Cinta Dan Luka Selalu Bersahabat

Cinta Dan Luka Selalu Bersahabat
Ba 26 - pindahan


__ADS_3

"kalau begitu alex akan menerima bantuan uncle axello karena hanya itu pilihannya, besok kami ke notaris menandatangani kontrak kerja, setelah tanda tangan. alex akan coba cari pinjaman untuk mengontrak rumah kecil dipinggir kota untuk mami. tiap bulan gaji rachel akan kami kirim buat mami sampai alex punya cara sukses kembali" alex memutuskan


"tidak.. aku tak mau.. rachel kau ikut mami saja. kita cari om om kaya supaya bisa hidup senang" ajak irene


PLAKKKK


Tamparan megan mendarat dipipi irene


irene mau membalasnya tapi alexa menjambak dan melemparkannya ke sofA


"jangan sentuh mamaku" bentak alexa


"kau sebagai seorang ibu, bukan membawa putrimu menjadi baik, kau malah menjerumuskannya , kau bukan manusia. harusnya kau mendukung putrimu kejalan yang benar dan memulai hidup baru, bukan menjualnya pada om om" kata megan dingin


"putraku menikahi rachel, bukan menikahimu. jadi putraku cukup tanggung jawab pada hidup rachel sesuai kemampuannya. bukan menghidupimu yang tak tau diri ini. sudah syukur alex mencarikan kontrakan untukmu dan mengirimkan biaya hidupmu yang menjadi beban anakku ini. kau masih muda dan cantik. kalau kelak kiriman anak anak menurutmu kurang. kau bisa mencari jalanmu sendiri termasuk menjual dirimu sendiri demi hidup mewahmu" sambung megan . irene hanya duduk diam


irene mulai berpikir licik. dia cukup mengalah sekarang dan saat klinik dibuka. dia akan datang meminta uang pada kasir karena ia tak tau peraturan yang tertera nantinya


alex alexa megan rachel berangkat jam 7 pagi ke kantor notaris , setelah mereka menandatangani surat perjanjian. mereka segera mencari rumah kontrakan di pinggiran kota buat irene senilai 3.5juta perbulannya .


"ko alex sebaiknya kita carikan kos saja disini berkisaran 1,5juta supaya tidak mahal iuran kebutuhan bulanan, sisa selisih uang dua juta bisa kita pakai catering buat onty, jadi meskipun onty tak memiliki uang. dia tak akan kelaparan" saran alexa . rachel setuju


alex segera mencari kos kos an secara online sampai menemukan yang layak dengan harga terjangkau sesuai budget. alex memesannya selama 3 bulan


mereka segera kembali ke apartemen.. megan memasak beberapa sayuran dan menggoreng telor. rachel memasak nasi putih. setelahnya mereka segera makan bersama .


irene marah melihat lauk dimeja "makanan seperti apa ini? apa masih bisa dimakan hah?"


"kau bisa tak memakannya bila kau tak mau makan. ini sisa uang alex yang kita miliki" tegas megan. irene terpaksa diam menelan makanan yang sudah dihidangkan


Drrrttt Drrrttt


ponsel megan berdering


"Hallo tiff.. ada apa?" tanya megan

__ADS_1


"....."


"aku di apartemen, sebentar lagi akan pindahan, aku mengantar irene ke kos kos an dulu baru ke ruko" jawab megan


"....."


"baiklah terima kasih, berikan nomor supirmu, aku akan menghubunginya setelah ini, terima kasih"


"kenapa mah?" tanya alex


"tiff meminjamkan supirnya hari ini sampai jam 19:00 untuk kepindahan kita. setelahnya supirnya harus kembali ke rumahnya"


"berarti setelah ini kita antar mami ke kos kos an, lalu turunkan alex di apartemen biar supir mengantar mama rachel alexa ke ruko duluan, kalian bersih bersih disana. nanti alex datang dengan pick up untuk pindahan" megan mengangguk


"kenapa tidak meminta mobil saja pada tiffani, dia banyak uang dan mobil dimansionnya" tanya irene


"kita sudah cukup malu, bantuan ini sudah cukup, kalau kau mau lebih kau carilah tiffani sendiri. semoga kau tak dilempar pengawal hans dan axello ke jalanan" jawab mega dingin


"mulai tanggal satu tiap minggu kami akan mengirimkan uang 1,250.000 pada mami, mami pakailah baik baik uangnya. catering sudah kami pesankan untuk tiga bulan buat mami" kata alex pada irene


