Cinta Dalam Perjodohan 2

Cinta Dalam Perjodohan 2
Awal rasa sedih


__ADS_3

Dirga merasa penasaran dengan sosok yang dimaksud oleh Darren, tak ingin Darren mendengar pembicaraannya dengan Kayla akhirnya membuat Dirga berpikir untuk meminta Darren pergi bermain dengan Sus Dita. Selepas kepergian Darren, Dirga dengan cepat meminta penjelasan pada Kayla.


"Siapa yang Darren maksud sayang?" tanya Dirga.


"Yang dimaksud Darren itu, Vano Mas" Jawab Kayla jujur.


"Vano? kamu ketemuan sama dia?"


"Engga sengaja ketemu Mas, kebetulan tadi kita ketemu pas lagi makan bareng sama Yasmin dan Kirana. Dan tadi tuh Darren nangis minta ice cream, terus Vano inisiatif untuk beliin ice cream untuk Darren. Udah itu aja Mas, lagipula tadi juga Vano sama istri dan anaknya kok" Kayla menjelaskan.


"Oh, Iya Mas percaya kok. Cuma Mas bingung aja ada sosok lelaki yang Darren maksud, jadi Mas tanya kamu"


"Apa aku harus bilang juga soal ajakan makan malam Vano? atau aku gak perlu bilang? kayanya gak perlu deh, lagipula aku udah gak mau ada hubungan kedekatan lagi soal Vano dan Tiara" batin Kayla.


"Sayang, hai kamu kenapa melamun" ucap Dirga menyadarkan Kayla.


"Gak apa-apa Mas, ya udah Mas mandi sana aku mau siapin makan malam dulu"


"Iya. Oh iya sayang, nanti tolong siapin pakaian untuk Mas ya. Besok Mas harus pergi ke Kota S sama Anggara, ada pekerjaan yang harus Mas urus. Lusa juga Ma sudah pulang lagi"


"Iya Mas. Kenapa Mendadak Mas?"


"Sebenernya gak mendadak juga, Mas lupa bilang sama kamu"


"Oh"


"Kamu engga apa-apa kan Mas tinggal dulu?"


"Engga Mas, itu kan menyangkut pekerjaan Mas"


"Ya udah Mas mandi dulu ya"


"Iya Mas"


***


Pagi itu Kayla sedikit merasa berat dengan kepergian Dirga kali ini, entah kenapa rasanya seperti ada hal yang mengganjal dalam benak Kayla. Selepas kepergian Dirga, Kayla bergegas menghampiri Darren yang tengah menikmati sarapannya. Kayla mencoba untuk berpikir hal yang baik dan tak ingin berpikiran buruk tentang apapun termasuk tentang kepergian Dirga.


"Anak Mama sarapan apa nih"


"Roti coklat Mah"


"Habisin ya sarapannya. Oh iya Darren, Darren mau ikut mama Gak kerumah Oma Adira? Oma kangen lho sama Darren, mau gak?"

__ADS_1


"Mau Mah, Darren juga kangen sama Oma Adira dan Opa Dito"


"Anak pinter, kalau gitu Mama siap-siap dulu ya. Darren habisin sarapannya, Sus titip Darren sebentar ya"


"Iya Bu"


Mama Adira begitu bahagia menyambut kedatangan Kayla dan Darren, Kayla tersenyum melihat rasa bahagia yang terpancar dari wajah Mama Amira. Wajar saja, hampir beberapa Minggu ini Mama Amira tak bertemu dengan Darren.


"Papa mana Mah?" tanya Kayla.


"Papa ada baru pulang dari toko, waktu kamu kabarin mau kesini Papa langsung balik lagi kerumah katanya pengen ketemu Darren. Sebentar Oma panggil Opa dulu ya"


Kayla dan Darren menunggu Papa Dito dan Mama Adira diruang keluarga. Dan tiba-tiba Kayla merasakan hal yang mengganjal lagi dibenaknya, sebenarnya ada apa ini? kenapa perasaanya sangat tak nyaman?.


"Hai cucu Opa" sambut Papa Dito pada Darren yang membuyarkan lamunan Kayla.


"Hai Opa" sapa Darren.


