Bukan Sekedar Rasa

Bukan Sekedar Rasa
Mondy


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Beberapa saat sebelumnya ....


Cklek!


“Ngapain lo ikut dia, anjirr!” umpat Eleena menatap tajam pada salah laki laki yang tengah berdiri di depan nya.


Wajah sangar yang semula begitu menakutkan, kala pintu sudah tertutup dan terkunci, kini seketika berubah menjadi sebuah cengiran tengil ketika mendapatkan pertanyaan dari Eleena.


“Ckckck. Bukan kemauan gue El,” jawab laki laki bernama Mondy itu dengan santai mendudukkan diri di depan Eleena.


“Setan banget lo, gue gak nyangka kalau lo tega ngehianatin gue sama Sarah! Dan gue gak bisa bayangin, kalau sampai Sarah tahu tentang semua ini,”


“Anjirr, gue itu mau nlongin elo ege. Kenapa malah jadi ngancem sih!” umpat Mondy yang langsung menoyor kening Eleena dengan kesal.


“Nolongin apaan, lo di bayar buat perkosaa gue kan, tapi sorry, jangan harap lo bisa nyentuh gue!”


Menghela napas nya kasar, Mondy langsung menyusuh dua anak buah nya untuk duduk menjauh dari tempat tidur, “Tutup badan lo!”


“Aaarrrkkhhhhh!” teriak Eleena saat baru menyadari bahwa tubuh nya hampir naked.

__ADS_1


Ia langsung menarik selimut untuk menutupi badan nya yang kini nampak begitu seksi dengan sebuah lingerie terang menyala, hingga menampilkan lekuk tubuh nya.


“Gue gak ngapa-ngapain elo, El!” umpat Mondy mendengus dengan kesal saat melihat respon Eleena yang menurut nya berlebihan.


“Awal nya, si Dicky yang dapet tawaran ini. Dan pas gue tahu kalau sasaran nya elo, gue pun nyuruh Dicky buat ngajak gue, karena gue yakin kalau sampai Dicky nolak dan gagalin rencana dia, udah pasti dia akan berbuat lebih. Dan beruntung, karena gue tahu jadi gue bisa memanipulasi ini. Jadi seenggak nya, lo gak bakal di perkosa sama orang suruhan Rena.” Jelas Mondy panjang lebar, membuat Eleena langsung menganggukkan kepala nya dengan paham.


Memang benar, ia beruntung karena laki laki suruhan rena adalah James. Orang yang ia kenal, bahkan bisa di katakan sangat kenal, lantaran Mondy adalah kekasih Sarah. Ralat, bukan kekasih, melainkan orang yang di sayang.


Ya, Mondy dan Sarah saling menyukai, bahkan tak jarang eduanya memanggil sayang satu sama lain. Namun, Mondy yang tidak mau membuat komitmen, maka dari itu keduanya menjalin hubungan tanpa status.


Akan tetapi, meski begitu, setiap kali Sarah dekat dengan Jerry, pasti Mondy akan marah danmerasa cemburu. Namun ia juga tidak mau memberikan status yang jelas untuk Sarah, entahlah terkadang Eleena juga ikut bingung dengan hubungan mereka.


“Jadi, sekarang gimana?” tanya Eleena setelah emndengar penjelasan dari James.


“Anjirr, gak usah tiduran disini juga kali woy!” pekik Eleena tertahan langsung menggeser tubuh nya ke samping.


“Sumpah badan gue capek banget loh El. Mending lo coba teriak teriak aja deh El, berlagak kaya gue perkosa gitu, biar itu cewek percaya kalau gue udah nyentuh lo,” ucap Mondy memberikan saran.


“Ide lo bagus juga, baiklah. Gue coba, bismillah!” Eleena menarik napas nya dengan cukup panjang sebagai ancang ancang.


“Aaarrhhh sakit!! Berhentii, cukup, hentikan sakitt, lepasin gue, aaarrhhh!” teriak Eleena begitu melengking seketika membuat ketiga laki laki di dalam kamar itu langsung membulatkan mata nya dengan sempurna.

__ADS_1


Brukkk!


“Anjirr sakit woy!” pekik Eleena saat tiba tiba tubuh nya terjatuh dari atas tempat tidur.


“Teriakan lo itu berlebihan El!” geram Mondy yang langsung bangun dari posisi nya dan menghela napas nya kasar.


“Bodo amat!” balas Eleena tak perduli dan ia pun terus berteriak hingga saat tiba tiba ia mendengar suara yang sangat ia kenal menggedor pintu kamar tempat nya berada.


“Sora! Kamu di dalam Ra? Sora, jawab aku!”


“Mon, kalian denger suara gak?” tanya Eleena langsung menatap ketiga laki laki itu.


“Kuping gue masih normal El, dan itu jelas suara manusia, ya iyalah gue denger!” cetus Mondy berdecak dan segera bangkit dari tempat duduk nya.


“Heh, bantuin gue bangun dulu anjir.” Umpat Eleena membuat langkah kaki Mondy yang hendak membuka pintu terhenti.


Mondy menarik napas nya dengan cukup malas, lalu ia berusaha untuk menarik Eleena. Akan tetapi, karena posisi nya berada di atas tempat tidur alhasil membuat nya justru tertarik hingga ia terjatuh hampir menimpa Eleena.


Bersamaan dengan itu, tiba tiba pintu sudah terdobrak dan menampilkan sosok laki laki yang sangat Eleena kenal.


“Astagfirullah!”

__ADS_1


“Y—Yusuf ... “


...~To becontinue .......


__ADS_2