
"Wahh.. pastinya aku akan senang melihat keluarga kecilmu lagi.Tapi, aku penasaran kenapa kamu tiba-tiba ingin minta bantuan ku untuk mencari informasi seorang gadis .Apa Zayn mulai berpaling dari mu..ha..hahahaha." terdengar tawa yang membuat Laura geram.
Kalau bukan karena ada tujuan tertentu tak mungkin Laura menghubungi pria yang membuatnya mengenal Zayn dan juga bisa membuat nya menikah dengan Zayn.
"Diamlah,yang kamu harus lakukan hanya cari informasi tentang gadis bernama Dara Ayu Anindya itu sudah cukup,fotonya akan aku kirim ke nomer kamu.Sama sekalian biaya akomodasi buat kamu kerja..bye." ucap Laura dan menutup panggilan teleponnya.
Pikirannya menerawang jauh ke masa lalu dia dan Zayn.
Flashback On
"Lo suka sama Zayn?" tanya seorang laki-laki yang duduk di samping Laura.
"Kenapa,kamu tahu tentang Zayn?"tanya Laura pada Laki-laki itu.
"Tahu,aku rasa kamu akan susah untuk mendapatkan hati Zayn karena dalam hatinya ada nama Dara saja."ucap Alan salah satu sahabat Zayn.
"Dara,pacarnya?"tanya Laura penasaran.
"Bukan sih,masih belum jadian.Kata Zayn nunggu Dara lulus SMA tapi,saat liburan musim panas kemarin dia balik ke Indonesia,bilang kalau Dara dan keluarganya pindah kota.Katanya ayahnya ada kerjaan dan bakal pulang ke Jakarta entah kapan."ucap Alan.
"Dara itu gimana anaknya?"tanya Laura dengan antusias.
Alan menceritakan sosok Dara yang tomboy dan apa adanya.Zayn suka dengan kesederhanaan dan tak suka cewek yang ribet.Zayn pria yang dingin dan juga kaku.
Dari situlah Laura berusaha mengubah sisi glamournya menjadi lebih sederhana dan bersikap apa adanya di depan Zayn.Laura yang sering bersama Alan pun di terima baik oleh Zayn sampai satu kejadian Zayn menikahi Laura.
Flashback Off.
Laura menghela nafas panjang dan melihat jam di dinding menunjukkan jam sebelas siang.Dia lalu bersiap untuk pergi menjemput Alea di sekolah nya.
Tak lama Laura menaiki taxi menuju sekolah Alea.Sampai di sekolah Alea terlihat sudah menunggu dirinya.
__ADS_1
"Mamaa.!!" seru Alea saat melihat mamanya.
Alea berlari menghampiri sang mama.Laura dengan cepat menangkap sosok anak kesayangannya.
"Maaf ya mama telat jemput Alea,kita ke rumah Oma Hana mau,"
"Mau mah,aku kangen sama Oma Hana juga aunty Dara mah."cerocos Alea pada sang mama.
Laura mendengar nama Dara tiba-tiba hatinya mencelos terasa sesak dadanya.Laura dan Alea langsung menuju rumah Oma Hana menggunakan taxi.Tak butuh waktu lama sampai di rumah Oma Hana hanya sepuluh menit mereka sampai di depan rumah Oma Hana.Setelah membayar argo taxi langsung menggandeng tangan Lea masuk dalam gerbang ruang Oma Hana.
"Assalamualaikum Oma.." seru sikecil Alea.
"Wa'alaikumsalam,ehh..cucu Oma dateng," ucap Oma Hana menyambut hangat kedatangan Laura dan Alea.
"Oma lagi sibuk nggak,"
Oma Hana memandang Laura dan menggeleng gelengkan kepalanya.Laura pun tersenyum dengan jawaban sang Oma.
"Aunty Dara kok belum kemari Oma,biasanya aunty Dara di sini." ungkap Alea
"Mau Oma mau,aku suka ayam goreng,SOP bakso.Aunty Dara juga pernah masakin aku itu,enak lagi."oceh Alea dengan wajah penuh bahagia.
"Kamu sudah mencuri hati anakku Dara,apa kamu juga yang dulu yang ada di hati suamiku,atau bahkan sampai sekarang Zayn masih mencintaimu."batin Laura mengembara entah kemana.
