Brave Heart

Brave Heart
'DKL' ? 3


__ADS_3

Sejak kejadian di perpus tersebut, hampir seminggu lamanya Yohan berusaha menelpon Tania tidak dijawab & mengirimkan chatt ingin bertemu namun semuanya hanya dilihat saja tanpa balasan. Kemudian Yohan yang putus-asa tersebut mendatangi Tania di Fakultas Bisnis-Management namun lagi-lagi dia gagal bertemu dengannya karena Dion selalu datang selangkah lebih awal darinya.


Yohan pun sering menyaksikan mereka berdua selalu kemana-mana bersama dan mereka pun terlihat semakin akrab dari hari ke hari. Karena kesibukan & tanggung-jawab Yohan sebagai 'Asdos' tersebut membuat dia melupakan sejenak masalah Tania, dan dia pun kembali memilih fokus pada rutinitasnya di kampus & juga pada dunia modelingnya tersebut. Sampai suatu hari dia tanpa sengaja saat Yohan lewat parkiran hendak mengambil motor ninjanya, dia melihat Dion & Tania berada dalam mobil BMW 'Z3' biru metalik milik Tania tersebut. Yohan sekilas melihat Dion membelai rambut panjang Tania serta merapikannya dibalik telinganya sehingga dari tempat Yohan berdiri saat ini dia bisa melihat dengan jelas Tania yang tersenyum saat Dion membisikkan 'sesuatu' ditelinganya tersebut lalu mengenggam tangannya itu. Namun yang membuat Yohan shock adalah Dion tiba-tiba mencium pipi Tania mesra karena rasa marah & cemburu, Yohan pun menaiki motornya kencang melewati mobil Tania tersebut. Tania yang mengenali sosok Yohan serta motor merahnya itu segera keluar dari mobilnya untuk melihat, tapi Yohan sudah menghilang. Sedangkan Dion yang diam saja di mobil tersenyum penuh kemenangan karenanya.


Awalnya Yohan ingin tinggal di asrama saja namun karena dia tidak ingin bertemu dengan yang lainnya apalagi dengan Dion saat ini, akhirnya Yohan pun memutuskan pulang ke rumahnya di Bogor. Saat suasana hatinya sedang kacau & suntuk biasanya Yohan akan memilih pulang untuk refresing & bermanja pada keluarganya, menikmati hidangan rumah favoritenya serta bercanda bersama ibu & Virna adiknya itu. Hal tersebut adalah obat yang sangat manjur bagi Yohan selama bertahun-tahun. Dalam perjalanan menuju Puncak_Bogor tersebut Yohan melihat ada kemacetan panjang, ternyata ada terjadi kecelakaan antara mobil dengan motor, para korban selamat hanya mengalami luka-luka serius, Yohan pun akhirnya diijinkan untuk turun tangan membantu melakukan pertolongan pertama pada para korban tersebut setelah mengatakan serta menunjukkan bukti 'kartu mahasiswa' nya tersebut pada polisi. Setelah selesai melakukan tugas sebagai dokter, para korban luka yang dirawat tadi pun berterima-kasih pada Yohan begitu juga para polisi tersebut. Tak lama kemudian barulah lalu lintas pun bisa berjalan tertib & lancar, Yohan pun melanjutkan perjalanannya kembali dengan sangat hati-hati. Tanpa Yohan sadari ada reporter TV yang menyiarkan kejadian kecelakaan tersebut namun wajah Yohan tidak tersorot kamera reporter karena dihalangi oleh pihak polisi, namun ada salah satu saksi mata berhasil mengabadikan wajah Yohan serta momen dia bertindak sebagai dokter. Video tersebut pun viral ditonton lebih dari sejuta kali di sebuah situs 'YT' dengan caption * 'Dokter tampan sejagat' tiba-tiba pingsan saat hendak menolong korban kecelakaan di Puncak'*.

__ADS_1


Flashback momen Yohan pingsan..