"Kay, gimana kabar kamu?" tanya Papa Dito.


"Aku baik Pah"


"Kalau cucu Opa Apa kabar nih " tanya Papa Dito pada Darren.


"Opa kangen Darren lho, makin ganteng aja cucu Opa satu ini" puji Papa Dito.


"Makasih Opa"


"Oh iya, Opa punya peliharaan burung baru lho Darren mau liat gak?"


"Mau Opa, ayo kita liat"


"Ayo"


Kayla dan Mama Amira tersenyum melihat keakraban Darren dan Papa Dito. Karna tak ikut bergabung, Mama Adira mengajak Kayla berbincang berdua sambil menikmati cemilan yang sudah Mama Adira siapkan.


"Apa kamu ada masalah Kay? Dari pertama datang Mama perhatikan kamu lagi memikirkan sesuatu, kamu memikirkan apa?" tanya Mama Adira tiba-tiba.


Tak bisa diragukan lagi, Mama Adira memang sosok yang begitu hafal dengan sikap anaknya.


"Aku gak punya masalah apa-apa Mah, tapi entah kenapa dari pagi perasaan aku gak jelas kenapa. Rasanya ada rasa kesedihan yang aku gak tau apa penyebabnya" keluh Kayla.


"Mungkin itu perasaan kamu aja, gak perlu kamu pikirkan Kay. Mungkin kamu merasa jenuh dengan kegiatan kamu makanya kamu berpikir begitu"

__ADS_1


"Mungkin juga Mah, pikiran aku memang kadang suka gak berarah. Apalagi sekarang kegiatan aku setiap hari berulang terus menerus begini"


"Makanya kamu cari kegiatan lain, terus gimana pendapat Nak Dirga? apa kamu udah bahas soal toko bakery sama Nak Dirga?"


"Udah Mah, Mas Dirga ijinin. Dan Ka Anggara lagi siapin itu semua Mah, semoga aja cepet selesai ya"


"Iya, Mama doain semoga semuanya lancar"


"Aamiin"


Hampir seharian Darren dan Kayla berkunjung kerumah Mama Adira, dan kini saatnya Kayla dan Darren berpamitan pulang karna besok pagi Darren harus berangkat kesekolah.


***


Esok hari perasaan Kayla masih sama, masih merasa ada yang mengganjal dalam benaknya. Bahkan melakukan hal apapun pikirannya seakan tak fokus.


"Sebenernya ada apa sih ini? kenapa perasaan aku gak enak terus ya" gumam Kayla.


Tengah fokus dengan perasaannya, Kayla dikejutkan dengan suara ketukan pintu kamarnya. Sambil membuang nafas pelan, Kayla beranjak untuk membuka pintu. Bi Sari memberitahu jika ada seorang perempuan tengah menunggunya diruang tamu. Yang membuat Kayla terheran, wanita itu mengungkit soal Dirga.


Dari kejauhan Kayla merasa asing dengan wanita yang tengah menunggunya, semakin dekat semakin tak tau siapa yang ada dihadapan Kayla saat ini. Kayla berusaha menyambut wanita itu, mungkin saja dia teman lama Dirga.


"Hai Kayla" sapa Wanita itu.


"Hai Ka" Kayla menyapa kembali, dilihat usia wanita itu seumuran dengan Dirga.


"Silakan Duduk Ka" Kayla mempersilahkan.


"Iya. Maaf atas kedatangan aku yang tiba-tiba, perkenalkan nama aku Irene, aku teman lama Dirga sekaligus teman Anggara dan juga Vindy"


"Oh, salam kenal Ka. Apa Kaka kesini mau ketemu sama Mas Dirga?" tanya Kayla.


"Bukan Dirga tapi Kamu"


"Aku? memang ada apa Ka?"


"Ada hal yang harus aku sampaikan sama kamu. Ini menyangkut soal Dirga dan juga seseorang"


"Apa maksudnya ya Ka?" Kayla semakin tak mengerti.


Tiba-tiba Irene mengeluarkan sebuah foto pada Kayla. Kayla meraih foto itu, dan betapa terkejutnya dia saat melihat foto itu. Apa maksudnya ini?.


***

__ADS_1


__ADS_2