
gwen menghubungi suaminya memberitau masalah juan, dan masalah terpentingnya nata tak keluar dari kamar sejak siang sampai malam dan belum makan . Yeriko marah besar dan segera datang ke mansion sanjaya
BRUGHH
BRUGHH
dua bogem mentah mendarat di perut juan. gwen langsung berteriak. Naya berteriak memanggil nata memberitau juan dipukuli
BRUGHH
BRUGHH
dua bogem mentah kembali mendarat di pipi kanan kiri juan, bibirnya mengeluarkan darah
"bocah k****g a**r, istri hamil kau membuat ulah apa hah?" bentak yeriko.
zio dan ken berusaha menolong juan dan menahan yeriko . juan diam saja di pukuli ayahnya
nata turun dengan lemas sekali. dia bahkan hampir tersungkur , untung ada zerah dan zarah menahan tubuhnya.
juan berlari ketangga dan menggendong nata. nari memeriksa nata. membawanya ke kamar tamu dilantai dasar. memasang infus untuk nata yang sangat pucat
"Juan kau jangan macam macam, pipi tak segan membunuhmu" ancam yeriko
"pi bukan salah juan, memang wanita ini yang salah. lihatlah cctvnya" ken menunjukkan ipad juan .
yeriko menontonnya dengan teliti lalu menyerahkan pada menantunya. ia tak mau menantunya tertekan sampai membahayakan cucunya
"sharon bellagio, beraninya kau" teriak yeriko
dia segera memeriksa keadaan nata. gwen menyuapi nata sup dan bubur. nata sudah mau makan setelah menonton video itu
"apakah sakit?" dia memegang bibir juan yang terluka
"tak sakit kalau kau mau makan dan bicara denganku hehehe" goda juan. nata memukulnya
"pipi salah pukul tadi, sepertinya mengenai kepalamu bee" kata nata, juan terkekeh
"wanita ular bebas keluar masuk di gedungmu, kau perlu inspeksi kantormu" pesan zio merangkul adik sepupu ya . ken setuju .
"kenapa kau tak mendorongnya keluar jendela tadi? huh dasar pelakor" dengus hinari. "kalau mami tau nata sakit gara gara dia, pasti dia direndam air keras sama mami" naya mengangguk setuju
"mi.. nata mau makan strawbery tapi mimi suapin ya" pinta nata. gwen tersenyum dan mengangguk. yeriko senang melihat menantu kecilnya mau makan lagi
TING TONG
Suara bell didepan pintu berbunyi
Irene bersama rachel berteriak diruang tamu memaksa masuk. maid menghalanginya
naya dan nari keluar menuju ruang tamu diikuti ken dan zio
"Pi, Mi, Juan kedepan melihat drama sebentar, tolong jaga nata sebentar" yeriko gwen mengangguk .
Juan menutup pintu dan menuju ruang tamu. Ada beberapa orang disana membuat keributan
__ADS_1
"Ada apa ini.. kalian kira ini tempat apa seenak kalian membuat keributan hah?" bentak kendrick. ia selaku tertua dirumah saat mertuanya tak ada mewakili mengangkat suara
"mau apa kau kesini" bentak hinari dan hinaya pada alex . juan ingat ini pria yang dipukulnya dimall
"Nona muda tolong jaga jarak pada mereka" pinta zerah sopan
"Duduklah dan bicara baik baik, kalau ada yang berteriak, aku tak segan melempar kalian keluar dari rumah ini, dan jangan anggap aku tak bisa, aku lebih mampu melakukannya" kata juan dingin
semua duduk di sofa ruang tamu
"katakan ada apa alex" tanya ken datar
"Ayahku ditangkap polisi di kota L jiefu" kata alex
"jaga panggilanmu, siapa jiefumu" bentak nari maju kearah alex
"Nona muda jagalah jarak, bekerjasamalah dengan kami, tuan besar akan mengubur kami kalau terjadi sesuatu dengan anda" pinta zerah
ken segera memeluk istrinya agar duduk kembali, ia tau pengawal hanya menjalankan tugasnya
"Ayahmu ditangkap polisi dan kau datang kesini, kau kira disini kantor polisi?" tanya ken dingin
"kau jangan sombong ya" teriak irene pada ken
"jaga bicaramu, kau berteriak pada siapa hah?" bentak hinari berdiri
"nona muda jaga kondisi anda, tenanglah jangan marah, kau butuh aku membereskan orang ini?" zarah menghalangi langkah nari
"kalau kau mendengarnya berteriak, tampar pipinya lima kali" perintah nari.