Yohan memang pingsan untuk yang kedua kalinya saat melihat banyak darah mengalir dari para korban tapi cuma selama 15 menit karena pihak polisi segera menolong dan coba menyadarkan Yohan dengan minyak dihirupkan ke hidungnya yang mancung. Saat sadar, Yohan pun memberitahu polisi perihal identitasnya sebagai mahasiswa kedokteran & alasan dia pingsan setiap melihat darah mengalir dari tubuh, jelasnya dengan rasa malu karena 'phobia darah' nya ini pasti membuat kemampuannya diragukan sesaat oleh polisi namun saat itu ada seorang gadis yang berprofesi sebagai perawat di RS Bogor muncul menawarkan diri membantu Yohan dengan sukarela. Lalu segera gadis 'perawat' itu mengambil kotak P3K yang sudah tersedia untuk membersihkan darah korban tersebut. Saat Yohan maju ingin mengambil alih, melihat darah segar yang masih saja terus mengalir Yohan merasa mual & pusing, polisi yang memakai kacamata hitam sejak tadi pun segera memakaikan kacamata hitam tersebut ke mata Yohan sehingga dia tidak langsung melihat warna darah dari para korban tersebut, kemudian polisi itu pun memberi tepukan dipundak sebagai bentuk support pada Yohan. Kacamata hitam tersebut ternyata efektif hingga akhirnya Yohan berhasil berinteraksi dengan para korban & menolong mereka dengan ahli & cekatan. Untung saja pihak stasiun TV serta reporter datang agak terlambat, jadi momen yang terekam hanya momen Yohan & gadis 'perawat' tersebut sedang bekerja sebagai tenaga medis sampai mobil ambulance tiba.


Ketika Yohan tiba di rumah petang itu, ibu & Virna adiknya yang telah lulus SMA tersebut kaget melihat Yohan datang dalam keadaan kacau. Ibu pun menyuruh Yohan segera mandi baru makan malam bersama. Saat Virna menyalakan TV, muncul berita kecelakaan arah Bogor siang tadi. Kemudian pun menceritakan kejadian tersebut secara mendetail pada ibu & Virna. Setelah selesai bercerita ponsel Yohan berbunyi, kak Brian yang melihat berita kecelakaan dan mengenali sosok Yohan walau hanya disorot dari belakang tersebut, segera menanyakan kondisinya itu dengan nada khawatir. Saat Yohan bilang bahwa dia sehat & baik-baik saja, akhirnya kak Brian merasa lega. Kemudian sejak itu ponsel Yohan tak henti-hentinya berdering, teman-teman kampusnya pada penasaran menanyakan hal yang sama padanya sampai mulut Yohan merasa lelah menjawab pertanyaan mereka semua. Lalu Jerry & yang lainnya pun bilang kalau video dirinya sedang Viral di situs 'YT', mereka pun menertawakan Yohan karena caption 'judul' yang tertulis dalam video berdurasi 11 menit tersebut. Yohan pun melihat 'link' video yang dikirim Jerry tersebut bersama ibu & Virna. Yohan tak menyangka bahwa dirinya pingsan hingga dia akhirnya berhasil menolong para korban ternyata diabadikan oleh seorang saksi mata di lokasi kejadian tersebut. Tiba-tiba dia teringat akan Tania dan dia berharap bahwa Tania belum melihat berita serta menonton video dirinya di 'YT' tersebut, doa Yohan dalam hatinya. Karena Yohan merasa sangat malu jika 'phobia darah' nya diketahui tapi dia juga tidak ingin Tania merasa khawatir pada dirinya. Namun karena tidak ada telpon Tania sejak tadi, Yohan pun merasa lega & tenang karenanya.

