
Seminggu telah berlalu, ujian semester telah berakhir, tugas serta praktek lapangan juga sudah terselesaikan dengan baik dan juga tepat waktu. Satu-satunya kesibukan Yohan adalah jadwal pemotretan majalah serta menjadi model sekaligus brand ambasador sebuah merek jas ternama yang akan launching di Jakarta minggu depan. Setiap kegiatan hariannya baik itu dikampus serta didunia modeling selalu Yohan tuliskan dalam sebuah buku jurnal atau diary pribadinya. Buku diary itu dia peroleh tanpa sengaja dari seorang nenek tua yang dia tolong saat hampir tenggelam di pantai, saat dia masih sma kelas 10 kala itu.
__ADS_1
Flashback masa sma.
__ADS_1
Di suatu senja, saat Yohan sedang asyik duduk termenung sendirian sambil sesekali dia memandang di kejauhan para nelayan yang hendak berlayar dengan perahu mereka untuk menangkap ikan. Biasanya Yohan kecil & keluarganya hampir tiap minggu pergi bertamasya di pantai ini sambil membawa bekal makan siang. Namun sejak beranjak remaja kegiatan rutin tersebut lambat-laun hilang tak berbekas. Sehingga Yohan pun seringkali pergi bersama Virna adiknya itu hanya untuk sekedar berjalan-jalan, mereka pun juga suka sesekali berenang atau bahkan bermain dengan pasir pantai tersebut. Apa yang terjadi dengan orangtuanya? Yohan sebenarnya mengetahui penyebab ayahnya mulai berselingkuh bukanlah semata-mata karena faktor ekonomi & phk sepihak dari perusahaan yang memicunya, akan tetapi karena adanya ancaman dari keluarga ayah yang akan mengambil salah satu dari kami jika mereka tidak segera bercerai. Sehingga ketika wanita itu hadir disaat & waktu yang tepat, ayah pun lambat-laun jatuh dalam godaan dan cinta mereka pun bersemi kembali. Yohan diam-diam tahu bahwa kedua orangtuanya menikah bukan atas dasar cinta, melainkan karena kecelakaan semata. Ayah yang kala itu sedang patah hati karena kekasihnya itu setuju menikahi lelaki yang telah dijodohkan dengannya. Sehingga 'Hans' nama ayahku pergi bertugas ke pulau samber gelap_Kotabaru. Saat itu 'Indira' nama ibuku, yang masih sangat muda sedang merayakan ultahnya yang ke-18 tahun bersama beberapa temannya di rumah makan tersebut. Saat hendak pulang ke rumah tiba-tiba Indira bertemu dengan Hans yang sedang mabuk-mabukan tersebut hampir terjatuh ke dalam air sehingga Indira segera berlari menolong Hans agar tidak terjatuh ke pantai, namun karena tubuh Hans yang sedang mabuk itu oleng alhasil mereka berdua pun akhirnya jatuh juga ke dalam air. Untung Indira jago berenang sehingga dia berhasil menolong Hans yang hampir tenggelam karena pingsan.
__ADS_1
Setelah kepergian Indira, menjelang siang Hans baru bangun dengan kepala pusing namun tiba-tiba sekelebat potongan demi potongan ingatannya kembali pada kejadian tadi malam, awalnya dia mabuk, terjatuh ke air dan hampir tenggelam lalu ditolong oleh gadis cantik sampai diberi cpr, hingga adegan ciuman yang kemudian berakhir 'diranjang' saat benar-benar tersadar segera saja dia membuka selimutnya dan melihat bercak darah diatas sprei itu. Hans pun menampar serta memaki dirinya atas kebodohan yang dia telah perbuat 'dia telah menodai gadis desa yang telah menyelamatkan hidupnya', dan lebih parahnya lagi saat itu terjadi yang dia kira gadis itu adalah Windy kekasihnya.
__ADS_1