
...~Happy Reading~...
Byurrr!
Gelap, itulah yang ada di pandangan Eleena saat ini. Dada nya terasa begitu sesak, kepala nya seketika langsung berdenyut dengan begitu hebat.
Ia berusaha untuk naik ke atas, namun semakin ia berusaha justru ia merasa bahwa tubuh nya semakin berat, hingga membuat nya semakin terseret semakin dalam ke dasar kolam.
'Papa! Tolong. Papa tolongin Ele!' jerit nya dalam hati dengan kesadaran yang sudah hampir menipis.
Di tengah tengah sisa kesadaran nya, tiba tiba Eleena melihat adanya seseorang yang masuk ke dalam air dan langsung berenang menuju ke arah nya.
Sosok laki laki yang Eleena sendiri tidak tahu siapakah itu. Namun, Eleena sangat berharap bahwa itu adalah papa nya.
'Papa datang? Papa, tolong Ele,' gumam Eleena sebelum pada akhirnya ia memejamkan mata dan kehilangan kesadaran nya.
...๐๐๐๐...
"Sora, bangun! Ra, sadarlah!"
"Sora... "
"Aku mohon Ra, bangun!"
__ADS_1
Uhukkkk huukkk uhuuukkk!
Seketika itu juga, Eleena langsung terbatuk dan berusaha sekuat tenaga untuk membuka mata. Nafas nya terengah, jantung nya masih berdetak dengan begitu cepat dengan kepala yang masih terasa pusing.
"Alhamdulillah," gumam seorang laki laki yang terlihat langsung bernafas lega saat melihat Eleena sudah sadar.
Eleena menatap laki laki tersebut dengan nafas yang masih terengah.
Tubuh nya masih bergetar dengan begitu hebat, terlebih saat ia melihat kembali ke arah samping, dimana air kolam yang belum bisa tenang akibat kejadian yang menimpa nya.
"Kamu gapapa?" tanya laki laki yang mungkin sudah menolong Eleena karena terlihat bahwa pakaian laki laki itu basah, bahkan, rambut yang biasa rapi tertutup peci itu, kini terlihat surai indah nya yang sudah basah kuyup akibat menolong nya.
"YโYusuf... " gumam Eleena dengan suara lirih, namun air mata nya tiba tiba langsung luruh.
Eleena langsung menekuk kaki nya, ia memeluk lutut nya hingga membuat tangis nya seketika pecah.
"Aโ aku... " Eleena memejamkan matanya dengan begitu erat, perih, sakit dan takut bercampur menjadi satu dalam dirinya.
Bukan Eleena tidak bisa berenang, namun ia memiliki kenangan yang cukup buruk dengan air, terlebih kolam renang.
Krekkkk!
Pandangan Yusuf dan Eleena, seketika langsung teralihkan saat mendengar suara pintu yang di buka oleh seseorang.
__ADS_1
Seketika itu juga, Yusuf langsung melepaskan kemeja nya dan menutup kepala Eleena dengan baju nya.
Deg!
Eleena langsung mendongakkan kepala nya, menatap mata laki laki yang terlihat begitu teduh dan tulus.
Ini, adalah kali pertama Eleena bisa menatap mata indah milik laki laki itu, ini juga kali pertama ia merasa sangat begitu dekat dengan nya.
"Ustaz Yusuf, andaโ"
"Nanti akan saya jelaskan!" Setelah mengatakan itu, Yusuf langsung mengangkat tubuh Eleena dan membawa nya keluar dari kawasan kolam renang.
'Maafkan hamba ya Allah, hamba terpaksa!' gumam Yusuf dalam hatinya sambil terus menatap datar pada jalanan di depan nya.
Tentu saja, perlakuan Yusuf saat ini kepada Eleena menjadi sorotan beberapa orang yang akan hendak berolahraga renang di sana.
Yang biasa mengikuti kelas renang, adalah santri laki laki. Maka dari itu, Yusuf dengan sigap menutup kepala Eleena yang sedang tidak tertutup kerudung, bahkan pakaian gadis itu sudah basah kuyup.
Entah apa yang sebenarnya terjadi dengan Eleena. Karena tadi, saat Yusuf baru memasuki kolam renang, ia sempat melihat seorang wanita bercadar yang langsung berlari ketika melihat nya.
Dan, saat Yusuf hendak mengejar nya, tiba tiba ia melihat ke dasar kolam dimana ada seseorang yang tenggelam.
Sebagai sesama umat, Yusuf segera memutuskan untuk masuk dan menolong orang tersebut yang mana ternyata adalah Eleena.
__ADS_1
Dengan segala rasa ketakutan nya, Yusuf pun langsung memberikan pertolongan pertama kepada Eleena hingga pada akhirnya gadis itu sadar.
...~To be continue... ...