
Kehamilan joyce yang sudah menginjak 7 bulan membuat perutnya sangat besar sekali. Hans menjadi super posesive. bahkan axello dan tiff juga sangat posesive. Joyce tidak diijinkan kemana mana tanpa didampingi keluarga dan sejumlah pengawal
meskipun rumah mereka berdepanan gwen agak jarang ke rumah axello mengunjungi joyce karena ia tau batasannya , putrinya telah menikah dan menjadi tanggung jawab suaminya. sesekali joyce menyebrang kerumahnya didampingi belasan pengawal membuatnya tak enak hati juga pada keluarga hans.
Siang itu tiffani, gwen, joyce berjanji berbelanja kebutuhan bayi di mall. laura zerah zarah mengikuti mereka dengan siaga . delapan pengawal dibelakangmya tak pernah lepas dari mereka . Jujur Joyce jengah sekali
Pagi tadi Tiff melapor ke axello mau menemani menantunya belanja. axello mengatur 3 pengawal wanita dan beberapa pengawal bayangan mendampinginya. ia kesal sekali. tapi daripada tak jadi pergi dan mengecewakan menantunya akhirnya ia setuju
dan saat joyce mengatakan pada hans mau belanja kebutuhan bayi, hans meminta empat pengawal dan pengawal bayangan mendampinginya. joyce protes
"Didampingi atau tidak pergi sama sekali, barang bayi sudah lengkap dikamar, aku memesannya online" jawab hans, akhirnya joyce pasrah dan setuju
tak jauh dengan gwen. dia minta ijin kepada suaminya untuk mendampingi putri kesayangan suaminya itu berbelanja. empat pengawal disediakan suaminya menjaganya bersama putrinya belum lagi pengawal bayangan. gwen sempat merajuk. tapi yeriko yang keras kepala tak terbantahkan akhirnya gwen berangkat juga karena sudah janji pada besan dan putrinya
"apakah kalian merasa kita seperti tawanan jalan jalan ke mall?" tanya tiffani pada dua wanita disampingnya
"aku tadi sudah merajuk dan protes, tapi yeriko itu keras kepala, dia bahkan melarangku keluar kalau tak mau dikawal" gwen mencebik
"sudahlah mi.. kita jalani saja .. protes pun tak berguna, sudah syukur kita diijinkan keluar" kata joyce bijak . dua ibunya akhirnya mengangguk
"apa yang kita beli?" tanya gwen
__ADS_1
"semua sudah lengkap di mansion mami tiff, joyce melarang hans mengisi kamar bayi di mansion kami mi. takut nanti ada hadiah dari tamu dan keluarga malah tak ada tempat" jawab joyce . dua ibunya setuju "kita beli pompa asi , penyimpan asi dan sterilizer ya mi, hanya sisa itu yang belum punya"
mereka segera ke toko peralatan bayi. membeli sisa pelengkap kebutuhan lahiran joyce , setelahnya mereka ke restoran korea diluar mall agar tak terlalu ramai dan berdesakan
Tiffani melihat Juan makan siang dengan seorang wanita cantik berpakaian mini. ia segera mengajak joyce gwen pindah lokasi makan. tapi joyce yang mengidam tak bersedia pindah dan terus berjalan masuk
gwen melihat juan , dia langsung memasang wajah dingin . apalagi melihat wanita cantik didepan juan "Juan hanya kau yang bisa menolong perusahaan ayahku, kumohon suntikkan dana kepada ayahku, aku hanya butuh 300 miliar saja. tak ada yang bisa menolongku lagi juan" wanita itu mengeluarkan airmata buaya
"kalau perusahaan ayahmu hampir bangkrut, kau bisa menjualnya pada suamiku atau ayahku, suamiku ataupun ayahku bisa akuisisi. ayahmu masih bisa bekerja didalamnya. tak perlu kau mencari abangku disini. besok antarkan laporan ini pada ayahku. aku akan memintanya mengurus ini" joyce yang menjawav wanita itu dingin
"kalau kau punya harga diri, seharusnya kau tak mencari abangku, dulu kau hanya memoroti abangku sampai perusahaannya hamoir collabs kau selingkuh dan mencari pria tua kaya, abangku hampir gila karena kau tinggalkan. sekarang dia sudah berkeluarga apakah kau tak malu mengganggu abangku?" pedas joyce
Wanita itu langsung pucat
"Syukurlah kalian tiba, aku sudah muak dengan wanita ular ini, sejak kemarin dia mengancam mau bunuh diri di loby kantorku kalau aku tak menemuinya. aku takut disorot media dan di tonton istriku , kalau itu terjadi maka riwayatku akan benar tamat ditangan nata. kuserahkan dia padamu joyce. terserah mau kau apakan" curhat juan dengan lemas
"kalau kau mau bunuh diri jangan telepon putraku tapi telepon aku, aku akan belikan tanah 2x1 secara cuma cuma untuk kuburanmu, kematianmu bahkan menguntungkan bagi dunia karena berkurangnya satu wanita j****g dibumi ini" kata gwen tajam
joyce mengeluarkan ponsel dan memoto wanita didepan juan dan mengirimkan kepada hans. "Honey.. aku tak suka wanita di poto yang aku kirimkan, dia mau mengganggu rumah tangga ko juan dan saw nata. bisakah kau menghancurkan Kartajaya Group sekarang, ini kemauan anakmu" pinta joyce manja
tiffani, juan, gwen bahkan zerah zarah dan laura hampir terbahak bahak melihat kelakuan bumil yang berubah ubah itu
__ADS_1
10 menit kemudian ponsel wanita itu berbunyi "Apa????" teriak wanita itu dia langsung lemas
"apa yang kau lakukan hah?? aku akan membunuhmu" wanita itu mau menyerang joyce .
KREKK KREKK
suara tulang patah terdengar disusul teriakan mengiris hati dari mulut wanita itu
Zarah sudah mematahkan lengan kanan wanita itu.
"Aku lupa memberitaumu nama suamiku HANS FLAMINGGO FERNANDEZ. kakak iparku istri ko juan bernama HINATA HILLARY FERNANDEZ. Mertuaku bernama AXELLO LUCAS FERNANDEZ dan ini ibu mertuaku TIFFANI SANJAYA. semoga membusuk dipenjara bersama ayahmu" bentak joyce dengan mata tajam. hawa pembunuhnya muncul. benar benar putri keluarga wijaya
nona muda kertajaya hampir tak berani bernafas melihat tatapan Joyce Gwen dan Tiffani yang begitu menyeramkan
"Mimi Mami Koko joyce lapar sekali" joyce kembali ke mode manja. dasar bumil moodnya seenaknya saja
"Ayo.. " kata juan merangkul joyce "bisanya kau memakai anakmu meminta hans membunuh karir wanita ular itu" tawa juan menggelegar meninggalkan wanita tadi sendirian
"Oh ya jangan lupa membayar makananmu itu, aku bahkan belum memesan apapun, kau yang memaksaku kesini dengan ancaman bunuh diri. lebih baik uangku ku pakai membahagiakan keluargaku" juan berbalik meledek mantan tunangannya lalu berjalan kembali bersama joyce ke ruangan vip
"ishh aku bukan memakai anakku , tapi aku tadi mual melihatnya. aku ingin melenyapkannya. jadi begitu suamiku berkata iya, mualku langsung hilang" kata joyce . juan terbahak bahak
__ADS_1