
Kayla menatap tajam kearah Bella. Sosok yang membuat pertengkaran diantara Yasmin dan juga Anggara. Kayla benar-benar tak menyangka akan bertemu dengan Bella saat itu, tanpa berpikir lama Kayla melangkah maju untuk menghampiri Bella.
Tak diduga, ternyata Bella masih mengingat sosok Kayla. Bagaimana tidak, semasa Anggara masih berkuliah dulu Bella memang pernah beberapa kali datang kerumah Anggara, dna hal itu membuat Bella mengenali wajah Kayla.
"Kamu Kayla kan?" tanya Bella saat Kayla tepat berada dihadapannya.
"Apa kabar kamu" lanjut Bella bertanya.
"Bisa kita bicara berdua?" Kayla tanpa basa-basi mengajak Bella.
Tanpa penolakan, Bella menerima ajakan Kayla. Mereka berdua pun berbicara disebuah kafe yang ada didalam mall.
"Kaka gak nyangka bisa ketemu Kamu lagi, ternyata kamu sekarang jauh lebih cantik ya. Gimana kabar kamu sekarang?" puji Bella sambil tersenyum.
"Aku baik Ka. Aku yakin kabar Kaka juga baik" sinis Kayla tersenyum.
"Kamu benar. Gimana kabar keluarga kamu? aku denger juga kamu udah nikah ya, selamat ya untuk pernikahan kamu, maaf Kaka telat ucapin. Gak nyangka juga ya, ternyata suami kamu teman Kaka juga"
"Iya Ka. Kabar keluarga aku baik Ka, termasuk Ka Anggara juga. Ngomongin soal Ka Anggara, apa Kalian masih komunikasi?" tanya Kayla tiba-tiba menyindir.
"Iya. Kita sempat komunikasi lagi, tapi cuma komunikasi biasa aja"
"Kaka tau kan Ka Anggara udah menikah?"
"Iya Kaka tau. Anggara udah ceritain semuanya"
"Aku boleh kasih Kaka saran gak?"
Bella mengerutkan dahinya, ia benar-benar tak mengerti dengan ucapan Kayla yang akan memberinya saran.
"Saran? silakan"
"Aku tau Kaka perempuan baik. Tapi Ka, ada baiknya Kaka lebih baik saat ini menghindari komunikasi itu. Sebagai perempuan Kaka pasti ngerti kan apa maksud ucapan aku? Kaka wanita pintar, pasti tanpa aku menjelaskan lebih Kaka bisa paham hal itu"
"Apa istri Anggara cemburu sama Kaka?" tanya Bella yang langsung bisa menangkap inti dari obrolan Kayla.
"Ternyata Kaka Paham"
"Kaka ngerti ko, kamu sebagai sahabat istri Anggara pasti kesel juga kan sama Kaka? Tapi, tanpa harus kamu jelaskan Kaka udah tau ko, Anggara udah cerita semuanya. Sebenarnya Kaka gak mau ikut campur atau gimana, tapi perlu kamu tau. Kamu dan Yasmin itu salahpaham. Mungkin Kaka salah bercerita sama Anggara soal kehidupan cinta Kaka, tapi Kaka itu cuma minta saran dan juga kasih tau tentang tanggal pernikahan Kaka. Tapi mungkin Yasmin terlanjur cemburu dan juga mengira yang bukan-bukan" Bella menjelaskan.
"Kaka yakin sama ucapan Kaka?"
__ADS_1
"Yakin dong. Kaka memang akan menikah, dan Kaka menghubungi Anggara untuk mengundang dia dan juga Dirga. Maaf ya, kalau seandainya Kaka membuat pemikiran kalian berdua jadi salah sama Kaka. Tapi Kaka maklum ko, perasaan perempuan kan sensitif. Sejujurnya Kaka pengen temui Yasmin, tapi situasinya lagi gak baik kan? Kamu pasti ngerti maksud Kaka. Apa sekarang ada yang mau kamu pastikan lagi sama Kaka?"
