
Emang seribet itu ya kalau lagi ribut sama pasangan? susah saling ngobrol gitu?" Kirana ingin tau.
"Engga juga sih Kiran, tergantung permasalahannya apa. Lagian kita juga gak tau kan apa yang dialami Kayla sama Ka Dirga. Tapi Kay, ada baiknya kamu cepet kasih tau Ka Dirga. Aku yakin Ka Dirga pasti seneng banget" saran Yasmin.
"Aku juga berencana begitu Yas, sepulang Mas Dirga nanti aku mau kasih tau. Jujur ya, awalnya aku ngerasa gak siap untuk ini. Tapi setelah aku pikir, gak semua perempuan bisa dapat kesempatan untuk kedua kalinya seperti ini. Makasih ya, kalian selalu menjadi sahabat terbaik aku. Selain Mas Dirga, Darren dan keluarga, kalian adalah orang yang berarti untuk aku" ucap Kayla.
"Aaaaa..... terharu" Kirana berucap.
"Kita juga sama ko Kay, kamu juga orang berarti untuk kita" Yasmin menambahkan...
"Oh iya, gue mau tanya deh. Emang kalau pengantin baru itu wajib malam pertama ya?" tanya Kirana polos.
Kayla dan Yasmin saling tertawa bersama. Bukan Kirana namanya jika dalam momen haru dan sedih selalu menimbulkan tawa disaat berkumpul.
"Dapat pernyataan begitu dari mana Lo?" ucap Yasmin.
"Gak dari mana-mana sih, cuma gue sering banget denger gitu kalau orang nikah tuh pasti yang diledek atau dibahas tuh malam pertama. Emang wajib langsung dilakuin?" kekeh Kirana ingin tau.
"Engga jugalah Kiran. Tergantung situasi dan kondisi, termasuk soal datang bulan pengantin perempuannya. Malam pertama itu juga hak pengantin, terserah kapan mau dilakuinnya. Lagian kamu udah gak kuat banget ya udah bahas itu?" ledek Kayla.
"Ih Kayla apaan sih Lo, gue kan cuma bertanya doang"
"Yakin, jangan-jangan Lo emang beneran gak kuat kan... " goda Yasmin.
"Kalian berdua apaan sih, gak usah ledek gue deh. Gue kan bertanya karna kalian udah nikah duluan, lagian gue aja sekarang baru kepikiran. Nanti gue harus gimana? ah, sumpah gue bingung dan malu" rengek Kirana menutupi wajahnya dengan bantal.
"Hadapi aja sih, ribet deh Lo. Lagian nikah masih 1 Minggu lagi juga. Belum tentu Dimas juga bereaksi pas udah halal sama Lo"
"Maksud Lo gue terlihat gak menggoda gitu?" kesal Kirana dengan ledekan Yasmin.
"ih udah deh kenapa jadi ribut gitu sih. Udah ya, lebih baik sekarang kamu tuh banyak berpikir positif dan bahagia. Inget lho, aura pengantin itu harus terpancar jadi jangan dibanyakin emosi" Kayla menasehati.
"Bener tuh yang dibilang Kayla. Lo tuh gampang emosian deh, baru aja diledek begini udah kaya reog ngomelnya..." Yasmin menambahkan.
__ADS_1
"Kalau gue gak nurut sama ucapan Kayla udah gue patahin tuh tulang belulang Lo" ucap Kirana sambil tersenyum paksa menahan emosi.
Yasmin tersenyum meledek dengan ekspresi Kirana.
***
2hari berlalu, Kayla menyempatkan diri untuk membeli cake ditoko bakery. Hari ini adalah hari ulangtahun Dirga, Kayla sengaja menyiapkan kejutan kecil untuk menyambut kedatangan Dirga dirumah.
Selesai membeli Cake, Kayla yang sudah mengatur janji dengan Anggara segera bergegas menuju Bandara. Hari itu adalah kepulangan Dirga dan Kayla, Anggara sengaja meminta Kayla menjemput karna ingin menyatukan momen Kayla dan Dirga untuk bersama.
