
Tiffani menunjukkan video memasak ala lucas, joyce langsung berbinar melihat sepiring nasi goreng dimeja
"Makanlah nak, papi membuatnya khusus untukmu, mengenal papi tiga puluh empat tahun, papi belum pernah masak buat mami" kata tiff sepertinya curhat 🤣
"ehmmm enak sekali, makasih papi, papi terbaik" puji joyce sambil makan dengan lahap
tiga pasang mata hanya menatal joyce yang sedang menghabiskan nasi gorengnya
"aku mau coba sayang" pinta hans penasaran
"Tidak. ini milikku, minta saja sana sama papi" kata joyce yang menghabiskan sendok terakhir nasi gorengnya . hans hanya memasang wajah datar
"Papi joyce mau lagi, nasinya enak" pintanya , tiff menyerahkan sepiring nasi goreng lagi , joyce pun menghabiskannya
beberapa hari dia tak bisa makan, selain tak selera, seluruh isi perutnya dikeluarkan sampai tak bersisa. badannya lemas sekali. hari ini hans mengelus perutnya, selera makannya langsung meningkat
"punya hans ada mi?" tanya hans
"mami tadi sediakan nasi buat dimasak papi hanya dua porsi karena tak yakin hasilnya. ternyata enak dan itu porsi terakhir sudah dihabiskan joyce" jawab tiff seadanya.
"kalau cucuku lahir dan sudah besar, pasti lebih menyayangiku daripada kalian semua" ucap axello datar menatap tiff. tiff mencebik
joyce sudah selesai makan, maid memberikan segelas juice apple padanya
"Hans bawa joyce kekamarmu dulu, lalu kau keruang kerja papi, papi mau bicara" hans mengangguk
axello dan tiff menuju ruang kerja, tak lama hans menyusul, baru masuk ke ruang kerja
BUGHHH
Sebuah bogem mentah mendarat diperut hans, hans terhuyung
"Lucas kenapa kau memukul hans" tiff segera memeluk suaminya supaya tidak maju lagi, hans tak melawan
"bisanya kau menghamili anak orang, dan memutuskan hubungan kemarin" bentak lucas, tiff diam mendengar ucapan suaminya
"pi maaf pi.. hans salah menghamili joyce, tapi bukan hans yang memutuskan, joycelah yang memutuskan sepihak"
"kapan kau menikahi joyce?" tanya axello datar
"tolong papi majukan pernikahan kami minggu depan atau dua minggu lagi paling lamban kalau bisa, kasihan tak ada yang menjaga joyce, joyce mengalami morning sickness akut sampai pingsan pi" axello memijat pelipisnya
__ADS_1
"maafin hans pi.. perbuatan hans merusak nama baik papi" ucap hans menyesal, dulu ia hanya berpikir mengikat joyce tanpa berpikir ayahnya akan mendapat malu atas perbuatannya
"siapkan tubuhmu, sebentar lagi kau akan dihajar yeriko mungkin juan juga. kita segera menemui mereka sebentar lagi" kata axello dingin lalu kembali kekamarnya , tiff mengikuti dari belakang
melihat suaminya mengenakan pakaian resmi, ia pun segera mengganti pakaiannya lalu mengikuti suaminya ke ruang tamu. hans menunggunya disana
📱"Yeriko apakah kau dan istrimu ada di rumah?" tanya axello
📲 "Ya aku dirumah bersama istriku, ada apa ?
📱 "Aku akan menemuimu sebentar lagi"
axello, tiffani, hans, joyce segera berjalan kaki ke mansion sebelah menemui yeriko dan gwen
BRUGHH
BRUGHH
bogem mentah mendarat di perut hans dua kali
ketika yeriko mau melanjutkan bogemannya pada hans, gwen dan joyce menangkap yeriko sambil menangis
tiff mau bangun melihat putranya dipukuli. ia menangis. tapi axello menahan pinggangnya dan menggeleng.
