
"Ka Nindy"
Ternyata seseorang yang menutup mata Kayla adalah Nindy. Kayla merasa lega karna ternyata yang melakukan itu adalah orang yang mengenalnya, sejujurnya Kayla sempat merasa takut dijahili oleh orang yang tak dikenalnya.
"Aku pikir oranglain lho Ka, ternyata Ka Nindy" keluh Kayla.
"Maaf ya, habis kamu kaya orang bingung deh liat kesana kemari jadi Kaka usilin deh. Emang kamu lagi cari siapa sih?"
"Cari Mas Dirga Ka, aku janjian ketemu disini sama Mas Dirga"
"Cie, ceritanya mau ngedate ya" goda Nindy.
"Ih Kaka ngeledek ya. Oh iya Kaka kesini sama siapa?" tanya Kayla.
"Sama Mas Rifky, tapi Mas Rifky lagi meeting jadi Kaka jalan-jalan sendirian dulu deh"
"Oh, kalau gitu ikut gabung sama aku dan Mas Dirga aja Ka. Gimana mau gak?" Kayla menawarkan.
"Gak ah, Kaka gak mau ganggu kamu.l dan Dirga. Kalau gitu Kaka pergi dulu ya mau cari sesuatu, have fun ya kalian" pamit Nindy.
"Iya Ka"
Tak lama kepergian Nindy, akhirnya Kayla menemukan sosok lelaki yang amat dicintainya. Sosok itu melangkah datang menghampiri Kayla, dengan senyuman Kayla menyambut kedatangan sosok itu, siapa lagi kalau bukan Dirga.
"Hai sayang" sapa Dirga lalu mengecup kening Kayla.
"Maaf ya kamu nunggu lama ya"
"Gak ko Mas. Eh Tunggu deh, penampilan Mas kenapa beda? setelan kantor Mas kemana?" tanya Kayla terheran melihat Dirga memakai pakaian biasa.
"Ada dimobil, Mas sengaja pakai pakaian biasa gini biar terasa lagi ngedatenya. Lagian gak mungkin juga kan Mas pakai setelan kantor sambil jalan sama kamu, nanti dikira kamu ini Sekertaris Mas lagi"
"Emang kalau orang menyangka aku sekertaris Mas kenapa?"
"Nanti kamu dilirik para lelaki buaya, Mas gak rela dong. Wanita secantik ini kan udah ada yang punya" puji Dirga.
"Ih Mas gak jelas deh"
"Tapi tetep aja, Mas gak mau sampai ada lelaki manapun yang melirik kamu. Kalau ada yang sampai berani melirik kamu, Mas bakal tuntut dia karna berniat jahat untuk mengambil alih hati kamu dari Mas"
Kayla tersenyum kecil mendengar ucapan Dirga.
"Mulai deh keanehan Mas ini, udah ah siapa juga yang mau sama aku. Aku ini kan udah beranak satu tau Mas" ucap Kayla mengingatkan Dirga.
"Tapi kamu gak terlihat udah punya anak tau, ah pokoknya Mas harus jaga kamu dengan menggenggam tangan ini. Supaya gak ada yang berani melirik kamu" kekeh Dirga sembari memegang tangan Kayla.
"Dasar ya Mas ini suka ada aja tingkahnya. Oh iya Mas, kenapa Mas ngajak aku janjian diarena permainan?"
"Mas mau ngajak kamu main. Ingat gak waktu pertama kali kita jalan kita pergi ke arena permainan ini?"
"Ingat Mas"
__ADS_1
"Sekarang Mas mau mengulang itu. Ayo kita main"
"Ayo Mas"
Dirga dan Kayla begitu bahagia menikmati momen berdua mereka. Hampir semua permainan mereka mainkan tanpa terlewatkan. Merasa lelah, Kayla pun akhirnya duduk terdiam disebuah kursi yang tersedia di arena permainan.
"Capek ya" tanya Dirga.
"Iya Mas" keluh Kayla menjawab dengan pelan.
"Mas beli minum untuk kamu dulu ya, kamu tunggu disini ya"
"Iya Mas"
15menit berlalu akhirnya Dirga datang membawa minuman untuk Kayla, namun fokus Kayla bukan pada minuman yang Dirga bawa tapi sesuatu yang tak Kayla duga Dirga akan membelinya.
"Hai sayang. Ini minumnya" Dirga menyerahkan minuman pada Kayla.
"Makasih Mas. Mas beli ice cream itu untuk siapa?" tunjuk Kayla pada Ice cream yang dipegang oleh Dirga.
