Cinta Dan Luka Selalu Bersahabat

Cinta Dan Luka Selalu Bersahabat
bab 21 - terungkap masa lalu 2


__ADS_3

"bagiku bila mau mencari wanita bersenang senang akan sangat mudah. tapi pikiranku penuh dirimu dan hinaya, bagaimana aku bisa memginginkan kenikmatan sesaat dengan wanita yang menggilai uangku sementara ada dua wanita dihidupku yang sangat berharga?" tanya axello


"hanya kau yang ada dihidupku. aku hanya mencintaimu, tak ada yang lain. secantik apapun hanya kau yang paling cantik. apalagi aku tau kau telah memberiku putra sehebat hans, apalagi yang kuharapkan?"


"sejak kecil aku menyayangi semua anak anakmu karena aku mencintaimu jadi aku mencintai darah dagingmu, aku menyayangi mereka dengan tulus. mungkin Tuhan berbaik hati padaku memberiku tau aku punya putri sehebat naya, aku tulus menjaga hans selayaknya putraku sendiri dan mau menjadikannya penerusku, Tuhan menghargai ketulusanku dengan menjadikan hans putra kandungku. selama ini aku memperlakukan Hinata sebagai putri kandungku sama seperti hinaya. akhirnya Tuhan menjadikannya putri kandungku"


"awalnya aku marah kau kejam sekali membiarkan anakku memanggil orang lain daddy dan memanggilku uncle, sungguh tak adil bagiku, tapi aku berpikir kau sudah menderita demi anak anak, aku memilih berdamai dengan masa lalu dan mengerti dirimu"


"seorang putra yang hebat dua putri luar biasa darimu, apa gunanya wanita lain bagiku? kau satu satunya wanita yang pernah aku sentuh dalam hidupku" tiff memgecup pipi axello


"katakan padaku bagaimana kau menyembunyikan hal ini dariku?"


"aku hanya pernah di perkosa sekali saja oleh rafael sampai menikah dan bercerai dengannya , aku tak pernah membiarkannya menyentuhku lagi, hinari juga putrimu bukan putri rafael" jawab tiff


"malam saat kau marah karena tanda merah di leherku, aku sedang hamil hans, dia datang ke rumah , aku terlanjur membuka pintu, dia mau memperkosaku lagi, aku berhasil memukul kepalanya dengan vas bunga dan dia pergi, saat kau datang kau melihat tanda itu , kau malah meninggalkanku tanpa mendengarkan penjelasanku. aku terpuruk sendirian dan aku ketakutan, takut dia datang lagi, akhirnya aku pergi ke kota lain"


"setelah hans lahir, kau menemukanku di kota W, aku sangat membencimu tapi aku sangat mencintaimu juga, akhirnya kita bersama, sampai aku mengandung naya .. rafael menemuiku. aku mengajaknya bicara diteras rumah supaya kau tak cemburu, ternyata kau menuduhku selingkuh dan menamparku. akhirnya aku meninggalkanmu. aku pulang ke rumah edward dan melahirkan naya. aku menitipkan nari, hans dan naya pada hanna. lalu aku mencari pekerjaan di kota T. kau mencariku sampai ke kota T dan sejuta janji akan mempercayaiku lalu meminta maaf. aku bodoh sekali memaafkanmu. beeberapa waktu istri muda rafael datang melabrakku. bukannya membantuku kau malah menuduhku berselingkuh dengannya. akhirnya aku meninggalkanmu dan pulang ke rumah ibuku memohon pengampunan. beberapa minggu ternyata aku hamil hinata. ibuku mengusirku karena mengandung anakmu. aku pulang kerumah edward sampai nata lahir. edward memberiku modal. aku mulai membuka usaha sampai sekarang.


"berulang kali aku mengirimkan surat cerai padamu kau menyobeknya dan menyuap pengadilan sampai tak ada yang berani memprosesnya. kalau kau jadi aku, apakah akan memberi tau status anak anak itu?"


"saat naya kecelakaan diusianya lima tahun dan membutuhkan donor darah, aku tak berdaya mencari golongan darahmu yang langka, aku terpaksa menghubungimu, meskipun aku membencimu tapi tak mungkin aku membiarkan naya pergi begitu saja"


"maafkan aku.. kau sudah banyak menderita karenaku.. maafkan aku.. aku akan menebus semua kesalahanku"


"tak perlu, aku sudah lama hidup sendiri dan aku sudah nyaman sekali. kita jalan masing masing saja. kau uruslah anak anak agar merek sukses"


"aku tak mau, kau selamanya milikku. tak ada perpisahan. tunggu aku selesai membereskan tikus liar itu, aku akan bicara dengan anak anak.. biar aku menebus dosaku.. menjaga kalian sampai akhir hidupku"


"kau harus ingat lucas CINTA DAN LUKA SELALU BERSAHABAT"


