Cinta Dara

Cinta Dara
#Sebutan Bunda Alea


__ADS_3

"Alea ,kamu mau kemana nak?" tanya Zayn melihat Alea pergi menjauhi dirinya.


Alea melangkah menuju seseorang yang sedang sibuk memilih buah-buahan.


"Bunda..!!"gumam Alea melihat seorang wanita yang sedang sibuk dengan memilih buah-buahan.


"Alea,kamu ngapain nak ?" tanya Zayn saat mendekati putrinya.


"Ayah,aku...


"A_alea..!!"terdengar suara seseorang menyebutkan nama Alea,sontak Zayn dan Alea menoleh dan benar dugaan mereka di belakang mereka Dara mematung menatap Alea dan Zayn.


Alea pun langsung berlari menghambur memeluk pinggang Dara.


"Bunda,aku kangen sama bunda..hiks hiks.." ucap Alea dengan wajah yang sudah basah oleh cairan bening yang mengamankan sungai jatuh dari mata gadis kecil itu.


Dua orang dewasa yang mendengar panggilan Alea pada Dara membuat mereka berdua terpaku dan rasanya ada hal yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata saat panggilan itu meluncur di bibir mungil Alea.


"A_alea,jangan nangis yah..aunty Dara nggak kemana-mana kok,aunty kan kerja.Nggak mungkin selalu sama Dara." ucap Dara mendaratkan tubuhnya sejajar dengan Alea.


"Alea mau sama bunda.." ucap Alea dengan sesegukan.


"Le_lea sama ayah yah,kita sudah selesai belanjaannya.Kita pulang yaa.." bujuk Zayn dengan menarik tubuh kecil Alea dengan pelan dari tubuh Dara.


"Nggak mau ayah,Alea mau sama bunda.Alea nggak mau lagi pisah sama bunda ,mama sudah nggak ada Alea sendirian..huaaaaa..." ucap Alea dengan memberontak dari ayahnya.


"Ayah jahat...Ayah nggak sayang sama Lea..huaaa.." ucap Alea dengan memukul-mukul tubuh ayahnya yang memaksanya dengan menggendong bocah itu.


Banyak pasang mata yang melihat kejadian itu, kemungkinan besar mereka menganggap jika mereka bertiga sebuah keluarga yang sedang tidak baik-baik saja.


"Mbak kasihan anaknya tuh,dia kengen sama mbak..ayahnya kok tega banget sih.." ucap seorang ibu tak jauh dari Dara..


"Ah..iya bu,permisi.." ucap Dara langsung berjalan mendorong troley nya mendekati arah Zayn yang mulai kesulitan menenangkan Alea.


.


.

__ADS_1


"Mas,kasihan anaknya biarin aja dulu sama bundanya,ya..ampun sampai nangis gitu."ucap seorang wanita dan banyak pasang mata melihat ke arah Zayn dan Lea.


Zayn hanya diam dan meredam emosi nya jangan sampai dia meledakkan emosinya ditempat itu.


"Pak Zayn," panggil Dara mendekati Zayn dan Alea.


"Bunda,Lea nggak mau sama ayah...Lea mau sama bunda..huaaaaa.."ucap Alea dengan memberontak ingin turun dari gendongan ayahnya


Dara mendekat dan menyodorkan kedua tangannya untuk merengkuh tubuh anak lima tahun itu beralih di gendongan nya.


Dengan terpaksa Zayn melepaskan Alea beralih ke gendongan Dara.


Terlihat Dara berusaha untuk menenangkan Alea yang masih menangis dengan sesegukan .Walaupun memang tubuh Alea lumayan berat Dara dengan sepenuh tenaga dia menggendong anak itu.


"Bunda janji yaa..jangan tinggalin Alea."ucap Alea dengan menyodorkan kelingking nya untuk saling terpaut dengan kelingking Dara.


"Tapi, Lea harus janji sama aunty nggak nakal,selalu nurut sama ayah." ucap Dara dan dengan cepat Alea mengangguk.


Zayn melihat interaksi antara keduanya rasanya masih gamang untuk menyapa Dara lebih dulu.Apalagi kesalahan nya yang kemarin dan di masa lalu mereka.


Terlihat Alea sudah turun dari gendongan Saat dan mereka sedang mengantri di kasih untuk membayar sementara Zayn sudah ada di dekat pintu keluar supermarket.