Sesampai di bandara, Kayla menemui Dirga dan Anggara yang tengah menikmati makan siang disebuah resto makanan lokal. Dirga yang cukup terkejut dengan kedatangan Kayla seketika melirik kearah Anggara. Dirga yakin pasti Anggara yang sengaja meminta Kayla untuk menjemput mereka.
"Kamu udah sampai?" tanya Anggara pada Kayla yang bergegas duduk disamping Dirga.
"Iya Ka"
"Kamu udah makan siang?"
"Belum Ka, aku belum mau makan"
"Engga Ka, aku sehat ko. Cuma aku lagi gak mau makanan disini aja"
"Oh, ya udah nanti kita cari makanan diluar ya"
"Iya Ka"
Kayla merasa canggung dengan situasi yang terjadi, kali ini Dirga benar-benar masih marah kepadanya.
Selesai makan siang, mereka melanjutkan perjalanan untuk pulang. Namun tiba-tiba dipertengahan jalan, Kayla meminta Anggara untuk berhenti disebuah kedai makanan yang sedang Kayla inginkan.
"Ka nanti kalau ada kedai bakmi tolong berhenti dulu ya, aku lagi mau makan itu" pinta Kayla.
"Iya"
__ADS_1
Kayla begitu antusias saat Anggara berhenti disebuah kedai bakmi yang ia inginkan. Tanpa berlama, Kayla bergegas memesan semangkuk bakmi yang sudah begitu ia inginkan sejak beberapa hari yang lalu.
Anggara dan Dirga yang menemani Kayla makan seakan menaruh rasa heran yang membuat mereka bingung. Bagaimana bisa Kayla menghabiskan dua mangkuk bakmi dengan porsi yang begitu banyak.
Tak ingin bertanya lebih, Dirga dan Anggara hanya diam melihat Kayla. Selesai menikmati bakmi, Kayla pun mengajak Anggara dan Dirga untuk pulang. Dirga merasa aneh ketika Anggara ikut pulang ke rumahnya padahal bisa saja Anggara berhenti didepan rumah.
Kejutan......
Semua orang bersorak menyambut kedatangan Dirga. Dirga tak menduga mendapat kejutan untuknya, sebuah hiasan balon tertulis ucapan selamat ulang tahun membuatnya seketika teringat dengan hari ulangtahunnya hari ini.
Semua keluarga Dirga maupun Kayla termasuk Kirana, Dimas, Yasmin dan juga semua pekerja dirumah ikut berkumpul dalam memeriahkan acara kejutan untuk Dirga.
"Selamat ulangtahun ya sayang" ucap Mama Andin menghampiri Dirga.
"Selamat ulangtahun ya Nak Dirga, Mama dan Papa doakan yang terbaik untuk Nak Dirga" ucap Mama Adira.
"Makasih Mah untuk doanya. Makasih juga untuk semuanya, jujur aku sebenarnya lupa kalau hari ini hari ulangtahun aku" ungkap Dirga.
"Ini semua Kayla lho yang menyiapkan, termasuk
meminta kita untuk kasih kejutan buat kamu. Kamu beruntung lho bisa punya istri seperhatian Kayla" Mama Andin memberi tau.
Dirga menatap Kayla yang sejak tadi berdiri tepat disampingnya. Jujur, Dirga tak menyangka jika Kayla masih begitu peduli padanya, walau dirinya masih menyimpan rasa kecewa pada Kayla tapi Kayla tetap ingat dengan hari istimewanya.
"Makasih ya sayang" ucap Dirga pada Kayla.
"Iya Mas. Karna Mas Dirga udah datang gimana kalau kita mulai potong kuenya" Kayla mengalihkan rasa canggung yang masih ada pada Dirga.
"Boleh tuh, Ayo Dir potong kuenya" pinta Papa Adnan.
"Iya Pah"
Semua keluarga hari itu berkumpul dengan suka cita, namun berbeda dengan Kayla dan Dirga yang masih saja canggung dengan momen yang terjadi. Tak ingin menunjukan rasa curiga, Dirga berusaha untuk bersikap biasa dihadapan semua keluarga.
__ADS_1
Disaat bersamaan, tak diduga Bi Sari berteriak histeris saat melihat Kayla terjatuh tergeletak dilantai. Semua keluarga yang mendengar seketika berlari mencari tau apa yang terjadi.
***