"hans pantas mendapatkannya, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya" kata axello . yeriko salut akan ucapan axello pada istrinya
"duduklah" kata yeriko "apa mau kalian sekarang" tanya yeriko yang masih marah
"Saya datang mau mengajukan percepatan pernikahan , mengingat kondisi joyce tidak begitu baik dan morning sicknessnya begitu parah dan dia membutuhkan hans". kata axello
"bila diijinkan, bisakah mereka menikah hari ini, aku akan mendaftarkan pernikahan mereka di catatan sipil hari ini juga, pemberkatan digereja kita lakukan besok pagi, resepsi bisa seminggu atau dua minggu lagi" pinta axello
"untuk dokumen persyaratan pernikahan dan perjanjian pra nikah sudah hans persiapkan tadi malam. tinggal ditanda tangani oleh orangtua sebagai saksi pi" sambung hans samb menyerahkan sebuah dokumen , yeriko membacanya
"mengenai mas kawin, aku berikan mansion didepan itu , pas disamping mansion juan sebagai hadiah pernikahan. hans memberikan flaminggo hotel kepada joyce" sambung axello
"sudah kukatakan dulu, mas kawin tak begitu penting, setelah menikah milik mereka adalah satu. yang paling penting perjanjian pra nikah tentang KDRT dan perselingkuhan. sama dengan pikiran tiff pada anak anak perempuannya dulu" tegas yeriko
"baiklah pernikahan hari ini, pemberkatan besok pagi, resepsi tertutup minggu depan" jawab yeriko pasrah .
tak lama pihak catatan pernikahan datang ke mansion yeriko membawa dokumen untuk ditandatangani kedua mempelai . mereka resmi menikah dimata hukum . kekuatan axello sungguh mengerikan, dalam dua jam semua sudah selesai prosedur pernikahan anaknya
__ADS_1
"Ijinkan saya membawa menantu kami pulang ke mansion agar tiff dan hans dapat menjaganya" yeriko mengangguk. "kita berangkat ke gereja besok pagi jam delapan"
yeriko dan gwen memeluk joyce putri kesayangan mereka dengan berat hati melepasnya untuk menikah. setelah berpelukan joyce dibawa kembali ke mansion axello bersama hans dan tiffani
"untung bukan wajahmu yang dihajar mertuamu tadi, kalau tidak bagaimana poto pernikahanmu besok anak nakal" jewer tiff . hans hanya meringis sambil memeluk ibunya
"sayang kau mau makan sesuatu? kalau mau katakan sekarang, aku tak mau kau kena angin malam nantinya" tanya hans
"kalau kau mau masakan papi, bilang saja sekarang, biar papi membuatkan untukmu" goda hans. axello hanya menatapnya datar
"seperti pukulan papi tadi bukan mengenai kepalamu, tapi kenapa kepalamu yang korslet?" tanya axello. hans dan tiff tertawa
"mie instant" jawab joyce. tiga orang didepannya langsung memasang wajah datar
"aku akan berusaha memenuhi semua kemauanmu tapi tidak untuk yang merusak kesehatan bayi, pikirkan tiga bayi didalam perutmu sebelum meminta sesuatu" kata hans datar.
tiff maupun axello terkejut mendengar tiga bayi
"apa?? kembar tiga cucu mami hans?" tanya tiff, hans mengangguk dan tersenyum
"astaga, kau istirahatlah nak sekarang, besok pagi pagi MUA akan datang meriasmu dan harus ke gereja jangan kelelahan, kasihan cucu mami, bila kau ingin makan sesuatu, kau bisa hubungi mami, mami akan berusaha sediakan apa kemauan cucu mami" pesan tiff
"terima kasih mi" jawab joyce
"jadi kau mau makan apa?" tanya hans
"aku hanya ingin tidur" jawab joyce yang kecewa permintaannya di tolaj hans tadi , dia segera melangkah masuk ke kamar dan berusaha memejamkan mata
"sayang kau belum makan, kau makanlah dulu baru tidur ya" ajak hans lembut sambil mengelus wanita yang dua jam lalu sudah menjadi istri resminya
joyce merasa perutnya bergejolak, ia ke bath room mengeluarkan isi perutnya sampai habis, ia duduk dilantai dengan lemas. keringat dingin bercucuran didahinya. hans merasa iba melihat istrinya seperti itu. setelah menyeka dahinya dan mulutnya. hans mengangkat joyce ke ranjang.
"kau mau makan apa sayang?" tanya hans "aku hanya ingin tidur" jawab joyce. padahal otaknya penuh bayangan mie instant dengan asap mengepul
hans masuk kekamar membawa bubur, mencium aroma bubur, joyce kembali mengeluarkan isi perutnya dan terduduk lemas di lantai kamar mandi, hans mengejarnya dan memijat tengkuknya.
"bawalah bubur itu keluar, aku tak kuat dengan aromanya" pinta joyce. hans membawanya keluar dan kembali membawa sup ayam obat. tapi joyce kembali mengeluarkan isi perutnya
"berhentilah, aku tak kuat menghirup aroma makanan yang kau bawa. biarkan aku tenang dan tidur" kata joyce lemah. hans seperti mati kutu
tengah malam hans membawakan susu buat joyce dan meminta joyce meminumnya karena joyce baru saja muntah lagi. mencium aroma susu lagi lagi joyce muntah. "kumohon jangan bawa apa apa lagi" jawab joyce
__ADS_1