"gaji rachel hanya sebatas itu. kalau ada penghasilan lain akan rachel beri pada mami" jawab rachel


mereka segera mengantar irene ke kos kos an. lalu menuju ruko hans untuk membersihkan ruangan. ternyata semua fasilitas sudah lengkap disana bahkan lebih dari cukup. terkesan agak mewah. letaknya pun sangat strategis


"alexa alex mama mau bicara sedikit" kata megan


"ya mah .." jawab alex dan alexa bersamaan


"sejujurnya tiffani kemarin memberi mamah 200 juta . bukan 50 juta" kata megan jujur. alex dan alexa terkejut


"mama mau buka usaha gordin disini, letaknya strategis sekali dan sangat ramai" sambung megan


"atau begini mah, mama panjar mobil murah saja nanti tiap bulannya lexa yang bayar dengan bunga deposito lexa. sisanya mama bisa beli mesin jahit dan kain untuk modal awal? jadi kita punya kendaraan untuk menghemat taxi" tawar alexa. megan dan alex setuju


"sekarang alex pindahkan sisa barang apartemen kesini, lalu kita ke show room mencari mobil dp murah" kata alex. mereka pun sepakat begitu sembari menunggu klinik selesai direnovasi axello

__ADS_1


pindahan sukses tanpa halangan, mobil juga sudah mereka beli di show room dengan DP 30 juta rupiah. Alex memesan mesin jahit dan kain serta kebutuhan untuk usaha mamanya. menurut penjual akan diantar besok ke ruko mereka


setelah mereka mandi dan berpakaian, lexa mengajak keluarganya makan malam di rumah makan yang menjual bubur karena ibunya sangat suka bubur. sejak mereka mengalami musibah bahkan ibunya tak pernah makan dengan baik . mereka sepakat untuk makan bubur


alex mengemudi mobil brio itu menuju rumah makan yang lexa maksudkan.


"buburnya empat, minumnya teh hangat ya mbak" pesan alex , sambil menunggu pesanan mereka berbincang bincang mengenai usaha baru megan. alex dan lexa berencana memasarkan secara online.


saat mereka berbincang tiba tiba terlihat enam orang masuk ke rumah makan tersebut didampingi beberapa pengawal. alex membeku menatap seorang wanita diantara empat orang tersebut. megan yang sadar putranya membeku, mengikuti tatapan putranya. ia menyentuh tangan alex dan menggeleng


Juan nampak memeluk dan mengelus kepala hinata. Hati alex pedih sekali melihatnya. Dia menundukkan kepala, tak terasa air matanya menetes.


Bubur dan minuman dihidangkan oleh pelayan , alex merasa seperti menelan duri. tapi ia tetap menghabiskan buburnya.


Alexa juga melihat hans disana, hans sedang memeluk seorang wanita yang sangat cantik sekali. mereka tertawa bersama terlihat begitu bahagia. lexa meneteskan airmata. hatinya sangat menyesal sekali


***


dimeja hans dan keluarga


"dimana mana tunangan itu acaranya di gedung atau di hotel, baru kalian tunangannya di Rumah sakit" nata mencebik pada hans. hans, joyce dan lainnya terbahak bahak.


"kelak kalau anak cucu kalian tanya tanya, minimal ada poto yang membuktikan pertunangan kalian bersejarah" sambung naya mereka tertawa lagi


"tadinya aku tak mau bertunangan dengan joyce di RS.. aku mau memberi joyce acara yang spesial, pertunangan tepi pantai dipenuhi lilin. tau tau uncle menjewerku dan memintaku sekarang juga. jadilah judulnya tunangan di RS" cengir hans. mereka kembali tertawa


"kau sudah mencintai joyce ko?" tanya zio kepo


"tadinya nggak, begitu melihat ingusnya saat aku siuman, hatiku tak mampu kehilangannya lagi" jawab hans. joyce mencubit pinggangnya


"aduh sayang.. kau KDRT sebelum pernikahan. kenapa wanita wanitaku dirumah suka sekali KDRT, wahai adik ipar kalian waspadalah dengan adikku" kata hans sok puitis . mereka kembali tertawa


"sejak dulu ibuku dirumah juga sudah menyukai KDRT padaku, jadi tambah satu istri cantik melakukan KDRT tak masalah lah" jawab juan sambil merayu nata


"Benar, mimi suka menjewer dan mencubit pinggang ko juan sejak dulu. sawsaw kau bisa melakukan hal sama" kata joyce. juan mencebik. nata tertawa

__ADS_1


__ADS_2