"rafael, irene, william, aku tak akan melepaskan kalian satupun dan mengirim kalian ke penjara" gumamnya


tiff memejamkan mata dan menuju alam mimpi, axello mengecupnya lalu memeluk sampai wanitanya tertidur, ia segera bangkit dan menyeringai. ia membuka laptopnya mengerjakan sesuatu . ia meretas kamera panorama kota dan mengaktivekan GPS ponsel musuhnya


📨


@mike pelakunya di jalan cokroaminoto no 16B. rumah berpagar kuning


📩


@Axello siap tuan laksanakan


📨

__ADS_1


@leonard siapkan dokumen dan bukti kesalahan raphael, celine, wiliam, irene, kenneth, kenan, jangan bersisa satupun


📩


@Axello siap tuan laksanakan


📨


@Mike Kenan ada di apartemen quality lantai 14 unit ke 14C


📩


@Axello siap tuan laksanakan


Axello tersenyum puas


"Kalian akan membayar lunas apa yang dialami putra putriku" seringaian menakutkan muncul disudut bibirnya


📨


@Hawk sebarkan video yang kau selidiki kemarin tentang alexa, rachel, wiliam, irene di seluruh penjuru dunia


📩


📨


@Jendral Abdul Karim Tahan Kenneth sekarang, bukti kejahatan sudah diemail


📩


@Axello siap Tuan, laksanakan


📨


@Jendral Ardian Syarif Tahan William sekarang, bukti kejahatan sudah diemail


📩


@Axello Siap Tuan, Laksanakan


axello segera menghapus semua chat dan berbaring disamping istri kecilnya itu. lama dia memandangi wajah cantik yang sudah banyak menderita karena ulahnya


kesedihan dan penyesalan terasa menyesakkan hatinya, dia akan menebus semua perbuatannya dimasa lalu dengan seluruh sisa hidupnya

__ADS_1


***


Kediaman Sanjaya


Jam 12:00


"Sayang.. mimi membawakan sup untukmu, minumlah selagi hangat nak.. mimi juga bawa punya naya"


nata meminum sup buatan mertuanya dengan lahap disuapi mertuanya. dia ngidam parah dan terus muntah. kalau mertuanya menyuapinya dia akan berhenti mual. Jadilah tiap jam makan, gwen datang menyuapinya


Sebagai satu satunya menantu perempuan , dimana mertuanya juga ibu rumah tangga, otomatis mertuanya selalu meluangkan waktu memenuhi ngidam nata


Juan memberikan panggilan video pada nata. ia melihat ibunya menyuapi nata. dia tertawa melihat permintaan calon anaknya.


"Anak daddy sayang baik baik disana. Daddy jadi bersemangat cari uang untuk kalian" kata juan dilayar ponsel


terdengar teriakan "Minggir kau, aku calon istri Juan, aku akan meminta juan memecatmu karena berani menghalangiku" juan melihat kearah pintunya yang dibuka kasar. nata langsung memasang wajah datar


"Sayang lihatlah sekretarismu menghalangiku masuk. kau pecatlah mereka" Wanita berpakaian mini langsung bergelayut dileher juan. yang masih bisa dilihat nata


"Panggil security usir wanita ini dimas. Wanita j****g keluar kau dari ruanganku. aku sedang bicara dengan istriku.. s**l*n kau" bentak juan. Gwen memasang wajah datar di layar ponsel karena nata sedang muntah ke toilet.


"Juan mimi akan membunuhmu kalau terjadi sesuatu dengan menantu mimi" bentak gwen sambil mengejar nata ke kamar mandi


Security segera naik ke ruangan juan menyeret wanita yang berada dilantai akibat di hempas juan. wanita itu terus berteriak meronta ronta memanggil nama juan


Juan segera menyambar kunci mobil dan tasnya pulang ke rumahnya , tapi nata mengunci pintu kamarnya


Gwen, Naya, Nari terus menggedor pintu kamar nata selama berjam jam tapi nata tak bergeming.


"Apa yang kau lakukan Bro" tanya ken tajam pada juan


"Lihatlah cctv ini, aku bahkan tak tau kenapa wanita ular itu mendatangiku. aku langsung meminta security menyeretnya. kau lihatlah cctv semua kejadian" ken dan zio menonton teliti


"Siapa nama wanita itu?" tanya gwen


"Sharon bellagio mi" jawab juan lemas


"Dia bukan simpananmu?" tanya gwen tajam


"Bahkan juan tak pernah memiliki hubungan teman dengannya, apalagi simpanan atau kekasih mi" jawabnya jujur


"pipi akan membuangnya ke pulai terpencil" kata gwen , juan mengangguk

__ADS_1


"dulu dia dibawah naungan perusahaan juan, lalu dipecat karena ada scandal dengan pejabat dan pengusaha, salah satu istri pejabat mengetahui scandalnya lalu melukai wajahnya. menurut informasi dia berusaha memperbaiki wajahnya tapi tak berhasil sepenuhnya" kata juan


__ADS_2