"Untuk kita berdua. Tiba-tiba Mas kepengen aja pas liat ada sepasang orang pacaran makan ice cream berdua, karna Mas juga pengen menikmati itu berdua sama kamu Mas jadi beli deh"
"Dasar ya Mas ini iri aja sama oranglain, ya udah sini aku mau coba ice creamnya" pinta Kayla.
Mereka menikmati makan ice cream sambil tertawa canda berdua, rasanya benar-benar menikmati momen seperti berpacaran.
"Habis ini kita nonton yuk" ajak Dirga.
"Kapan lagi sih sayang kita menikmati waktu berdua begini, mau ya?" bujuk Dirga.
"Iya Mas aku mau
Tak terasa waktu sudah malam, Dirga dan Kayla hari itu benar-benar merasakan momen indah untuk mereka berdua. Karna sudah tak tega meninggalkan Darren terlalu lama membuat Kayla mengajak Dirga untuk pulang menjemput Darren dirumah Mama Andin.
"Ini udah malam Mas, pulang yuk. Darren pasti udah nunggu kita jemput"
"Iya sayang. Kamu gak mau makan malam disini dulu?"
"Gak Mas, kita makan malam dirumah Mama Andin aja. Udah cukup lama juga kan kita gak makan bareng Mama, Papa dan Alvi"
"Iya juga ya. Ya udah ayo kita pulang"
"Iya Mas"
Kejutan. Ya, Kayla tak menyangka ketika ia membuka pintu mobil ada sebuah buket bunga cukup besar dihadapannya. Kayla tak bisa berkata apapun, ia pun lalu menatap Dirga dan langsung memeluknya.
"Kamu suka bunganya?"
"Suka Mas, makasih ya untuk hari ini. Aku bener-bener bahagia banget banget banget Mas" Ucap Kayla.
"Iya sayang, Mas juga bahagia melihat kamu bahagia. Sekarang kita pulang yuk, soalnya Mas kasian lho sama bunyi sesuatu" ucap Dirga membuat Kayla tak mengerti apa yang ia ucapkan.
__ADS_1
"Kasian sama bunyi sesuatu? maksudnya apa Mas?"
"Bunyi perut kamu, kamu laper ya" ledek Dirga.
Kayla hanya tersenyum malu, ia tak menyangka Dirga akan mendengar hal itu.
"Maaf ya Mas" Kayla tersipu malu.
"Gak apa-apa sayang, ayo kita pulang"
"Iya Mas"
***
Darren berlari menghampiri ketika melihat kedatangan Kayla dan Dirga, bocah tampan yang sedari tadi menunggu kedatangan orangtuanya begitu antusias melihat Dirga dan Kayla.
"Hai anak Mama, maaf ya jemputnya kelamaan ya. Gimana hari ini? Darren jadi anak baik kan?" tanya Kayla.
"Iya Mah"
"Sering-sering ya kalian titip Darren begini, Mama sama Papa jadi terhibur" pinta Mama Andin.
"Maaf ya Mah, jadi merepotkan kan Mama dan Papa" ucap Dirga.
"Sama sekali gak merepotkan Dir, Mama malah seneng kedatangan cucu tampan Mama ini. Oh iya gimana kencan kalian? kalian keliatan happy lho, kayanya lancar nih kencannya" goda Mama Andin.
"Mama nih, godain mulu anak menantu deh. Kalian udah makan malam belum?" tanya Papa Adnan.
"Belum Pah, kebetulan kita mau makan malam disini" jawab Dirga.
"Bagus kalau begitu, kita mau aja makan malam. Ya udah ayo kita makan, ayo cucu Opa sini Papa gendong" Papa Adnan mengendong Darren menuju meja makan.
"Ayo Dir ,Kayla" ajak Mama Andin.
"Iya Mah"
Selesai makan malam, Dirga dan Kayla berpamitan pada Mama Andin dan Papa Adnan. Alvi yang saat itu tengah mengerjakan tugasnya tak ikut mengantar kepulangan Dirga dan Kayla.
"Kalian hati-hati ya. Sus Dita, gak ada yang tertinggalkan?" tanya Mama Andin pada Sus Dita.
"Tidak ada Nyonya"
"Kalau gitu Kayla pamit ya Mah, Pah makasih udah jaga Darren"
"Iya Kay.. Dir, bawa mobilnya hati-hati ya" Mama Andin mengingatkan.
"Iya Mah. Kita pamit ya"
"Iya"
***
__ADS_1