
Senin pagi
Rs Atmadjaya
jam 06:30
Nata melihat sebuah bekal sarapan dan seplastik vitamin dimejanya . nata langsung memasang wajah datar . tapi ia menghabiskan bekalnya dan vitaminnya
jam 12:00
Nata bersiap ke RS Wijaya
Dimas mengetuk pintu
meletakkan sup obat dimeja nata. nata mengucapkan terima kasih dengan wajah datar
Jam 17:00
RS Wijaya
Nata bergegas pulang
Juan mengetuk pintu dengan senyuman
Nata memasang wajah datar lalu mengikuti juan ke mobilnya
Juan mengantarnya pulang dan menyerahkan sup obat buatan ibunya dan sup sarang walet . nata segera menghabiskannya. juan pun pulang dengan puas
kejadian itu berlanjut sampai hari jumat
***
sabtu pagi jam 09:00
juan sudah dirumahnya mau fitting gaun pengantin . zio juga fitting jadi mereka berempat pergi bersamaan dan bertemu di butik pesanan orangtua mereka
setelah fitting baju .. mereka mencari makan siang bersama.. sehabis makan siang juan membawa nata ke apartemennya meminta asupan vitamin setelah puasa lima hari . juan meminta jatah sampai 3 ronde hari itu.
"5 hari minum vitamin dan makanan bergizi. sabtu minggu dihajar juga, apa gunanya?" cebik nata saat sudah kembali ke ruang tamu
"Suami minta jatah, harus dipenuhi sayang, supaya suaminya tidak melirik wanita lain" jawab juan sambil memeluk nata
"Biarkan saja melirik wanita lain. aku juga bisa melirik pria tampan yang antri dibelakangmu" cebik nata
"Apa kau bilang?" tanya juan menatap nata tajam . kemarahan ada dimatanya
"Kau bilang kau bisa melirik wanita lain. bagiku ga masalah. karena menunjukkan kau bukan pria setia. kalau tak setia aku akan melirik pria lain yang antri di belakangmu" ulang nata
"kau milikku, kau selamanya milikku, apa kau paham? kau tak bisa melirik siapapun selain aku" kata juan dingin. ia terlihat sangat marah sekali . nata memilih diam
"aku akan mengantarmu pulang" kata juan dingin. nata mengikutinya dengan wajah dingin juga
diperjalanan, juan tak bicara sama sekali. nata mengabaikannya. sampai mobil tiba didepan rumahnya .
"terima kasih sudah mengantar" kata nata dingin dan membuka pintu. tapi pintunya terkunci
"kau tak berniat minta maaf?" tanya juan dingin
"buka pintunya, aku mau pulang" pinta nata dingin
"kau keras kepala sekali" kata juan
"kalau tau aku keras kepala, jangan menikahiku" nata melepas cincinnya dan mengembalikan pada juan. juan terkejut.
"buka pintunya" kata nata dingin
"ini apa maksudmu?" tanya juan semakin dingin
"jangan temui aku lagi, aku tak nyaman bersamamu" jawab nata dingin
juan menarik dan memeluknya. "mudah sekali kau mengucapkan berpisah, apakah tak pernah ada aku dihatimu?" tanya juan . nata diam.
"dengar ko juan. kita baru berkenalan. kita belum saling memahami tapi terlalu berani mengambil langkah menikah. setelah beberapa hari kita jalani, sepertinya kita memang tak cocok. kita tak bisa memberi rasa nyaman satu sama lain. buat apa memaksa diri .."
"aku nyaman bersamamu" potong juan cepat sebelum nata menyelesaikan kalimatnya
"aku yang tak nyaman"
"kumohon jangan temui aku lagi. aku akan menemui ibuku malam ini membatalkan pernikahan kita" pinta tata
"hanya karena beberapa kalimat, kau meninggalkan aku? kau mempermainkan hatiku?" tanya juan, air mata nata menetes sudah
__ADS_1
"kau yang mempermainkan aku, aku membencimu" nata menangis. juan memeluknya. seketika amarahnya lenyap melihat gadisnya menangis
"maafkan aku, maafkan aku, aku yang salah. maukah kau memaafkanku?" juan memilih mengalah daripada melihat nata menangis
"aku tak bermaksud menyakitimu dan membuatmu menangis apalagi membuatmu tak nyaman. aku cemburu dan tak mau melihatmu melirik pria lain, maafkan aku" pinta juan sambil menyeka airmata nata.
ia mel -umat bibir nata lembut. nata mendorongnya tapi ia melanjutkan aksinya. tata akhirnya malah memeluk lehernya dan membalasnya . beberapa saat juan melepaskannya
"maafkan aku, aku mencintaimu" kata juan lembut
"jangan cemburu, aku tak akan menyukai siapapun dan bahkan tanpamu sebelumnya aku tak suka didekati pria , kalau kau seperti itu aku tak nyaman" kata nata lembut
juan memasang cincin nata kembali.
"jangan melepaskannya lagi, aku tak mengizinkanmu melepaskannya, kau milikku" bisik juan. nata mengangguk. ia berpamitan pada juan lalu turun dari mobil
***
Hari H
Gereja
Hari pernikahan keempat mempelai
Pemberkatan pernikahan sudah selesai , pengantin segera kembali menuju ke hotel Wijaya melanjutkan acara pernikahan
Mereka memasuki ballroom , ada tiga ratusan tamu sudah berada disana. semua merupakan keluarga pihak pengantin
Disana sebuah ruangan tertutup yang di booking oleh tiffani sebelumnya kepada alfredo
Pengantin segera menuju ruangan itu. ketika pintu dibuka di dalam ada dua orang di samping tiffani di meja dan ada juga belasan pengawal profesional disana.
