Cinta Dalam Perjodohan 2

Cinta Dalam Perjodohan 2
Perubahan hormon


__ADS_3

Kayla terkejut saat Dirga membuka pintu mobil untuk ya, bukan tanpa alasan. Kayla mendapati sebuket bunga mawar besar yang tersimpan dikursi mobil. Dirga sengaja melakukan hal itu diam-diam karna ingin memberi sebuah kejutan untuk Kayla sebagai tanda permintaan maaf, Namun ternyata hal tak disangka terjadi, tanpa diduga ekspetasi yang ia pikirkan ternyata tak sama dengan apa yang terjadi.


"Hhhhassiimm" hidung Kayla terasa gatal saat mencium aroma bunga.


"Sayang, kamu kenapa?" panik Dirga.


Kayla perlahan mundur untuk mengindari aroma bunga dihadapannya.


"Sejak kapan ada bunga didalam mobil Mas? Mas yang disimpan disitu?" tuduh Kayla.


"Iya sayang. Bunga itu sengaja Mas simpan untuk kasih kamu kejutan"


"Mas, aku pinta tolong keluarin bunga itu. Aku gak kuat Mas sama aromanya" keluh Kayla meminta.


Tak tega melihat Kayla yang terus menerus tak nyaman dengan hidungnya membuat Dirga dengan cepat mengeluarkan bunga itu. Karna tak tau harus kemana kan bunga yang sudah ia siapkan, akhirnya Dirga memberikan sebuket bunga itu pada sepasang kekasih yang tengah duduk berdua disekitarnya.


Setelah merasa baik dengan hidungnya, Kayla bergegas masuk kedalam mobil. Sungguh hari itu Dirga sangat membuatnya kesal dan marah, andai saja Dirga tak memancing kemarahan Kayla soal Anggara pasti ia tak akan marah berlanjut seperti ini.


"Gimana keadaan hidung kamu sayang? udah baikan? atau perlu kita panggil Dokter Vivi kerumah untuk periksa kamu?" tanya Dirga.


"Gak perlu Mas, hidung aku udah baikan. Lagian kenapa Mas harus siapin bunga?"


"Ya karna kamu suka bunga sayang. Mas sengaja siapin itu karna Mas mau permintaan maaf Mas kamu terima"


"Tapi aku gak suka Mas, aku benci sama aroma bunga. Pokoknya lain kali jangan siapin aku bunga lagi, aku gak suka sama Bunga Mas" Kayla memperingati.


Dirga menyerah untuk tak menjawab amukan Kayla. Perubahan Kayla saat hamil memang tak bisa ditebak kali ini, Kayla lebih menjadi pribadi sensitif dan juga sulit ditebak dengan apa yang ia tak suka saat ini.

__ADS_1


"Iya sayang, lain kali Mas gak akan menyiapkan kamu bunga lagi. Sekarang kita pulang ya, Darren pasti udah nunggu kita"


Kayla terdiam tak menjawab ucapan Dirga, kali ini Kayla benar-benar merasa semakin marah pada Dirga.


***


Kayla mencium kening Darren saat Darren sudah terlelap, rasanya masih begitu tak percaya sebentar lagi akan ada anak kecil yang mengisi rumah mereka lagi. Sejujurnya Kayla merasa khawatir dengan Darren, akankah Darren bisa menerima kehadiran adiknya kelak? melihat Darren semakin hari semakin menunjukan sikap manja dan juga keinginan diperhatikan lebih olehnya dan juga Dirga.


Kayla memutuskan keluar kamar Darren untuk mencari keberadaan Dirga, saat ini tiba-tiba Kayla menginginkan sesuatu makannya yang ia idamkan dalam pikirannya. Tanpa berpikir lama Kayla bergegas menuju ruang kerja Dirga, disana Dirga memang tengah mengecek berkas untuk ia bahas dirapat pagi esok.


"Mas" panggil Kayla berdiri sambil memegang gagang pintu.


"Iya sayang"


"Mas aku mau makan sesuatu" rengek Kayla.


"Aku mau makan seafood Mas, pokoknya malam ini aku pengen makan itu" kekeh Kayla.


Dirga refleks melihat jam ditangannya, ia sebenarnya merasa bingung harus bagaimana. Jika Dirga pergi membeli pasti, akan menyita waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Tapi disisi lain Dirga juga tak mungkin menolak keinginan Kayla.


"Sayang, gimana kalau kita deliv makanannya. Gak apa-apa kan?" bujuk Dirga.


"Ok. Mas pesenin ya, aku tunggu dibawah. Aku mau nonton drama soalnya" Singkat Kayla berucap.


Dirga merasa lega karna Kayla menyetujui sarannya, tak bisa dibayangkan jika Kayla meminta Dirga untuk langsung membelinya. Pasti saat itu juga Dirga harus pergi membelinya tanpa berpikir panjang.


Setelah 30menit berlalu akhirnya pesanan pun datang, Kayla yang sudah begitu tak sabar dengan cepat melahap makanan yang sudah Dirga tata untuknya.

__ADS_1


"Pelan-pelan sayang makannya"


"Iya Mas. Akhirnya aku kesampaian makan ini, aku dari tadi siang udah banyangin makanan ini. Makasih ya Mas"


"Iya sayang"


Melihat Kayla yang terlihat baik dan juga cerita akhirnya membuat Dirga memberanikan diri untuk meminta maaf lagi. Jujur saja, Dirga merasa takut. Kayla akan terus marah padanya.


"Sayang, Mas minta maaf ya dengan sikap dan perbuatan Mas hari ini. Jujur, Mas gak ada niatan untuk buat kamu marah"


"Iya Mas, udah aku maafin ko" santai Kayla menjawab.


"Serius" Dirga tak percaya.


"Iya Mas"


"Makasih ya sayang"


"Iya Mas"


"Tapi Kamu beneran kan gak marah lagi? takutnya nanti tiba-tiba kamu marah lagi sama Mas" Dirga menyakinkan.


"Engga akan ko. Udah ah, aku mau konsentrasi makan ini dulu" ucap Kayla.


Semakin hari tingkah Kayla semakin tak bisa ditebak, jujur saja Dirga tak menyangka Kayla akan mudah melupakan kemarahannya hari ini begitu saja. Memang ya, hormon ibu hamil itu sudah ditebak, mau sejauh apapun mencoba mengerti dan memahami pasti tak akan sepenuhnya mampu untuk ditakluki.


***

__ADS_1


__ADS_2