
...~Happy Reading~...
“Y—Yusuf, aku ... “
“Tidak perlu menjawab atau membalas nya. Kita serahkan semua kepada Sang Pencipta. Kita jalani semuanya karena Allah, insyaAllah semua akan indah dan berkah,” Yusuf menggenggam tangan Eleena lalu mengecup nya singkat.
“Apa kamu tahu, aku sudah jatuh cinta sejak pertama kali kita bertemu dulu. Gadis manis yang sedang memarahi kucing yang tak bersalah di pinggir jalan.”
“Tapi aku sudah tidak membenci kucing itu! Bahkan aku sudah merawat nya, hanya saja dia yang tidak betah di rumah ku,” saut Eleena dengan cepat kala mengingat pertemuan pertama nya dengan Yusuf waktu dulu.
Yusuf kembali tersenyum, sebenarnya ia sudah tahu dari Maira, bahwa dulu Eleena mengambil kembali kucing yang sudah dia maki itu dan membawa nya pulang ke rumah.
Maira juga menceritakan bagaimana cara Eleena memandikan kucing itu yang membuat Maira kala itu penasaran hingga akhirnya Maira ikut membantu.
Dan itu juga yang menjadi awal pertemuan Maira dan Eleena. Hanya seekor kucing jalanan yang begitu kotor dan dekil, namun mampu mempertemukan Eleena dengan orang orang baik seperti keluarga Pranata, yakni keluarga Yusuf.
__ADS_1
Walau pada akhirnya, Eleena juga harus kehilangan mereka karena harus pindah ke luar kota. Namun kini ia sudah kembali menemukan mereka bahkan laki laki yang pernah menceritakan tentang keindahan Surga dan Neraka itu kini sudah menjadi suami nya.
“Setidaknya, kamu sudah berbuat baik. Jangan sesalkan apa balasan yang kamu dapat dari kebaikan mu, percayalah Allah akan memberikan balasan yang setimpal walau dengan hal yang berbeda,” tutur Yusuf yang langsung di balas anggukan kepala oleh Eleena.
“Bimbing aku,” Eleena kembali mendongakkan kepala, menatap lekat pada wajah teduh suaminya yang memancarkan kedamaian pada sorot mata nya, “Aku percaya, bahwa semua yang terjadi tidak ada yang kebetulan. Allah sengaja mempertemukan kita untuk mempersatukan kita kembali. Dan Papa yang menikahkan aku dengan kamu, aku yakin bahwa Papa mempercayai kamu untuk menuntun ku ke jalan yang seharusnya.”
“Aku wanita pendosa, aku bukan wanita baik baik, dan mungkin aku memiliki begitu banyak kekurangan. Tapi aku akan belajar menjadi lebih baik lagi. Tolong bantu aku, dan bimbing aku menuju surga impian,” imbuh Eleena yang tanpa sadar sampai meneteskan air mata nya.
“Kita belajar bersama, InsyaAllah kita bisa melalui semuanya. Pernikahan adalah awal dari perjalanan, semoga ke depan nya kita bisa menjadi lebih baik lagi dan kita bisa di berikan kelancaran oleh Allah,” ucap Yusuf sambil menghapus air mata Eleena.
Bahagia, itulah yang di rasakan oleh kedua insan yang baru menjadi pasangan halal beberapa hari yang lalu. Walau pernikahan mereka di landasi sebuah keterpaksaan dan ancaman dari pak Brata. Namun hal itu justru membuat keduanya sadar bahwa itulah yang terbaik.
Sebuah perasaan yang terpendam cukup lama, kini akhirnya di persatukan dalam hubungan yang lebih baik dan halal.
Tak ada kata yang mampu terucap dari mulut keduanya selain rasa syukur yang teramat dalam kepada Allah SWT.
__ADS_1
Eleena kini akhirnya menemukan pelabuhan terakhirnya, begitu pun Yusuf yang pada akhirnya bisa terus menatap dan memandang wajah yang selama ini selalu impikan tanpa takut akan dosa dan ke khilafan.
‘Jangan merasa bahwa rencana mu yang paling hebat. Karena sehebat apapun rencana mu jika menurut Allah tidak baik, maka Allah tidak akan merestui nya. Begitu pun sebalik nya, jika hal yang tidak kamu rencanakan namun terjadi dalam kehidupan mu, berarti Allah merestui nya dan itulah jalan terbaik yang di berikan oleh Allah.’
...Tamat ......
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
See yu bubay, di season kedua.. Season kedua akan terfokus pada rumah tangga Yusuf dan Sora ya, dan mungkin di sana nanti Maira dan kawan kawan Sora akan jarang nimbrung.... Tungguin yaa, ... Dan jangan nagih kamar lain dulu, tunggu habis lebaran, oke ...
__ADS_1