Saat dirinya mendengar ungkapan hati Dara pada Oma Hana membuat ingatan Laura kembali ke masalalu dimana suaminya sangat membentengi dirinya karena takut mengkhawatirkan seseorang di masa lalunya.Namun,dihari itu benteng yang di bangun Zayn roboh dengan peristiwa yang tak pernah dia sangka dan harus menikah dengan Laura dan lahirlah Alea.Walupun dengan adanya Zayn dalam hidupnya dia selalu menjadi suami dan ayah yang sangat baik dan sebagai suami dia sangatlah lembut dan penuh perhatian.
"Lau...Laura..Laura .!!" seru Oma Hana menyadarkan lamunan Laura.
"Yah, Astaghfirullah Oma..maaf aku sempat ngelamun tadi.Maaf Oma,ada apa ?" tanya Laura dengan suara yang tergagap.
"Kamu kenapa,apa ada masalah.Jangan di pendam sendiri Lau,ceritakan pada orang yang tepat.Jangan biarkan kamu menduga-duga atau bahkan menuduh, berpikir lah positf itu lebih baik."
__ADS_1
Oma Hana menggenggam tangan Laura dengan erat serasa ingin mengatakan jika dirinya ada untuk Laura.
"Lau bingung Oma,aku takut jika kecurigaan aku benar Oma,aku nggak sanggup jika harus kehilangan Zayn."ucap Laura dengan mata yang berkaca-kaca.
"Laura dengerin Oma,jangan berpikir yang tidak-tidak.Zayn nggak akan pernah meninggalkan kamu,apalagi dia punya Alea perekat cinta kalian.Berusahalah berpikir positif,jangan langsung menghakimi.Oma rasa Zayn cinta dan sayang sama keluarga nya.please,jangan siksa dirimu."ucap Oma Hana.
Laura mendunduk dan langsung saja Oma Hana merengkuh tubuh Laura dan membawanya dalam pelukannya.
"Aku mendengar obrolan Oma dan Dara waktu itu."ucap Laura lirih.
Deg
Oma Hana langsung melerai pelukan nya dan memegang kedua pundak Laura.Menghela nafas panjang nya."Lain dengar apa?" tanya Oma Hana.
"Aku dengar kalau Dara menaruh hati pada suamiku."jawab Laura menatap Alea yang sudah tertidur diatas karpet bulu dengan tatapan nanar.
"Laura,Dara tak bermaksud untuk menjadi orang ketiga diantara kalian,dan perlu kamu tahu Dara berusaha keras untuk menghilangkan rasa yang salah itu.Bagi Oma dia hanya sekedar mengagumi saja.Bukan maksudnya untuk menjadi pelakor atau apalah itu.Percaya sama Oma dia tak sejahat itu dia pernah merasakan apa itu di khianati.Dia tak mungkin akan bertindak bodoh."ungkap Oma Hana meyakinkan Laura.
Laura mengangguk mengiyakan perkataan Oma Hana,mencoba untuk percaya dengan apa yang Oma Hana sampaikan.
Jam empat sore Laura dan Alea pulang ke rumah mereka dan seperti biasa jika Laura berkunjung ke Roma dia akan masak disana dan makan malam mereka terlihat kedua kesayangan nya selalu makan dengan lahap apapun yang dia masak di rumah Oma.
"Kamu kenapa sayang,kok kayaknya kamu dari tadi kelihatan sering melamun.Ada masalahkah,cerita sama Abang,hemm.." ucap Zayn dengan lembut dengan membelai lembut rambut istrinya
"Jika aku bilang Dara cinta sama kamu,apa kamu percaya mas?" tanya Laura memancing reaksi Zayn.
Zayn terdiam sesaat dan langsung menatap wajah istrinya intens.
"Jangan ngawur kamu,aku suami kamu.Dara itu masih gadis masa mau cinta sama suami orang.Nggak usah ngaco deh, sekarang kita tidur dan aku tegaskan kalaupun dia suka dan cinta sama aku,itu hak dia tapi..buat aku hanya kamu yang sudah ada disampung kamu dan hanya kamu yang melahirkan anakku."ucap Zayn dengan wajah yang sudah mulai mengeras karena menahan emosi.
"Semoga saja ." ucap Laura dengan lirih.
__ADS_1
Zayn langsung memeluk tubuh istrinya dan menciumnya dengan lembut dan mencium pucuk kepala nya bertubi-tubi.
Bersambung