford university yang merupakan salah satu universitas terbesar dunia,menduduki peringkat ke-4 di dunia,juga universitas tertua dan terbaik di inggris terletak di oxford,UK.selain itu universitas ini juga menduduki peringkat terbaik di Eropa karena reputasi akademik dan lulusannya yang tinggi tak heran banyak kaum milenial dan orang-orang jenius berlomba-lomba mendaftar atau ikut serta mengambil beasiswa di kampus itu.


Gadis cantik itu telah tiba di indonesia setelah melakukan penerbangan kurang lebih 15 jam 40 menit Jarak London - Jakarta sekitar 11,714 km dengan satu maskapai yang melayani penerbangan langsung yaitu Garuda indonesia.


Anak itu bernama Raina gadis cantik yang menawan dia sangat suka menggunakan pita biru, tidak hanya itu apapun yang dia kenakan identik dengan warna biru dia teramat menyukai warna langit itu.raina menelepon papanya untuk memberitahukan dirinya telah sampai di indonesia tepatnya di bandara.


**


"Roby ayo berangkat adikmu sudah di badara sekarang.. ". Ujar Broto kepada puteranya yang merupakan kakak Raina yang terpaut umur 3 tahun lebih tua dari Raina.


" Iya Pa..". Saut Roby berlari keluar dari kamarnya dan langsung menuruni anak tangga menuju mobil yang sudah menyala di luar rumahnya.Setelah memasuki mobil Roby dan papanya langsung menuju bandara yang tidak terlalu jauh dari kediaman mereka.


"Papa mana ya?kok belum jemput ".Raina celingak celinguk mencari keberadaan papanya itu karena sudah hampir 20 menit dirinya menunggu di bandara,Raina pun berjalan untuk menghilangkan kejenuanya tanpa sengaja dirinya di tabrak oleh seseorang sehingga ia terjatuh, Raina melihat orang yang menabrak adalah seorang laki-laki yang hanya melihat saja tanpa membantu Raina dan berlalu pergi terburu-buru.


" RAIN ". Suara seorang lelaki yang memanggil dari kejauhan.

__ADS_1


" Papa.. ". Raina tersenyum lebar melihat sesosok laki- laki paruh baya yang berteriak memanggil nama sapaan-nya itu dengan cepat ia bangkit dari tempat ia terjatuh tadi setelah di tabrak pria tadi Raina pun berlari mendekati Broto.


" Papa Rain kangen sekali ". Raina memeluk erat Broto, begitu pun Broto membalas pelukan sang puteri.


" Papa juga kangen sama kamu". Balas Broto dan menciumi kening puteri cantiknya itu.Mereka berpelukan erat melepaskan rindu karena mereka sudah 2 tahun tidak bertemu kebetulan Raina libur setelah ujian semesternya selesai.


Kombes Broto ternyata tidak hanya sendiri menjemput Raina tapi juga di temani dengan inspektur Bramantyo beserta sang anak,mereka mendapat kabar kepulangan Raina setelah Broto menelepon Bram dan mereka berdua ikut serta menjemput Raina.


"Oh ya Rain, kenalin Inspektur Bramantyo dan ini anaknya Kenzo ". Ujar Broto seraya menepuk pundak Kenzo.


"Hallo Om".Raina menyalami tangan Bram dan tak lupa senyum manis kepada Kenzo dan di balas senyuman balik oleh Kenzo terlihat gigi tingkih Ken menambahkan manisnya senyuman itu.


"Wah Rain kamu cantik sekali persis kayak Mama mu loh ".


" Terimakasih Om ". Raina kembali melemparkan senyum hangatnya.


" Rain ini anak Om, namanya.. Ah sebaiknya kalian berkenalan saja ya biar lebih apdol". Bram sedikit mendorong Kenzo ke arah Raina.


" Raina, panggil aja rain.. ". Sahut Raina dan menyambut uluran tangan Kenzo,mereka berdua pun saling melempar senyum termanis mereka.


" Wah wah wah.. Anak kita ini ternyata cocok sekali ya Subroto".


Mendengar omongan Bram membuat Rain dan Ken langsung melepaskan jabatan tangan mereka,terlihat Kenzo tersenyum malu menggaruk kepalanya ia sedikit melirik Raina yang tersentak kaget senyum awkward nya kelihatan jelas.


"Iya ya bagaimana kalau kita jodohkan saja mereka berdua". Timpal Broto.


Mendengar jawaban Papa nya Raina melotot kaget ke arah Papa nya.


" Setuju sekali.. ". Sautan kembali terdengar dari Bram yang sepertinya siap me- makcomblangi Kenzo dan Raina.


Raina hanya terdiam dalam situasi awkward tersebut dengan raut wajah yang nampak bingung.

__ADS_1


"Pa ayo pulang.. kasian tuh Raina kecapean". Saut Roby yang sedari tadi hanya duduk di dalam mobil dan tak berniat keluar untuk menyambut adik satu-satunya itu, Roby memang sedikit pendiam dan tertutup tapi dia selalu bisa di andalkan Raina bahkan dalam situasi begini pun Roby bisa-bisanya memindahkan topik pembicaraan.


"Kak Roby ahh.. Aku pikir kakak nggak ikut". Raina berlari memeluk sang kakak yang baru saja keluar dari mobilnya," Uhh kangen sekali kau makin cakep saja kak". Puji Raina yang masih memeluk kakaknya yang sangat dia rindukan,bagaimana tidak dia sangat dekat dengan Roby bahkan untuk membeli peralatan wanita pun kadang Raina meminta bantuan Roby walau ada sedikit pertengkaran karena laki-laki mana yang menghilangkan harga dirinya hanya untuk membeli pembalut wanita namun Roby tetap saja menuruti kemauan sang putri di istana mereka itu.


"Kau masih saja seperti anak kecil Rain ". Roby tersenyum terlihat lesung pipi yang dalam di pipi kanannya ia pun mengusap puncak kepala sang adik.


**


Dari kejauhan ada Benyamin yang mengintai keluarga Subroto rupanya ia dari tadi memperhatikan keluarga kecil itu.


Lihat saja Broto kebahagiaan mu akan menjadi bencana! Tunggu tanggal mainnya.


Gumam Ben dalam hatinya terlihat jelas dendam di raut mukanya. Ben pun memasuki kembali mobil van hitam miliknya dengan di bukakan pintu oleh anak buahnya.


Di perjalanan Raina asik bercerita selama ia berada di inggris mulai dari tempat - tempat wisata di sana kota-kota tua yang sering ia kunjungi setiap minggu hingga makanan ala inggris yaitu pastei atau pai makanan khas Eropa yang ia gemari terdiri dari kulit kue kering dan isi yang beraneka ragam, isi pastei dapat berupa buah, daging, ikan, sayur, keju, cokelat, kustar kacang dan lain-lain namun tetap saja Raina rindu masakan Indonesia seperti rendang dan nasi panasnya.


Setelah beberapa lama Raina asik becerita kemudian dia meminta sang Papa untuk ke makam mamanya.


.


.


.


.


.Bersambung...


Terima kasih readers telah mampir dan membaca cerita saya, maafkan kalau ada kesalahan kata atau typo saya hanyalah penulis baru yang masih sangat kurang dalam menulis


Jangan lupa like komen dan subrek😌

__ADS_1


__ADS_2