Cinta Dalam Perjodohan 2

Cinta Dalam Perjodohan 2
Kecewa Dirga


__ADS_3

Kayla dan Dirga bersiap untuk tidur, namun tiba-tiba Dirga meminta sesuatu pada tentang kebutuhannya sebagai pernah suami. Kayla terdiam terlalu tanpa menjawab ajakan Dirga, jujur saja Kayla sedang tak ingin melakukan hal itu walau Dirga memintanya.


"Sayang, kenapa diem?"


"Mas, boleh gak kalau lain hari aja jangan malam ini?" pinta Kayla.


"Sebenarnya kamu kenapa? Udah 1minggu ini lho Mas gak meminta hal itu sama kamu, dan sekarang Mas minta kamu malah menolak? kenapa?" tanya Dirga serius.


"Aku lagi gak mau Mas" jujur Kayla.


Dirga menghembuskan nafas Pelan. Sebenernya tak masalah jika Kayla menolak, hanya saja Dirga merasa Kayla seolah tak ingin menuruti keinginan Dirga tanpa bersikap memohon manis untuk menolaknya. Dirga hanya melihat sebuah sikap Dingin penolakan Kayla yang terlihat diwajahnya.


"Jadi kamu bener-bener menolak ajakan Mas?" Dirga bertanya untuk menyakinkan Kayla.


"Iya Mas. Maaf"


Tanpa memaksa Kayla atau meminta penjelasan Dirga beranjak pergi keluar menuju ruang kerjanya. Sebenarnya bukan tanpa alasan Dirga meminta, hanya saja Dirga membutuhkan hal yang membuatnya terpenuhi agar pikirannya terasa jernih. Mengingat pekerjaan yang terjadi akhir-akhir ini dikantor membuatnya begitu lelah dan juga sibuk.


Kayla menyadari jika Dirga marah pada penolakannya, Sebenarnya Kayla pun tak ingin menolaknya hanya saja Kayla merasa mood perasaanya sedang tak baik, mungkin karna pengaruh kehamilannya.


Tak ingin membuat Dirga marah berlarut, membuat Kayla pergi untuk menemui Dirga diruang kerjanya, sambil meminta maaf Kayla berencana memberitahu Dirga tentang kehamilannya.


Tok .. Tok... Tok...


"Aku masuk ya Mas" ucap Kayla.


Kayla perlahan menghampiri Dirga yang tengah sibuk dengan laptopnya.


"Mas, aku minta maaf ya atas penolakan aku" sesal Kayla.


"Mas harus selesaikan kerjaan kantor, sekarang lebih baik kamu tidur. Ini udah malam" perintah Dirga.


"Tapi Mas ada hal yang mau bicarain sama Mas"


"Mas sibuk, lain kali aja. Kamu bisa keluar sekarang kan? Mas butuh fokus untuk kerjain ini"


Kayla merasa cukup terluka dengan ucapan Dirga, tapi disisi lain Kayla juga menyadari kesalahannya yang membuat Dirga marah. Tanpa ingin berdebat Kayla mengalah pergi keluar menuju kamarnya.


***

__ADS_1


Semenjak hamil Kayla memang merasa pola tidurnya berubah, bahkan pagi ini pun Kayla terbangun pukul 8pagi. Melihat waktu yang terlampau cukup siang membuat Kayla bergegas bangun turun ke bawah untuk memastikan Dirga dan Darren. Namun nyatanya, Dirga dan Darren sudah berlalu pergi menuju kantor dan sekolah.


"Kenapa aku bisa kesiangan sih. Ya Tuhan, kenapa kehamilan aku kali ini berbeda. Pasti Mas Dirga ngerasa aku udah gak bisa mengurus Mas Dirga dan Darren" gimana Kayla dalam hati.


"Bi, Darren diantar kesekolah sama siapa?" Tanya Kayla pada Bi Sari yang tengah memasak sarapan untuknya.


"Diantar Tuan Dirga Bu, tadi sempat mau diantar Andra tapi Tuan bilang biar Tuan yang mengantar Nden Dareen"


Kayla menghela nafas kasar.


"Maaf Bu, kalau saya lancang. Tapi apa Bu Kayla merasa sedang tidak enak badan? beberapa hari ini Bibi lihat pola makan Ibu berbeda dari biasanya"


"Iya Bi. Saya mandi dulu ya Bi, nanti sarapannya disimpan dimeja makan aja"


"Baik Bu"


Kayla menatap layar handphone berharap Dirga mengirim pesan untuknya. Namun nyatanya tak ada satu pesan bahkan panggilan masuk satupun dihandphone Kayla.


"Apa Mas Dirga semarah itu ya sama aku?" gumam Kayla.


