Cinta Dan Luka Selalu Bersahabat

Cinta Dan Luka Selalu Bersahabat
Bab 47 - kelahiran Triplet


__ADS_3

Juan berbaring di kamarnya , dia menatap poto diponselnya. ada tiga orang yang sangat ia cintai disana. Tadinya ia mau menggunakan mantan tunangannya itu untuk memancing nata keluar sehingga bersedia di undang ke restoran. Tapi Asprinya mengingatkan namanya bisa di hapus dari daftar menantu keluarga fernandez bila sampai terjadi kesalah pahaman, tapi juan sudah kepalang hadir di restoran . Untunglah Joyce segera muncul


"Nata.. Kau dimana? aku sungguh merindukanmu, benarkah kau sedang mengandung anak kita lagi? apakah kau baik baik saja. Tunggulah aku, aku segera menemukan kalian" Gumam Juan sambil memejamkan mata tanpa mengusap airmatanya


***


Perancis


jam 08:00


Usia kandungan Nata sudah tujuh bulan, twins J sudah berusia delapan bulan lebih. mereka tumbuh sangat sehat, cuma wajah mereka sangat dingin seperti ibunya. Dokter memprediksi 10 minggu lagi, putra nata akan segera lahir.


Sejak tiba diparis, nata menjadi orang yang sangat dingin, bahkan lebih dingin daripada saat perpisahannya dengan alex. ia pun telah menutup hatinya untuk juan


Perkembangan bisnisnya sangat pesat sekali, ia hampir merajai bisnis instant food , property dan elektroniknya berjejer dalam urutan teratas di negara uni eropah


Axello mengetahui Nata tak lama lagi akan melahirkan, ia memilih menunggu Joyce melahirkan sampai acara sebulannya, ia akan membawa Tiff mengunjungi Nata dan menjaganya sampai melahirkan


Menurut laporan pengawalnya yang diselinapkan axello dimansion nata di perancis. Nata menjadi orang yang sangat dingin sekali, bahkan terkenal kejam di dunia bisnis. Axello melihat gambaran Tiffani pada diri nata. Ia ingin sekali segera memeluk putrinya agar putrinya tidak menjadi manusia dengan hati membeku


***


Rabu sore jam 16:00


📱"Honey, aku akan segera melahirkan, perutku mulai terasa mulas, bisakah kau segera pulang?" tanya joyce


📲 "Baik kau tetaplah dikamar, aku segera pulang"


📱"Jangan lama ya honey, aku agak kesakitan" joyce mencoba tenang meskipun perutnya sakit luar biasa. ia dikamarnya dan tak berani turun ranjang karena merasa ketubannya merembes keluar


📲 "bertahanlah aku segera tiba" kata hans mencoba tenang agar istrinya juga tak panik padahal ia secepat kilat menyambar tas dan kunci mobilnya


📱"baik honey aku akan menunggumu" jawab joyce dengan keringat memenuhi pelipisnya


📲 "aku tutup teleponnya, aku mencintaimu


hans berlari ke mobilnya


📱 "Papi tolong minta mami jaga joyce dikamar, sepertinya akan segera melahirkan" pinta hans


📲 "Papi dan mami segera kekamarmu nak" jawab axello memutuskan sambungan ponsel

__ADS_1


hans menghubungi mertuanya


📱 "Pi tolong datanglah ke rumah, joyce mau melahirkan , hans sedang menuju ke rumah"


📲 "Pipi kesana bersama mimi, hati hatilah, serahkan disini pada pipi"


yeriko mengajak gwen ke rumah axello, mereka berlari menuju mansion sebelahnya dan lari kekamar joyce


wajah joyce pucat dan menahan sakit, yeriko langsung menggendong putrinya ke mobil, axello tiff gwen mengikuti dibelakangnya


setelah memasukkan joyce ke mobil, axello bersiap mengemudi ke RS Wijaya. Baru sampai depan rumah, hans telah tiba.


yeriko segera turun mobil. meminta kunci mobil hans dan membiarkan hans masuk ke mobil axello. axello menggunakan kecepatan penuh menuju RS Wijaya


Yeriko mengemudi dengan kecepatan penuh. meminta gwen menghubungi zio dan hinari mempersiapkan ketibaan joyce di loby dan kelahiran cucu mereka


"Honey.. kau sangat kesakitan kah? sabar sayang kita segera tiba di rumah sakit" joyce diam menahan sakit sambil meremas lengan hans. ia tak mau berteriak karena takut mengganggu konsentrasi mertuanya. saat emergency pun dia sangat pengertian


tiffani menghubungi alfredo memberitau keadaan joyce dan meminta bantuan alfredo mengurus pihak RS disana


saat mobil tiba, Brankar perawat semua sudah tiba duluan diloby. hans menggendong joyce meletakkannya di brankar perlahan lalu lari ke IGD mengikuti brankar yang membawa joyce


yeriko berlari masuk bersama alfredo yang baru tiba . gwen evelyn berada dibelakang mereka.