"Engga ada Ka. Maaf kalau seandainya aku menuduh Kaka yang bukan-bukan, aku cuma ngerasa gak terima kalau Ka Anggara menyakiti perempuan apalagi perempuan itu sahabat aku"
"Iya Kaka paham. Oh iya, nanti kamu datang ya sama Yasmin kepernikahan Kaka. Kaka tunggu lho nanti kedatangan kalian"
"Iya Ka"
Kayla berpamitan pergi pada Bella. Sejujurnya Kayla merasa cukup lelah beraktifitas seharian, namun saat diperjalanan pulang tiba-tiba Kayla menginginkan Makanan yang membuatnya terniang. Tanpa berpikir lama, Kayla menelpon Dirga untuk membelikannya.
"Halo sayang"
"Mas dimana?" tanya Kayla tanpa basa-basi.
"Mas masih dikantor, lagi siap-siap pulang. Kenapa?"
"Aku pengen makan sesuatu Mas"
"Makan apa? sekarang kamu dimana?"
"Aku lagi dijalan pulang Mas"
"Iya Mas"
"Terus kamu mau makan emang?"
"Aku lagi kepengen makan masakan Oma Mas, boleh gak kalau kita kesana? sekalian jenguk Oma juga"
"Boleh sayang. Ya udah kita janjian dirumah Oma ya, Mas sekarang pergi kesana juga"
"Iya Mas"
***
Oma begitu bahagia menyambut kedatangan Kayla. Oma tak menyangka jika Kayla akan datang tiba-tiba kerumah untuk menjenguk Oma. Merasa senang, Oma meminta Miss Lina untuk menyiapkan makanan untuk Kayla.
"Gimana kabar kamu sayang?" tanya Oma sembari berjalan menuju ruang keluarga.
"Kabar aku baik Oma. Kabar Oma baik juga kan?"
"Baik.. Gimana nih kabar calon cucu Oma?" Oma mengelus perut Kayla.
__ADS_1
"Sehat Oma"
"Darren engga kamu ajak?"
"Engga Oma. Aku kesini juga mendadak, tadi aku lagi keluar ketemu temen. Tapi, tiba-tiba aku kepengen kesini Oma. Gak apa-apa kan aku main kesini?"
"Kamu nih ya, siapa yang melarang sih. Justru Oma seneng kamu datang kesini"
Kayla tersenyum menatap Oma.
Saat berbincang berdua, tak disangka Dirga datang sambil membawa paper bag berisi makanan. Iya membawa makanan kesukaan Oma dan juga Kayla.
"Dua wanita cantik lagi ngobrolin apa sih?" tanya Dirga memuji.
"Hai cucu Oma, Oma kangen sama kamu" keluh Oma sambil memeluk Dirga.
"Aku juga kangen sama Oma. Maaf ya, aku baru sempat kesini"
"Iya. Kamu baru pulang dari kantor?"
"Iya Oma"
"Kalau gitu, kalian sekalian makan malam disini ya" pinta Oma.
"Iya Oma"
Oma begitu senang, malam ini Kayla dan juga Dirga menemaninya makan malam. Selama ini, Oma hanya makan seorang yg diri atau bahkan dengan orang-orang yang bekerja dirumahnya.
Tiba saatnya makan malam, Kayla dengan lahapnya memakan makanan yang ia inginkan. Rasanya begitu enak, Kayla bahkan menambah porsinya karena begitu menikmati makanannya.
"Pelan-pelan sayang makannya"
"Iya Mas"
"Oma lega liatnya, biasanya ibu hamil diawal kehamilan itu suka susah untuk makan. Tapi melihat kamu, Oma jadi tenang. Setidaknya kamu bisa nyaman menikmati kehamilan kamu" ucap Oma.
"Iya Oma. Aku juga bersyukur Kayla bisa menikmati kehamilannya. Semoga kedepannya Kayla bisa lancar menikmati kehamilannya sampai melahirkan" Dirga menambahkan.
"Aamiin.."
***
__ADS_1