
Setiap pagi Kayla selalu berusaha untuk menyiapkan sarapan untuk Dirga dan juga Darren. Kayla hanya berusaha menjadi istri dan Ibu yang baik, mengingat pesan Mama Adira yang memintanya untuk terus menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri.
"Gimana masakan Mama sayang, enak gak?" tanya Kayla pada Darren yang tengah memakan nasi goreng mentega kesukaaannya.
"Enak Mah, Darren suka"
"Makasih pujiannya, habisin ya sarapannya"
"Iya Mah"
"Oh iya Mas, aku boleh bicara sesuatu gak?" tanya Kayla.
"Boleh, emang kamu mau bicara soal apa?"
"Ini soal hoby aku Mas. Aku pengen coba buka usaha toko bakery Mas, Mas ijinin aku gak?"
"Memang kamu serius mau buka toko bakery?" Dirga memastikan.
"Iya Mas. Semenjak lulus kuliah kesibukan aku banyaknya dirumah, kadang aku bosan Mas. Kebetulan aku lagi seneng bikin cake, jadi boleh ya aku buka toko bakery? gak perlu besar kok tokonya, cukup yang biasa aja Mas. Boleh gak?"
Dirga tak mampu menolak setiap permintaan Kayla selagi permintaan itu mampu Dirga wujudkan.
"Iya sayang boleh"
"Beneran Mas?" Kayla tak percaya.
"Iya sayang"
"Makasih ya Mas"
"Iya"
"Nanti Mas akan suruh Kaka ipar untuk mengurus membuka toko bakery untuk kamu, jangan menolak. Mas gak mau kamu capek mengurusi hal itu, tugas kamu hanya membuat cake. Ok?"
"Iya Mas" pasrah Kayla.
" Tapi Nanti kalau ada yang buat kamu kurang setuju atau ada hal yang mau kamu atur kamu tinggal komunikasiin hal itu sama Kaka ipar ya"
"Iya Mas. Oh iya, nanti siang aku mau jalan sama Kirana dan Yasmin boleh Mas? aku ajak Darren juga kok, boleh?" ijin Kayla.
"Boleh, perlu Mas transfer uang lagi?"
__ADS_1
"Gak usah Mas, uang yang kamu kasih masih ada"
"Tapi kalau kamu butuh bilang sama Mas ya"
"Iya"
Dirga tersenyum senang melihat Kayla, pasti momen bertemu dengan sahabatnya adalah hal yang membahagiakan untuknya. Selama ini pasti Kayla merasa hidupnya tak sebebas saat dulu, karna itu Dirga mencoba menuruti hal yang menurut Kayla membuatnya bahagia.
***
Kayla akhirnya bisa bertemu dengan Yasmin dan juga Kirana. Rasanya seperti sudah lama tak berkumpul bersama, Mereka pun bercengkrama dengan asyik sambil menikmati makan bersama.
"Anak kamu makin gemes cantik deh Yas" puji Kirana pada Dania anak Yasmin yang berusia beda 1 tahun dengan Darren.
"Makasih Aunty Kirana" jawab Yasmin mewakili Dania.
"Ponakan Aunty Kirana yang satu ini juga gemes juga nih, ganteng banget sih" greget Kirana pada Darren.
"Kalau nanti Aunty punya anak cewe, kamu mau ya dijodohin sama anak Aunty" lanjut Kirana.
"Nikah dulu sana, gak usah sok bahas anak sama jodoh-jodohan segala. Gak bosen tuh hubungan 6tahun berjalan tapi gak jelas kapan nikahnya" ledek Yasmin.
"Ngeledek aja sih kerjaan Lo, gak sadar diri tuh udah jadi Emak-emak anak satu?"
"Udah ah, masih aja deh ribut.. tapi yang dibilang Yasmin ada benernya lho Kiran, kamu gak capek apa menjalani hubungan lama terus menerus gini" ucap Kayla.
"Gue juga sebenarnya capek, tapi kalian tau sendiri kan kalau Dimas itu belum membahas soal ini lagi sama gue. Gue juga sebenernya iri sama kalian berdua, kalian udah nikah dan punya anak. Lha gue masih belum jelas kapan nikah" keluh Kirana.