"OK sudah siap. sisa hinari saja .. kalau hinari tiba. langsung dilakukan tindakan SC" kata alfredo.


"Aku tinggalkan kalian disini. aku urus keperluan joyce dulu" pamit alfredo


"Terima kasih bro" ucap yeriko dan axello bersamaan


hinari lari ke IGD dan masuk ke dalam.


"Zio pembukaan tujuh, bawa ke OK. kita lakukan tindakan sekarang" zio mengangguk , perawat mendorong brankar hinaya ke kamar operasi


"Hans ikut masuk dampingi istrimu" teriak hinari saat melewati hans yang masih membeku


BUGHHH


sebuah bogem mendarat di perutnya. hans terhuyung.


gwen dan tiff melotot. yeriko hanya tersenyum

__ADS_1


"Istrimu butuh kau dampingi bukan kau membeku seperti orang bodoh disini" bentak axello. hans langsung sadar dan berlari mengejar istrinya


"sayang.. sayang.. aku mencintaimu.. kau wanita hebat.. istri terbaikku.. bertahanlah.. anak kita segera lahir." hans berusaha tenang mengecup kening istrinya , joyce mengangguk


"Aku sangat sakit honey" katanya pucat tapi tak berteriak


ken berlari masuk membawa dokter anastesi dan dokter anak , mereka masuk ke ruang OK. memeriksa dokumen kondisi terbaru pasien. lalu mulai menjalankan tindakan


"Hans.. putramu lebih tampan darimu, kau kalah.. selamat sudah jadi ayah.. rambutnya pirang seperti kau dia juga sehat " ledek hinari pada hans dan menyerahkan bayi pada dokter anak


"Terima kasih ya Tuhanku.. Putra kita sudah lahir sayang.. terima kasih terima kasih.. kau ibu yang hebat, aku mencintaimu"


"Hans .. putrimu lahir. muka mulut hidungnya mirip kau, dia sehat dan cantik tapi joyce tak dapat jatah diwajahnya. selamat ya" ledek hinari lagi


"Sayang kau dengar sayang.. Puji Tuhan Putri kita lahir dengan sehat .. aku mencintaimu sayang .. terima kasih.. kau ibu yang hebat" hans menciumi joyce


"aku lelah honey" kata joyce disisa kesadarannya


"Hans nah kalau yang ini cantik . mirip dengan joyce tapi masih ada jatah hidung, mata dan alismu di wajahnya .. selamat putrimu sehat hans" canda hinari


"Puji Tuhan thanks Lord... istriku .. putri bungsu kita sudah lahir , kau benar luar biasa.. kau hebat.. terima kasih memberiku anak anak hebat sayang" hans menciumi istrinya bertubi tubi.


"aku mau tidur, aku ngantuk hubby" joyce menutup matanya.


"Tajie. kenapa joyce?" tanya hans galau


"Tak apa.. efek anastesi. nanti akan bangun bila sudah habis biusnya. kau ayah jelek keluarlah. tunggu putra putrimu yang ganteng dan cantik diluar ya" usir hinari


"selamat bro" ucap ken sambil merangkul hans.


"terima kasih jiefu, tajie, kalian terbaik" Ucap hans tulus lalu didorong keluar oleh perawat


***


"Bagaimana hans?" tanya empat orangtua itu termasuk evelyn


"joyce sehat dan selamat, sebentar akan dipindah ke ruang rawat inap papi mami pipi mimi momy" lapor hans. mereka tersenyum


"putraku mirip denganku, putri pertama mirip denganku, putri bungsu mirip joyce kata tajie, sebentar lagi diantar keluar oleh suster, hans doakan dulu baru ke ruang rawat inap" lapor hans


"Puji Tuhan.." Kata mereka berlima bersamaan dengan lega

__ADS_1


__ADS_2