Nata dan Naya terbelalak melihat dua orang disamping ibu mereka. mereka langsung berlari kearah dua pria itu dan memeluk mereka sambil mengeluarkan airmata
"Gadis kecilku, jangan menangis, kau jelek kalau menangis. kau bintangnya hari ini" kata pria paruh baya itu pada hinaya , hinaya hanya mengangguk dan terus meneteskan airmatanya . pria itu mengecup kening hinaya
"Ko hans kapan kau tiba, aku merindukanmu hicks , ku kira kau tak datang ke pernikahan adik cantikmu" hinata menangis memeluk abangnya
"acara sebesar ini, mana boleh aku tak hadir sayang, ayo jangan menangis, kau sudah besar, banyak tamu menantimu" hans segera mengecup kening adiknya
sesaat mereka bertukar posisi, pria itu memeluk hinata. hinata memeluk pria itu dengan erat sambil menangis
"uncle lucas kau menghilang lama sekali, lima tahun sudah, apakah kau tak menyayangiku lagi" hinata menangis
"kau jahat sekali ko, aku rindu padamu, kau tak pulang sudah lama" hinaya memeluk abangnya yang sangat tampan itu
"jangan menangis, koko sudah pulang, hapus air matamu, kau menikah hari ini, kau mau orang melihatmu jelek humm?" hans memeluk adiknya itu
"kalian masuklah, ini uncle axello lucas, kalian bisa memanggilnya uncle axell, ini hans abang ipar kalian" kata tiff pada dua menantu barunya itu. dua pria tampan dengan visual hampir sempurna yang sedari tadi membeku segera maju menyalami dua pria yang tak mereka kenal itu
"selamat berbahagia, jaga dua putri kesayangan uncle baik baik, jangan sakiti mereka, kalau kalian menyakiti mereka. kalian akan merasakan kehilangan selamanya" tegas axello sambil memeluk dua pria dihadapannya.
"selamat bahagia, jaga dua adik kecilku dengan baik, mereka harta keluargaku, kalau kau sudah tak mampu menolerir dan menjaga mereka lagi, kembalikan baik baik pada kami dan jangan sakiti mereka. jika kau melakukannya.. aku akan menghilangkan mereka dari hidup kalian" hans mengingatkan tak kalah tegas
aura dua pria didepan mereka sangat berwibawa dan sangat menyeramkan. juan dan zio merasakan kuduk mereka meremang. terutama pria paruh baya didepan mereka. sepertinya ia bukan pria sembarangan
"tiff adakan acara adat orang tua dan keluarga kandung dalam ruangan ini" perintah axello. tiff mengangguk patuh.
tiff memanggil alfredo, yeriko, evelyn, gwen, kendrick, hinari keruangan itu ,acara adat segera dimulai dalam ruangan tertutup
alfredo memberikan
- berlian set pada hinaya dan zio
- memberikan sertifikat mansion disebelah mansionnya atas nama hinaya
- memberikan deposito sebesar 20 Miliar atas nama hinaya
Evelyn memberikan
- berlian set pada hinaya dan zio
- memberikan deposito sebesar 100 Miliar atas nama hinaya
- memberikan deposito sebesar 5 miliar atas nama tiffany
Yeriko memberikan
- buku kepemilikan kendaraan lamborghini aventador kepada zio
Gwen memberikan
__ADS_1
- berlian set kepada zio dan hinaya
axello lucas memberikan
- sertifikat kepemilikan hotel HY atas nama hinaya
- deposito sebesar 500 Miliar atas nama hinaya
semua mata memandang takjub atas pemberian axello itu
Tiffani memberikan
- berlian set 10 karat masing masing untuk zio dan naya
- Deposito sebesar 25 Miliar atas nama zio
(zio alfrdo evelyn langsung lemas seketika)
Kendrick dan hinari memberikan
- berlian set 5 karat kepada zio dan naya
Hans memberikan
- deposito sebesar 300 Miliar atas nama hinaya
- buku kepemilikan satu unit new porsche atas nama zio
dilanjutkan acara penyerahan hadiah kepada juan dan hinata
yeriko memberikan
- berlian set pada hinata dan juan
- memberikan sertifikat mansion disebelah mansionnya atas nama hinata
- memberikan deposito sebesar 20 Miliar atas nama hinata
Gwen memberikan
- berlian set pada hinata dan juan
- memberikan deposito sebesar 100 Miliar atas nama hinata
- memberikan deposito sebesar 5 miliar atas nama tiffany
Alfredo memberikan
- buku kepemilikan kendaraan roll royce kepada juan
Evelyn memberikan
- berlian set kepada juan dan hinata
axello lucas memberikan
- sertifikat kepemilikan hotel HT atas nama hinata
- deposito sebesar 500 Miliar atas nama hinata
semua mata kembali memandang takjub atas pemberian axello itu
Tiffani memberikan
- berlian set 10 karat masing masing untuk juan dan nata
- Deposito sebesar 25 Miliar atas nama juan
(gantian juan yeriko gwen yang langsung lemas seketika)
Kendrick dan hinari memberikan
- berlian set 5 karat kepada juan dan nata
Hans memberikan
- deposito sebesar 300 Miliar atas nama hinata
- buku kepemilikan satu unit new porsche atas nama juan
mereka masih saling tercengang atas hadiah pernikahan dari keluarga tiffani sampai tak bisa berkata apa apa.
__ADS_1
acara orangtua sudah selesai . mereka segera keluar ruangan melanjutkan seserahan dari keluarga lain pada keempat mempelai. kecuali axello dan hans