Cinta Dalam Perjodohan 2

Cinta Dalam Perjodohan 2
Nasihat Dirga


__ADS_3

Dirga mencari keberadaan Anggara untuk meminta kejelasan yang terjadi tentang kemarahan Kayla padanya. Dirga merasa tak terima dengan urusan Anggara Yang membuat Dirga terkena amarah Kayla, jujur saja Dirga sebenarnya juga merasa bingung bagaimana caranya agar Kayla bisa memaafkan apa yang menurut Kayla salah diucapkannya. Apalagi saat ini Kayak tengah hamil, pasti kemarahannya tak akan mudah kembali seperti biasanya.


Dirga menepuk bahu Anggara saat Dirga menemukan Anggara tengah duduk seorang diri. Dirga sebenarnya tak berniat untuk memarahi Anggara ataupun menyalahkan tentang amarah Kayla padanya. Dirga sadar, Anggara sebenarnya tak ada niatan untuk melukai perasaan Yasmin seperti yang dituduhkan Kayla. Sebagai sahabat dan seorang seorang lelaki, Dirga hanya ingin menanyakan yang sebenarnya terjadi tanpa harus menuduh atau berprasangka seperti yang Yasmin dan Kayla lakukan.


"Lo menyendiri begini apa karna ngerasa salah sama Yasmin?' tebak Dirga sembari duduk disamping Anggara.


Anggara menengok ke arah Dirga sekilas.


"Pasti Lo udah kena amarah Kayla kan?" Anggara berbalik menebak.


"Jangan tanya lagi. Gue kena amukan Kayla emang gara-gara Lo. Tapi gue penasaran, apa yang dibilang Kayla itu bener? Lo kembali komunikasi lagi sama Bella?"


"Iya, tapi cuma sebatas komunikasi biasa aja"


"Emang bener ternyata, laki-laki memang selalu kebanyakan menggunakan logika dan pendapatnya sendiri. Gue akui, gue juga termasuk begitu Ga.. Tapi, setelah banyak hal yang gue lalui tentang perasaan Kayla. Gue jadi sadar, sebenarnya perempuan lebih menggunakan perasaannya dibandingkan logikanya"


"Seperti yang Lo rasain, Tanpa berusaha mencari tau dan meminta penjelasan Lo, Kayla lebih mendahulukan amarah perasaanya sebagai perempuan sama Lo. Itulah perempuan Ga, dia akan membela terlebih dulu dengan apa yang dirasakannya sebagai sesama perempuan, sekalipun posisi lelaki itu benar tapi namanya perempuan pasti akan lebih mengutamakan perasaannya terlebih dulu"


"Gue gak akan mencari tau lebih tentang hubungan komunikasi Lo sama Bella, tapi yang pasti ucapan Kayla sama Lo ada benarnya. Loe harus lebih belajar lagi tentang kejadian dulu soal Vindy, dan sekarang Lo harus lebih menghargai perasaan Yasmin dibanding siapapun termasuk Bella. Terlepas Lo masih punya rasa lagi atau engga, gue harap Lo bisa berpikir bijak dan juga peduli dengan perasaan Yasmin Gue percaya Ga sama Lo, Lo gak mungkin mengkhianati Yasmin. Tapi Lo juga harus ingat dan waspada dengan alur kedepannya. Yasmin diam dengan sikap Lo bukan berarti dia menerima, bisa jadi Yasmin lagi membendung luka dihatinya yang bisa jadi bom waktu dilain hari" Dirga memberi nasihat.


"Sebenarnya maksud gue jujur tentang Bella sama Yasmin itu bukan karena gue mau buat Yamin cemburu, gue cuma berusaha jujur biar gak ada kesalahpahaman diantara gue dan Yasmin. Tapi salahnya gue mungkin gue gak menyadari perasaan gak nyaman Yasmin. Jujur gue udah gak ada rasa Dir sama Bella. Gue cuma menerima komunikasi dia itu hanya karna dulu kita teman baik dikampus, udah itu aja" Anggara menjelaskan .