Tak diduga, Mama Andin menelpon Kayla untuk mengajak ya pergi bersama Nindy. Dengan senang hati Kayla menerima ajakan itu. Setelah selesai bersiap, Kayla menyempatkan diri untuk mengirim pesan pada Dirga memberitahu jika Kayla akan pergi bersama Nindy dan Mama Andin.


Mama Andin sengaja mengajak kedua anak perempuannya untuk membeli pakaian disebuah mall yang cukup ternama. Sambil memilih, sesekali Mama Andin membantu Nindy untuk memilih pakaian yang sedikit longgar untuk badannya, mengingat Nindy sekarang tengah mengandung buah hatinya.


"Iya Mah, aku coba keruang ganti dulu ya"


"Iya"


Tengah sibuk memilih, Kayla dihampiri Mama Andin yang bercerita tentang rasa bahagianya bisa memiliki cucu kembali. Jujur saja, Kayla memang sedikit merasa cemburu dengan Nindy. Bagaimana tidak, Mama Andin begitu memperlakukan Nindy sebegitu istimewa dihadapannya.


"Gimana kalau malam ini kita adakan makan malam dirumah Mama, kamu setuju gak?" tanya Mama Andin.


"Aku setuju Mah" Kayla berusaha mengikuti keinginan Mama Andin.


"Kalau gitu nanti Mama mau kabarin Dirga dan juga Rifky, Kamu nanti bantu Mama masak ya. Kasian kalau misalkan Nindy bantuin, dia kan lagi hamil"


"Iya Mah"


"Apa aku bilang tentang kehamilan aku sama Mama Andin dulu ya? tapi aku pengen Mas Dirga yang lebih dulu tau" batin Kayla.

__ADS_1


"Gimana Mah, Kay. Bagus gak?" tanya Nindy datang menunjukan pakaian yang ia coba.


"Wah, bagus banget.. Kamu terlihat cantik lho, gimana kalau baju ini kamu pake untuk nanti malam" ucap Mama Andin.


"Memang nanti malam ada apa Mah?" Nindy tak mengerti.


"Mama rencana mau adakan makan malam dirumah Mamah, ya kita kumpul aja semua keluarga"


"Ide bagus Mah, aku setuju"


"Ya udah sekarang kita bayar dulu yuk bajunya, terus kita pergi ke supermarket untuk belanja. Mamah seneng deh bisa ngerasain momen begini, bisa jalan bareng kedua anak perempuan Mama" ucap Bahagia Mama Andin.


"Aku juga seneng Mah, iya kan Kay" tanya Nindy.


"Iya Ka"


***


Kayla meminta Sus Dita untuk menjemput lalu mengantar Darren kerumah Mama Andin. Setiba dirumah Mama Andin, Darren begitu senang bisa bermain bersama Papa Adnan. Lain hal dengan Kayla, Kayla sibuk membantu Mama Andin memasak didapur.


"Sekarang kamu jadi tambah mahir memasak lho, Mama bangga sama kamu deh Kay" puji Mama Andin.


"Mama bisa aja. Aku masih belajar ko Mah"


"Kamu ini merendah diri deh, Mama berdoa semoga kamu bisa menyusul Nindy ya. Mama yakin, Dirga juga pasti mengharap yang sama"


"Memang Mama yakin Mas Dirga berharap aku hamil lagi?" Tanya Kayla mencari tau.


"Yakin dong, Dirga itu sering cerita sama Mama kalau dia itu berharap kamu bisa hamil lagi. Memang sih Dirga gak bilang langsung sama kamu, karna dia menjaga perasaan kamu. Tapi dibalik hatinya, Dirga itu punya keinginan besar untuk kamu bisa hamil lagi"


Kayla terdiam menatap Mama Andin dengan sebuah senyuman. Andai saja Mama Andin tau, saat ini Kayla sebenarnya tengah mengandung buah hatinya bersama Dirga.


Semua menikmati makan malam itu dengan penuh suka cita, semua juga bahkan memperhatikan Nindy agar Nindy menjaga kandungannya dengan makanan yang bergizi. Tak terkecuali Dirga, Dirga begitu memperdulikan Nindy dan juga kehamilannya.


"Kaka harus banyak makan lho, sekarang Kaka bukan makan untuk diri Kaka sendiri tapi sama janin yang ada dikandungan Kaka. Aku harap Kaka terus selalu sehat ya" harap Dirga.


"Iya Dir, makasih ya untuk perhatian kamu"


"Iya Ka"

__ADS_1


Kayla menatap Dirga yang duduk disampingnya, rasanya Kayla merindukan perhatian Dirga seperti itu disaat dirinya hamil. Ketika pulang nanti, Kayla sudah bertekad untuk memberitahu Dirga tentang kehamilannya. Kayla sudah mulai lelah harus menutupi hal itu terus-menerus.


***


__ADS_2