Brave Heart

Brave Heart
'DKL' ? 2


__ADS_3

Senin pagi..Kami kembali pada Rutinitas kami sebagai mahasiswa. Sejak liburan di Bogor bersama teman-teman ganknya & juga Tania tersebut, Yohan mulai bisa lebih membuka diri & lebih ceria. Yohan pun semester ini memiliki tanggung-jawab lebih ke depannya selama 1 tahun sebagai 'Asdos' bagi junior tingkat 1 & 2. Sehingga semakin banyak mahasiswa senior & yang seangkatan pun semakin kagum & segan padanya, namun ada juga yang sirik & iri hati pada prestasi Yohan. Dan Tahun ini adalah tahun terberat & tersulit bagi Yohan, karena semakin banyak 'junior nekat' yang coba menggoda serta mendekati Yohan. Namun dia selalu bersikap baik dan ramah bahkan saat sikap mereka terkadang agak jahil dan keterlaluan.


Pernah suatu kali ada mahasiswi yang mengirimi bunga serta mengirim pesan cinta di laptopnya kemudian terkuak saat Yohan sedang mengajar di kelas sore itu. Ada yang pura-pura pingsan saat di kelas dengan tujuan agar Yohan melakukan CPR padanya. Walaupun tidak terjadi, tapi Yohan pun akhirnya kecolongan 'Dicium dipipi' lalu difoto dan kemudian dipajang di Mading kampus. Foto tersebut pun jadi 'Tranding topic' di kampus selama seminggu. Bahkan lebih parahnya ada juga yang sampai berkelahi demi memperebutkan Yohan sebagai pacar mereka. Gara-gara coba melerai mereka malah Yohan yang apes kena cakar & juga bogem mentah ketika hidungnya mengeluarkan darah segar, Yohan seketika pingsan..karena melihat Yohan yang tiba-tiba pingsan tersebut akhirnya perkelahian pun berhenti dengan sendirinya. Dan Yohan pun segera dilarikan ke 'UKS' oleh beberapa mahasiswa kala itu.


Saat sadarkan diri, Yohan melihat disana sudah ada teman seganknya sedang berdiri di pojok dan Tania yang duduk di dekat ranjangnya itu. Kepala Yohan sedikit pening lalu dia minta segelas air, lalu Tania pun segera memberikan segelas air hangat untuk Yohan. Tak berapa lama dokter & perawat 'UKS' muncul untuk memeriksa kondisi Yohan. Namun saat dirasa tidak ada luka serius akhirnya Yohan pun mohon diri bersama yang lainnya. Atas insiden yang menimpa Yohan tersebut mahasiswi yang memicu perkelahian di skorsing selama 2 minggu & membuat penyataan penyesalan secara tertulis kepada pihak kampus & juga pada Yohan sebagai korban. Dan atas kebijakan kampus Yohan pun diijinkan untuk istirahat total selama 2 hari.

__ADS_1


Akhirnya saat Yohan aktif kuliah & mengajar kembali, situasi kelas yang biasanya dia ajar sudah aman & terkendali. Sampai 2 orang mahasiswi yang diskorsing karena berkelahi itu kembali kuliah, mereka pun insaf & berjanji tidak membuat masalah apapun juga di masa depan. Yohan pun dengan tulus mau untuk memaafkan mereka. Sekarang setiap kali momen seperti 'Valentine', 'Idul Fitri' serta 'Christmas & New year' para fans Yohan selalu mengirim coklat, kue, ketupat & kurma, serta kado untuk Yohan. Namun dia pun berusaha dengan segala cara & kata-kata halus untuk menolak semua hadiah dari fans tersebut.


Tiba-tiba Yohan sepertinya melihat sosok Tania lewat bersama dengan Dion, mereka tampaknya tidak menyadari kalau Yohan mengikuti dari belakang. Saat mereka tiba di perpus, mereka pun mencari tempat duduk kosong yang jauh dari mahasiswa & mahasiswi yang sedang fokus belajar tersebut. Yohan pun menemukan tempat kosong di pojok seberang yang cukup jauh dari posisi mereka duduk. Yohan kebetulan membawa buku kuliah yang besar & tebal tersebut untuk menutupi keberadaannya dari orang lain yang akan bisa membuat dia ketahuan kalau sedang mengintai serta menguping pembicaraan mereka berdua.


Tania juga bilang kalau awalnya dia hanya punya niat untuk bisa berteman dengan Yohan sama seperti yang lainnya dan hal itu bisa terjadi semua berkat bantuan Dion. Sampai terjadi kesalah pahaman sewaktu di kantin yang lalu, yang kemudian terjadi insiden 'kecil' antara Yohan & Tania kala itu.

__ADS_1


Saat Dion bertanya apa yang terjadi dalam insiden 'kecil' tersebut, Tania terdiam sesaat namun melihat rona wajah Tania yang bersemu merah, Dion bisa menduga bahwa itu bukan insiden biasa saja. Tiba-tiba Tania buka suara, dia bilang saat Yohan mengejarnya berlari terjadi tabrakan antara dirinya dengan Yohan, lalu saat dia tidak siap dan hampir jatuh,Yohan segera menarik & menahan tubuhnya agar tidak jatuh. Sehingga tanpa sengaja hal 'itu' terjadi, namun sedetik kemudian aku pun pingsan karenanya, ungkap Tania jujur. Mendengar kata 'itu' spontan pun berkata lirih, hal 'itu' pasti 'short kiss' kan Tania. Dion pun tiba-tiba merasa sangat cemburu saat Tania mengakuinya.


Sesaat hening sejak, lalu tiba-tiba Dion mengeluarkan beberapa lembar foto Yohan yang terlihat mesra dengan mahasiswi juniornya di kedokteran tersebut namun dia melihat ekpresi Yohan yang terpaksa di Foto tersebut. Namun seketika Tania terkejut melihat foto Yohan dengan seorang gadis yang terbaring pingsan, foto itu sengaja diambil dengan 'angle' seakan-akan Yohan hendak mencium gadis cantik tersebut, lalu foto satunya lagi menunjukkan bahwa Yohan berhasil dicium mesra dipipi oleh gadis itu sehingga ada 'Kiss mark' lipstik merah yang lagi-lagi 'angle' nya diambil seakan Yohan membiarkan hal tersebut terjadi.


Dari tempat Yohan duduk yang ada di pojok, walaupun dia hanya bisa mendengar percakapan mereka samar-samar tersebut namun karena sejak tadi dia fokus memperhatikan gerak bibir serta bahasa tubuh Tania tersebut, Yohan yakin bahwa mereka sedari tadi membahas tentang rumor foto 'skandal' dengan mahasiswi juniornya yang terjadi belum lama ini. Lalu dia juga melihat wajah Dion yang tersenyum sekilas saat melihat Tania sedih & kecewa pada foto Yohan tersebut. Padahal Yohan selama ini menganggap Dion sebagai teman dekatnya, dia tak menyangka Dion bisa bertindak picik karena rasa cemburu, dengan memfitnah dia lewat foto 'skandal' nya itu kepada Tania. Akhirnya mata Yohan terbuka jelas bahwa selama ini Dion tidak tulus berteman dengan Yohan, dia adalah musuh dalam selimut yang berkedok teman untuk menipu Yohan & Tania dan mungkin juga menipu teman seganknya, batinnya kesal & kecewa. Lalu saat menyadari Tania bangkit berdiri dan buru-buru pergi dari perpus tersebut, Yohan segera bersembunyi dibalik buku besarnya tersebut. Setelah Tania pergi barulah Dion juga pergi dari perpus.

__ADS_1


__ADS_2