Cinta Dalam Perjodohan 2

Cinta Dalam Perjodohan 2
Keinginan Dimas


__ADS_3

Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan disaat Dimas pergi sesaat, Kirana pun berkeluh kesah tentang sikap Dimas yang terlihat begitu menginginkan seorang anak secepatnya dipernikahan mereka.


"Kay, apa kehadiran anak itu penting ya didalam pernikahan?" tanya Kirana.


"Kenapa kamu tanya itu? kamu berencana gak mau punya anak?" tuduh Kayla.


"Bukan itu. Gue cuma pengen tau aja"


"Soal penting gak penting itu balik lagi sama persepsi orang sih. Cuma untuk aku kehadiran anak itu penting, apalagi anak juga bisa jadi penerus orangtuanya. Ngomongin anak, Apa kamu belum siap punya anak Kiran?"


"Jujur Kay gue memang belum siap untuk punya anak. Apalagi gue juga masih pengen mengejar mimpi.. mikirin soal hamil aja gue kadang udah stres duluan" keluh Kirana.


"Tapi aku ngeliat Dimas malah berbanding terbalik sama kamu, Dimas keliatan banget lho pengen kamu cepet hamil"


"Tanpa Lo bilang gue juga sadar ko. Tapi gue berharap Tuhan gak kasih kepercayaan dulu sama gue sekarang. Gue belum siap soalnya"

__ADS_1


"Jangan asal ngomong gitu lho, gak baik Kiran.. Kamu pasrah aja, inget lho diluar sana banyak yang menanti kehadiran anak tapi belum dikasih juga. Harusnya kamu tuh berdoa yang baik, kalau seandainya kamu belum siap ya kamu gak perlu doa gitu" Kayla menceramahi.


"Iya. Lama-lama tingkat ocehan Lo makin kaya emak-emak yang ngomelin anaknya tau" ledek Kirana.


"Dikasih tau malah ngeledek kamu. Lagian Kiran kalau memang kamu belum siap yang bilang aja sama Dimas. Ya walaupun nantinya kamu harus menanggung rasa kecewa dia sama kejujuran kamu itu kamu harus terima"


"Kenapa jadi Lo takutin gue sih, gue kan gak mau kecewain Dimas. Tapi gue juga belum siap buat hamil apalagi punya anak" rengek Kirana.


"Drama pengantin baru yak kamu, udah ah sekarang terserah kamu mau gimana. Aku udah nasehatin ya, apapun keputusan kamu mau cepet hamil atau engga aku gak mau kasih saran lagi" ancam Kayla.


"Jangan gitu dong, gue mau berguru kesiapa lagi soal pernikahan coba selain sama Lo, Lo tau kan keadaan Yasmin gak mungkin untuk gue minta saran sama dia. Ya ada kalau gue minta saran gue udah diserang mental sama amarah dia yang ada"


"Lagi ngomongin apa nih" Dimas tiba-tiba datang dan bertanya.


Kayak dan Kirana merasa kaku menjawab tanya Dimas.

__ADS_1


"Bukan soal apa-apa ko, biasa soal curhat perempuan aja" Kayla beralasan.


"Oh.. Eh iya Kay, kamu setelah nikah pakai pil kontrasepsi atau engga?" tanya Dimas.


"Engga Sih, tapi hampir mau pakai. Kenapa emang?'


"Mau tau aja. Aku maunya Kirana gak minum Pil kontrasepsi, tapi aku balik lagi serahin semuanya sama Kirana. Tapi menurut kamu Kay, kalau misalkan aku sama Kirana punya anak dalam waktu cepat ini, apa gak masalah?"


"Menurut aku gak masalah sih kalau memang kalian berdua sepakat untuk cepat punya anak. Tapi apa kamu udah siap Dim jadi orangtua?" tanya Kayla.


Dimas tersenyum kecil.


"Aku siap Kay. Aku tuh suka anak kecil, dan aku berharap aku bisa dapat kepercayaan dengan cepat"


"Tapi apa Kirana juga setuju kalau kamu mau cepet punya anak?" tanya Kayla mewakili Kirana.

__ADS_1


Dimas menatap kearah Kirana, jujur Dimas memang belum pernah menanyakan kesiapan Kirana untuk cepat memiliki anak. Tapi bagaimana tanggapan Kirana tentang keinginannya itu? akankah Kirana menyetujuinya?.


****


__ADS_2