__ADS_1


Yohan masih membopong tubuh Tania saat duduk dibangku rotan tersebut, mereka pun saling menatap dan saling mengirim kode lewat mata mereka tanpa suara yang hanya dipahami oleh dua insan yang tengah kasmaran tersebut. Sejenak Yohan melupakan momen sedih di parkiran kampus, lalu dengan perlahan Yohan mencium bibir mungil Tania dengan lembut ketika merespon ciuman tersebut dengan membuka mulutnya itu Yohan pun secara insting memperdalam ciuman mereka dan ketika Tania merasa nyaman & menikmatinya tanpa sadar dia mengalungkan kedua tangannya di leher Yohan serta membelai rambutnya itu, secara insting pula lah Yohan menjulurkan lidahnya dan mencium Tania lebih dalam, lagi-lagi direspon Tania dengan segera sehingga ciuman mereka semakin intens & bernafsu. Saat Tania menggumamkan kata 'I Love You' Yohan sambil terus berciuman tersebut. Tiba-tiba Yohan segera menghentikan 'ciuman nafsu' mereka. Yohan pun menatap mata Tania lekat-lekat dengan nafas mereka yang tidak beraturan tersebut. Lalu dia pun mengecup kening Tania & memeluk lembut sambil berkata, 'I Love You too' Tania sayang.


Sejenak Yohan & Tania hanya berpelukan untuk meredakan 'gejolak & hasrat' dalam hati mereka masing-masing sambil memandang cahaya bintang & lampu-lampu rumah nun jauh disana. Tiba-tiba tubuh Tania bergidik kedinginan karena hawa dingin yang menusuk. Kemudian Yohan menuntun Tania ke dalam menuju kamarnya tersebut. Saat Tania terlihat gugup & malu-malu, Yohan yang menyadarinya pun menyentil pelan kening Tania kemudian berbisik di telinganya, 'gadis nakal..belum saatnya. Aku ini seorang gentlemen jadi pantang melakukan sex sebelum menikah..so, kamu aman honey.' gumam Yohan lirih kemudian dia mengambil selimut tebal beserta bantal extra di lemari, dia pun mengecup kening Tania lembut dan mengucapkan kata 'Good Night & Sweet Dream' tersebut, Yohan pun segera keluar dari kamar untuk tidur di sofa ruang keluarga, agar Tania tetap merasa tenang jika tahu dia ada di dekatnya. Walaupun Sebenarnya kamar kak Brian kosong malam itu.


Saat pagi harinya, ibu Yohan yang bangun lebih awal tersebut kaget melihat putranya tidur di ruang keluarga, saat hendak bilang kalau kamarnya dipakai Tania, saat itu tepat bersamaan dengan Tania muncul sambil menguap lebar keluar dari kamar Yohan.

__ADS_1


Ibu Yohan sontak terkejut melihat ada gadis muda datang malam-malam & tidur di kamar Yohan putranya itu. Saat membaca kode mata ibunya yang curiga pada Yohan, spontan dia pun menggelengkan kepalanya sambil menaikkan 2 jari tangannya, artinya 'swear' tersebut dengan tatapan serius. Namun melihat bibir Tania yang sedikit bengkak tersebut spontan ibunya melotot marah pada Yohan. Ibunya segera menyapa Tania dengan lembut sambil tersenyum, lalu mulai bertanya kapan datang, sama siapa dan naik apa kemarin, serta ada hubungan apa dengan Yohan sampai seorang gadis nekat datang. Akhirnya Yohan pun membantu Tania menjawab pertanyaan yang Tania sendiri pun belum tahu apa status hubungan mereka tersebut. Saat Yohan menggenggam tangan Tania dan berkata dengan tegas pada ibunya bahwa mereka saling mencintai & ingin berpacaran hingga ke jenjang yang lebih serius. Tania & ibu Yohan pun spontan sangat terkejut mendengar pengakuan tulus Yohan. Berbeda dengan Virna adiknya itu saat Tania dikenalkan Yohan sebagai pacarnya, dia sama sekali tidak terkejut malah tertawa geli lalu mengucapkan selamat pada mereka berdua.


__ADS_2