Cinta Dalam Perjodohan 2

Cinta Dalam Perjodohan 2
Terbakar cemburu


__ADS_3

"Citra" Dimas terbangun dari duduknya sambil menyapa Citra.


"Lama gak ketemu ya, apa kabar kamu?" tanya Citra.


"Baik. Kamu apa kabar?" tanya Dimas dengan senyum lebar.


Kirana menatap Dimas dan Citra dengan rasa tak suka.


"Kamu lagi kumpul ya?"


"Iya Cit, oh iya kenalin. Ini Kirana, Yasmin dan Kayla" Dimas memperkenalkan.


"Hai, aku Citra. Salam kenal semuanya"


"Iya. Kebetulan banget lho, aku juga mau memperkenalkan diri aku secara lebih resmi. Aku Kirana dan aku ini calon istri Dimas" Kirana memperjelas sambil berdiri menghadap Citra.


Citra memandang ke arah Dimas. Citra seakan tak percaya dengan apa yang Kirana ucapakan.


"Itu benar Cit, Kirana calon istri aku" Dimas menegaskan.


"Oh jadi ini calon istri kamu, udah banyak gosip lho soalnya tentang pernikahan kamu dari teman reuni, aku pikir itu cuma gosip tapi ternyata bener. Selamat ya" ucap Citra.


"Makasih Cit, nanti aku kirim undangan untuk kamu ya. Alamat rumah kamu masih sama kan?"


"Masih ko Dim, kamu masih inget ternyata. Kalau gitu aku pamit ya, aku ada janji soalnya. Semoga lancar sampai hari pernikahan ya, aku ikut bahagia untuk kalian berdua"


"Makasih untuk ucapannya. Sampai ketemu nanti"


"Iya Dim. Dah semua" pamit Citra.


"Dah" Dimas mewakili.


Masih merasa kesal dengan kedatangan Citra, membuat Kirana duduk dengan kesal sambil meminum minumannya.


"Duh yang lagi kebakar api cemburu keliatan banget sih" ledek Yasmin.


"Kamu lagi cemburu yang?" tanya Dimas tanpa merasa peka.

__ADS_1


"Asli ya kamu Dim, bener-bener gak peka banget tau gak?" kesal Dimas.


"Memang tadi tuh siapa Dim?" tanya Kayla penasaran.


"Dia itu mantan kekasih terindah Dimas waktu SMP. Bahkan karna begitu indahnya sampai sekarang pun masih ingat alamat rumah mantan terindah ya itu. Keliatan banget sih masih menyimpan kisah dulu" jawab Kirana mewakili tanya Kayla.


"Oh jadi tadi tuh mantan. Pantesan aja Lo badmood, ngerasa kalah saing ya" Yasmin semakin meledek.


"Ih Yasmin apaan sih Lo, siapa juga yang ngerasa kalah saing? Gue gak suka aja sama gaya tebar pesonanya dia"


"Tahan sabar dan cemburunya Kiran, kamu harus tau cobaan salah satu orang mau menikah itu begini. Entah datang dari masalalu, keluarga ataupun hubungan kalian sendiri bahkan bisa juga hal lain. Tapi aku percaya ko kalian bisa menghadapinya, terutama kamu Kiran. Cemburu boleh tapi kekanak-kanakan jangan" Kayla menasehati.


"Bener tuh kata Kayla. Gimana mau jadi istri dewasa Lo kalau soal mantan pas masih pacaran aja udah goyah kaya gitu kelakuannya" Yasmin menambahkan.


"Lagian siapa sih cewe yang gak cemburu liat pasangannya disamperin kaya gitu dengan tebar pesona? dulu kalian juga gitu kan sama suami kalian? ingat gak waktu kalian kabur kerumah gue karna cemburu sama Ka Vindy? inget gak? itu kalian gak terima kan?" ucap Kirana mengingat yang dulu.


"Iya juga sih kamu bener Kiran, ya tapi jadi pelajaran aja sih biar gak gampang cemburu. Dulu mungkin perasaan kita masih labil kan jadi wajar dong cemburu" Kayla membela diri.


"Bener Kay yang kamu bilang. Kita tuh begini mengingatkan Lo supaya gak gampang cemburu. Lagian Lo ngapain heboh sih kesel gitu, Dimas aja keliatan B aja sama mantannya tadi. Itu artinya lo tiada duanya dihati Dimas" ucap Kirana menyenangkan Kirana.