"Coba obrolin lagi sama Dimas, ingat lho Kiran laki-laki tuh harus kita paksa untuk memberi kejelasan. Kalau dibiarin terus menerus hubungan kalian terkesan gak berarah"
"Kayla bener tuh Kiran, apalagi sekarang Dimas punya kerjaan yang mapan pasti banyak godaan sekitar tuh. Gue bukan nakutin Lo, cuma ya biar jelas aja kalau diantara kalian ada ikatan hubungan resmi" Yasmin menambahkan.
"Bener juga sih kalian, ok nanti gue mau temuin Dimas untuk bahas ini. Oh iya Kay, tumben Lo gak bareng Ka Andra. Biasanya Lo kan dikawal kemanapun" tanya Kirana.
"Ka Andra lagi aku suruh libur untuk hari ini, kalian tau kan Ka Andra sama Sus Dita itu setiap hari kerja dirumah. Aku kasian aja kalau mereka gak punya waktu khusus berdua jadi aku suruh mereka pergi deh, jadi hari ini aku full day ngurus Darren" jawab Kayla.
"Baik hati sekali teman kita ini, sangat mengerti orang-orang yang bekerja dirumahnya" puji Kirana.
"Harus dong. Oh iya aku mau kasih tau kalian sesuatu nih"
"Apa?"
__ADS_1
"Aku berencana mau buka toko bakery, ya untuk mengisi waktu luang" ucap Kayla.
"Wah ide bagus tuh Kay" ucap Yasmin.
"Baru kali ini lho gue denger ada orang buka toko bakery buat mengisi waktu luang, rata-rata orang tuh ya buat cari keuntungan. Anda Hebat sekali Mikayla, itu menandakan Anda sudah merasa hidupnya mapan" ledek Kirana dengan tawa.
"Apaan sih kamu Kiran, gak gitu juga kali. Aku pengen juga lah punya kesibukan, lagian juga aku lagi hoby bikin cake nih"
"Iya deh gimana Nyonya CEO aja" Kirana makin meledek.
"Ih dasar kamu ya" cubit kecil Kayla pada pipi Kirana.
"Memang kapan Kay kamu rencana buka toko bakery?" tanya Yasmin.
"Belum tau Yas, kayanya Ka Anggara deh yang mengurusi hal itu"
"Oh, semoga lancar ya"
"Iya Yas, makasih doanya"
"Guys, liat deh itu siapa?" tunjuk Kirana tiba-tiba ke suatu arah pada Kayla dan Yasmin.
Kayla dan Yasmin pun mengarah kerah yang sama sesuai ucapan Kirana.
"Itu kan Vano" spontan Yasmin berucap.
"Wah wah wah, ternyata dia memang berjodoh ya sama si Tiara bin wanita kecentilan itu. Apalagi sekarang ada bocah munggil yang melengkapi keluarga mereka itu, sungguh pemandangan keluarga Cemara yang harmonis" celoteh Kirana.
"Kira-kira Vano masih menyimpan rasa gak ya Kay sama Lo?" ucap Kirana yang membuat Kayla memandangnya.
"Ya gak mungkin ada lagi lah Kirana. Itukan masalalu, udah bertahun-tahun yang lalu" tegas Kayla.
"Ya kan namanya hati orang siapa yang tau" kekeh Kirana.
"Lo ini ya, suka banget buat kericuhan tentang perasaan orang. Udahlah, sekarang tuh hidup Kayla dan Vano udah bahagia sama keluarga mereka masing-masing, sekarang tuh Lo fokus aja sama hubungan Lo, ngapain sih sibuk ngurusin hal gitu" protes Yasmin.
"Gue kan cuma penasaran aja. Cinta sepihak yang tak bisa termiliki itu kan bikin membekas dihati"
"Makin menjadi nih anak ocehannya"
Kayla hanya tersenyum melihat perdebatan Yasmin dan Kirana yang sampai saat ini sering meributkan hal yang menurut mereka benar. Namun tak disangka, orang yang mereka bahas tiba-tiba datang menghampiri Kayla, Yamsin dan Kirana. Sontak hal itu membuat mereka terkejut, lalu bagaimana tatapan Vano pada Kayla sekarang?.
__ADS_1
****