__ADS_1


"Mungkin menurut Lo begitu, tapi lain hal sama Yasmin. Udahlah, sekarang Lo harus lebih memilih menghargai perasan Yasmin atau Bella, semua keputusan ada ditangan Lo. Gue cuma gak mau kedepannya hal yang menurut lo sepele bisa menjadi bumerang luka nantinya"


"Iya Dir. Makasih ya nasihat Lo, gue harusnya lebih belajar menghargai perasaan Yasmin. Terus sekarang gimana? Lo udah punya cara buat bujuk Kayal biar gak marah lagi sama Lo?" Anggara mengingatkan.


"Loe bener juga ya, gue sampe lupa soal itu. Pasti sekarang Kayla benar-benar marah sama gue. Semenjak Kayla hamil kedua ini, jujur gue agak susah mengendalikan amarahnya. Gue juga gak tau nih nanti gue bakal didiemin berapa lama sama Kayla" keluh Dirga.


Anggara tertawa kecil melihat wajah Dirga yang terlihat panik menghadapi amarah Kayla.


"Gue cuma bisa bantu doa dan semangat doang. Itu udah urusan area rumahtangga Lo. Tapi gue harap Lo gak didiemin Kayla sampe seminggu" ledek Anggara.


"Rese lo, harusnya tuh Lo juga bantu cari cara. Kayla marah sama gue kan gara-gara Lo juga" Dirga tak terima.


"Sorry, tapi jujur gue gak bisa bantu Lo cari cara"


Anggara semakin dibuat tertawa dengan sikap Dirga yang begitu kebingungan menghadapi Kayla.


***


Selesai acara Yasmin, Kayla dengan terburu-buru masuk kedalam mobil Dirga tanpa mengucapkan satu katapun. Untungnya mereka didalam mobil hanya berdua, Sebelum selesai acara Kayla memang meminta Sus Dita, Andra dan Darren untuk pulang terlebih dulu.


Ditengah perjalanan tiba-tiba Dirga menghentikan mobilnya, Kayla terheran dengan apa yang Dirga lakukan.

__ADS_1


"Kenapa kita berhenti Mas?"


"Mampir dulu beli Bakmie yuk, tiba-tiba Mas kepengen makan bakmie. Kayanya Mas lagi ngidam deh" Dirga beralasan.


"Sejak kapan Mas ngerasa ngidam? emang Mas tau ngidam itu gimana?"


"Ya pokoknya ngidam itu pengen makan sesuatu aja, udah ya sekarang kita turun. Kamu gak mau kan nanti anak kita ngeces lho karna gak kesampaian ngidam orangtuanya"


"Ih Mas jangan asal ngomong deh. Ya udah ayo" kesal Kayla terpaksa memenuhi ajakan Dirga.


Sejujurnya Dirga hanya beralasan mengajak Kayla makan bakmie sesuai keinginannya. Karna sebenarnya tanpa Kayla tau Dirga tengah menyiapkan sesuatu kejutan untuk Kayla.


"Gimana sayang, enak kan bakmienya? Ini bakmie langganan Mas sama Anggara lho, dulu jaman kuliah kalau kantong keuangan kita menipis pasti kita makan disini" Dirga bercerita.


"Iya aku tau, Ka Anggara pernah ajak kau kesini juga ko" ketus Kayla.


"Kamu masih marah sama Mas ya? Padahal Mas gak salah apa-apa lho" Dirga membela diri.


"Terserah Mas deh, aku lagi gak mau ngobrol banyak sama Mas"


Dirga tersenyum kecil menatap Kayla yang begitu masih terlihat kesal sambil menikmati makanannya. Jujur saja, Dirga sama sekali tak sakit hati atau mempermasalahkan dengan apa yang Kayla lakukan padanya. Tapi apa Kayla akan tersentuh dengan kejutan yang akan Dirga berikan nanti?.

__ADS_1


***


__ADS_2