"Dihhh dasar ya kalian berdua, giliran kesalahan dulu gue korek sekarang berlagak dewasa dan muji. Keliatan banget kalian gak mau gue bully" ejek Kirana.


"Udah selesaikan debat kalian bertiga?" tanya Dimas yang merasa kehadirannya dihiraukan.


"Maaf ya soal sikap aku. Aku cuma lagi ngerasa gak tenang aja menuju hari H jadi sikap aku parno gini sama kamu" sesal Kirana pada Dimas karna sikapnya.


"Iya aku paham ko. Udah ya gak perlu bahas lagi, sekarang kita jadi cari souvernir pernikahan kita kan?"


"Jadi dong. Kalian temenin ya" bujuk Kirana.


"Jadi duo nyamuk deh Kay kita berdua" gumam Yasmin yang membuat Kayla tersenyum.


"Tapi sebelum itu, aku boleh jajan ice cream dulu kan?" Tanya Kayla menatap Kirana, Yasmin dan Dimas.


"Gue gak paham lagi deh sama Lo Kay, kali ini Lo bener-bener kerasukan hantu kelaparan. Tadi makan banyak sekarang minta jajan ice cream, Lo gak takut nanti gendut apa?" Kirana menakuti.


"Habisnya aku kepengen Kiran, kan enak siang gini makan ice cream"

__ADS_1


"Ya udah ayok"


"Yey....." girang Kayla.


Kayla begitu bahagia bisa menikmati ice cream yang diinginkannya. Sambil menemani Kirana dan Dimas memilih sourvenir, Kayla dan Yasmin juga ikut sibuk memilih sambil berbincang dengan Yasmin.


"Kay, kamu udah tau belum sih tentang kabar yang lagi beredar soal Vano dikalangan anak reuni kampus"


"Kabar tentang apa?"


"Itu lho soal Vano yang katanya rumah tangganya sama Tiara lagi diujung tanduk. Kamu belum denger emang?"


"Aku udah tau soal itu"


"Kamu udah tau? itu bener emang?" Yasmin penasaran..


"Kita doain yang terbaik aja lah. Namanya rumah tangga kan ada pasang surutnya, lagian juga kalau rumah tangga Vano dan Tiara lagi gak baik ya pasti itu ada penyebabnya yang gak bisa kita tau. Aku sih berharap semoga mereka tetap utuh" harap Kayla.


"Bener juga ya, jujur aku sih kadang kasian sama Tiara. Dia masih mengemis cinta sama Vano sampai detik ini, tapi nyatanya Vano masih gak punya perasaan apapun sama dia"


"Sejauh apapun kita kasian sama Tiara itu juga bukan hak kita untuk ikut campur. Perasaan Vano milik dia sendiri dan juga hak dia untuk bisa mencintai Tiara atau engga. Tapi sebagai perempuan aku bisa paham betul perasaan Tiara gimana, pasti gak mudah bertahan sampai sejauh ini mengharap cinta dari seseorang yang selama ini ada disamping dia"


"Lagi pada ngobrolin apa sih, serius amat" tanya Kirana tiba-tiba datang.


"Bukan apa-apa, kamu udah selesai? Dapet barangnya?" Kayla bertanya.


"Udah.. nanti barangnya bakal dikirim kerumah. Makasih ya kalian berdua udah temenin gue sama Dimas, habis ini kalian mau kemana?"


"Kayanya Aku pulang deh, sekarang pasti dirumah Darren udah nunggu aku" ucap Kayla.


"Aku juga, Dania pasti nunggu aku" lanjut Yasmin menjawab.


"Ok.. Kalau gitu gue sama Dimas pergi dulu ya, mau lanjut ngedate" ucap Kirana tersenyum malu-malu.


"Iya sana habiskan sisa kebersamaan kalian berdua sebelum nanti dipinggit" ledek Yasmin.


"Iya.. Dah" Pamit Kirana.

__ADS_1


Yasmin dan Kayla pun ikut berpisah pulang dengan membawa kendaraan mereka masing-masing. Namun saat diperjalanan pulang Kayla menepikan mobilnya untuk menelpon Mama Adira. Entah kenapa tiba-tiba Kayla ingin memakan sesuatu yang dibuatkan oleh Mama Adira.


***


__ADS_2