Bukan Sekedar Rasa

Bukan Sekedar Rasa
Perasaan pak Brata


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Masih di rumah sakit, abi Mike mengajak pak Brata untuk duduk di sebuah taman yang berada di halaman rumah sakit.


Dua laki laki paruh baya yang berbeda penampilan itu menikmati suasana pagi itu dengan perasaan yang kurang baik.


Pak Brata, setelah perdebatan nya dengan sang anak, membuat hatinya terasa semakin sakit.


“Saya rasa, pak Brata terlalu berlebihan untuk bicara dengan Eleena. Dia masih terpukul dengan kehadiran bu Rasti, dan sekarang—“


“Saya tahu pak Mike. Tapi, saya tidak punya pilihan lain, waktu saya tidak banyak. Dan anak saya itu tipe anak kerasa kepala, saya hanya takut jika nanti saya sudah tidak ada, dia akan sendirian. Maka dari itu, saya mencari keberadaan ibu kandung nya, berharap bisa menggantikan ku dalam merawat Eleena,” ujar pak Brata kembali di sertai oleh air mata yang menghiasi wajah nya.


“Tapi, apakah dengan cara seperti ini tidak akan semakin melukai Eleena?”

__ADS_1


“Biarkan dia membenci saya, Pak Mike. Mungkin itu lebih baik agar dia tidak terlalu kehilangan saya nanti,” ucap pak Brata sambil mengadahkan kepala nya untuk menatap langit cerah di pagi hari itu.


“Pak Brata, dokter itu bukan Tuhan. Dia sama seperti kita, hanya manusia biasa, dan saya rasa dia tidak berhak menentukan umur seseorang. Jadi tolong, jangan terlalu mempercayai nya,” ujar abi Mike berusaha untuk menenangkan pak Brata.


Beberapa bulan yang lalu, pak Brata mendapatkan vonis kanker paru-paru dan sudah memasuki stadium akhir. Itulah sebab nya, pak Brata memasukkan Eleena ke dalam Pondok dan menitipkan nya di sana.


Pak Brata ingin melihat putri nya berubah dan tidak bergantung padanya. Sembari Eleena berada di Pondok, saat itulah pak Brata mencari keberadaan mantan istri nya, Rasti yang ternyata berada di luar pulau.


Awal nya, pak Brata bingung dan ragu apakah dia bisa menitipkan Eleena kepada Rasti. Maka dari itu, pak Brata memilih opsi kedua, yakni meminta bantuan kepada abi Mike.


Tanpa pikir panjang, abi Mike pun setuju dengan permintaan pak Brata. Karena memang keluarga nya juga sudah mengenal Eleena sejak kecil.


Karena tidak mungkin bagi abi Mike mengambil hak asuh Eleena begitu saja, abi Mike memutuskan untuk menjodohkan kedua anak mereka.

__ADS_1


Menikahkan Yusuf dengan Eleena adalah cara terbaik. Maka dari itu, rencana nya hari ini abi Mike dan keluarga nya akan datang ke Jakarta untuk meng-khitbah Eleena.


Namun, siapa sangka bahwa ternyata Eleena sudah lebih dulu datang ke Pondok dengan keadaan yang cukup kacau.


“Dokter memang bukan Tuhan, tapi dokter adalah orang yang di pilih Tuhan untuk mengobati dan juga membantu kita untuk mengetahui suatu penyakit yang ada di tubuh kita. Dokter juga yang menjadi perantara kita, agar kita bersiap untuk segala sesuatu yang akan terjadi ke depan tentang kesehatan kita,” ucap pak Brata panjang lebar.


Abi Mike hanya menghela napas nya dengan sedikit berat, ia tidak bisa menjawab lagi perdebatan nya dengan pak Brata.


Ia hanya bisa membantu dengan doa dan memberikan dukungan agar pak Brata bisa lebih kuat dan semangat untuk sembuh dari sakit nya.


“Bisakah kita adakan pernikahan itu secepat nya?” tanya pak Brata langsung menatap ke arah abi Mike.


...~To be continue ......

__ADS_1


__ADS_2