zerah mengirimkan video dimansion pada mike. mike memberitau axello . axello segera meminta pengawal mengantarnya ke mansion sanjaya. ia hanya berpesan mau kembali ke kanror pada tiff dan hans
"Jiefu.. yang melaporkan ayahku adalah mami" jawab alex sopan
"kalau kau tau mami melaporkan ayahmu ke polisi, harusnya kau cari pengacara untuk membantumu, bukan membuat keonaran disini" jawab ken datar
"ayahku juga ditangkap polisi, kokoku menghilang jiefu" kata rachel
"Lucu sekali kalian, bila kokomu hilang silahkan lapor polisi supaya cepat ditemukan, dan kalau ayahmu ditahan polisi seperti kata ko ken, carilah pengacara, kalian salah alamat" zio yang daritadi diam menambahkan dengan datar . rachel melihat ketampanan zio. malah tertarik
"jiefu.. kami datang untuk bicara kekeluargaan. bisakah jiefu membantu kami" rachel mendekati zio, naya langsung berdiri mendorongnya. zerah langsung maju menghalangi
"nona muda jagalah jarak. kumohon. kalau nona muda mau aku memukulnya, aku akan memukulnya untuk nona muda. asal nona muda jaga jarak dengannya" pinta zerah
"apa kau bilang? kau mau memukul anakku hah?" teriak irene
PLAKKK
PLAKKK
PLAKKK
PLAKKK
PLAKKK
__ADS_1
tamparan zarah mendarat dipipi irene, hinari menahan tawanya
"nona sopanlah, jangan seperti ini" alex berdiri menarik zarah. zarah langsung menyerangnya , mereka bertarung
"kalian mau bertarung dalam rumah kami?" bentak juan yang sudah berdiri. "Aku tak keberatan olah raga malam denganmu" juan menggeretakkan jari jarinya. alex langsung diam dan duduk kembali
"baiklah jiefu, aku harap masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan" kata alex
"mana BAP nya? kau membawanya?" tanya zio.
alex menyerahkan secarik kertas, rachel juga menyerahkan secarik kertas pada zio dengan genit. zerah menghalanginya dan mengambil kertas BAP itu lalu menyerahkan pada zio
zio membacanya teliti, menyerahkan pada ken dan juan, mereka membacanya. Naya dan Nari tak paham apa yang dituliskan
"Alex .. Rachel .. sepertinya kalian salah alamat.. disini tertulis jelas LP dimasukkan oleh Tuan Axello, untuk apa kalian kesini?" tanya ken datar
"Kau mau menyelesaikan secara kekeluargaan, sebenarnya cukup mudah, kembalikan saja uang yang ini 20 Miliar, yang ini 25 Miliar, lalu minta maaf dan minta keringanan pencabutan kasus, mungkin uncle axello akan bersedia, apakah kalian membawa uangnya?" tanya ken dingin .
Alex, Rachel, Irene terdiam
"Jangan jangan kalian tidak membawa uangnya dan minta diselesaikan kekeluargaan cukup dengan salaman?" tanya zio yang menohok langsung ke jantung mereka bertiga
"Jadi benar Kalian menggelapkan uang perusahaan sebesar 45 Miliar dan minta diselesaikan dengan salaman?" Tanya Juan dingin
"Adikku mengalami kecelakaan saat ini, apakah ada kaitan dengan 45 Miliar ini?" tanya nari bingung ..
3 menantu sanjaya segera sadar kasus tabrak lari hans sementara alex, irene, rachel juga terkejut
"Kalian kira 45 Miliar ini akan selesai begitu saja setelah kalian berniat menghilangkan nyawa hans?" tanya axello dengan aura menyeramkan dari pintu utama dan duduk disofa single ruang tamu itu. dibelakangnya ada belasan pengawal internasional
"Tuan besar" sapa zerah dan zarah hormat
"Ada apa disini , zarah ceritakan" Perintah axello pada zarah disamping nari
zarah menceritakan singkat nata sakit didalam rumah dirawat gwen yeriko, tapi tamu membuat keributan tak menghargai ken diceritakan detail oleh zarah
zarah menyerahkan BAP yang ditunjukkan alex dan rachel, axello membacanya sebentar
"baiklah kau jaga nona mudamu" perintah axello . zarah kembali kesisi nari
"alex , rachel, irene katakan tujuan kalian kesini" perintah axello dengan nada menyeramkan
"ka-kami ma-mau menyelesaikan ma-masalah ini de-dengan kekeluargaan, ta-tak perlu sampai ke jalur hukum" kata irene
"benar uncle, alex harap bisa diselesaikan kekeluargaan" kata alex
"aku hargai kedatangan kalian yang mau menyelesaikan secara kekeluargaan, letakkan 45 Miliarnya dimeja irene dan alex, besok pagi aku akan mencabut kasusnya" perintah axello
alex dan irene berkeringat dingin
"Cepat jangan buang waktuku" bentak axello
"kami belum memiliki dananya tuan" jawab alex
"be-benar tu-tuan" kata irene
__ADS_1
"Tak apa kalian belum memiliki dananya, kalian punya waktu tiga hari mengembalikan dananya sebelum sidang penjatuhan hukuman pidana empat hari kedepan, kalau sampai hukuman hakim sudah turun, sudah tak dapat diselesaikan lagi secara kekeluargaan" kata axello dengan nada intimidasi