.


.


Setelah sampai di dekat Zayn,Dara memandang Zayn sekilas dan langsung memandang Lea.


"Sayang,sudah malam kamu pulang sama ayah yaa.."ujar Dara.


"Nggak mau bun,Lea mau sama bunda juga sama ayah."ucap Alea memeluk tubuh Daram


"Sayang , dengerin aunty..


"Pokoknya Alea mau sama bunda titik,aku kangen sama bunda.Aku kemarin mau cari bunda sampai-sampai aku jatuh dari tangga hiks..hiks..." ucapan Alea sukses membuat Dara terkejut dan langsung menatap Zayn untuk meminta jawaban.


Zayn yang melihat Dara menatapnya dengan tatapan yang penuh tanya akhirnya mengangguk mengiyakan ucapan Alea.

__ADS_1


"Astaghfirullahal'adzim,"ucap Dara dan langsung memeluk tubuh Alea.


"Se_baiknya kita cari makan untuk Alea dari siang dia nggak mau makan."ucap Zayn dengan menatap kedua perempuan yang saling memeluk itu.


"Dari siang, kok bisa..Alea kenapa nggak mau makan?" tanya Dara pada Alea.


"Alea sama ayah baru sampai dari Jakarta siang tadi,Alea ketiduran sampe sore terus Alea makan roti.Lalu kita kesini."terang Alea pada Dara.


"Ya udah kita cari makan dulu yah..baru nanti pulang ."ujar Dara dan sempat melirik Zayn.


Ayo bun,Lea Pengan makan ayam goreng buatan bunda tapi, kan pasti lama kita makan ayam kakek jenggot dulu ya bun.."ucap Alea dengan semangat.


"Boleh,ayok..!!" ucap Dara dengan mengajak Alea meninggalkan tempat itu.


Kebetulan di sebarang Supermarket ada tempat makan ayam goreng kakek juga,mereka langsung melangkah ke tempat itu.Sementara Zayn seperti layaknya bodyguard bagi dua perempuan beda umur itu.


Zayn sadar betul jika Dara masih marah padanya,buktinya Dara sama sekali tidak menegur nya dan selalu menghindari tatapan matanya pada Zayn dan aura dingin yang terpancar dengan kuat kini bersarang dari tatapan Dara untuk Zayn.Walaupun sikap Data tak berubah pada Alea.


Zayn masih merasa bersyukur melihat Dara mempermasalahkan panggilan Alea yang tiba-tiba berubah pada nya.Namun,Zayn masih bingung kenapa gadis kecilnya bisa tiba-tiba memanggil Dara dengan sebutan bunda.


"Yeeeeaahh...ayo kita makan !!" seru Alea saat melihat Dara membawa nampan berisi paket ayam pak jenggot.


"Alea cuci tangan dulu sayang,baru makan."ucap Dara masih menyiapkan ayam dan nasi buat Alea.Tidak lupa Dara menyuir daging ayam itu supaya mudah Alea untuk memakannya.


"Oke bunda.." jawab Alea dan berjalan menuju wastafel.


"Terimakasih."ucap Zayn tiba-tiba.


Dara menghentikan gerakan tangannya dan memandang Zayn sekilas dan melanjutkan menyiapkan makanan Alea.


"Saya hanya kasihan pada Alea,saya nggak tega karena dia baru kehilangan mamanya itu saja."ucap Dara dengan nada datarnya.


"Saya tahu, terimakasih sudah mau di panggil bunda oleh Alea.Saya juga nggak tahu,kenapa tiba-tiba dia panggil kamu bunda."ucap Zayn.


"Nggak masalah sih buat saya,tapi..saya minta berikan pengertian pada Alea." ucap Dara


"Soal kamu yang di panggil bunda,maaf jika kamu sebenarnya keberatan dengan sebutan itu,nanti saya akan bicara pada Alea untuk tidak memanggil kamu bunda.Karena saya yakin nanti kalau ada pria yang sedang dekat dengan kamu malah jadi ilfil.."ucap Zayn dengan tersenyum getir.

__ADS_1


Mata Dara membulat mendengar sindiran Zayn yang pastinya dia tahu jika mungkin ada pria yang dekat dengan nya dan tahu Alea memanggil dia dengan sebutan bunda takutnya di kata janda atau bisa membuat citranya tak baik.


Bersambung


__ADS_2