Cinta Dara

Cinta Dara
#Waktu Berdua


__ADS_3

"Sarapan Zayn, tuh.. mumpung masih ada.."ucap sang Oma


"Iya Oma,"ucap Zayn yang tanpa aba-aba mengambil sendok yang ada di mangkok Dara dan menikmati lontong sayur kepunyaan Dara .


Dara dan yang lain melihat tingkah Zayn hanya bisa bengong. Karena sebelum ini mana mau Zayn dekat_dekat dengan Dara apalagi iseng pada Dara.


Zayn dengan santainya menarik kursi dekat Dara dan duduk di hadapannya dengan masih menikmati lontong sayur di mangkok Dara.


"Nggak boleh pelit,kalau pelit kuburan nya sempit."ujar Zayn cuek.


Zayn tahi Dara yang sedang bengong dengan tingkahnya yang tiba-tiba berubah.


Dara dengan beraninya memegang dahi Zayn dan beralih ke dahinya.


"Nggak panas,kak kamu habis kepentok apa,atau jatoh atau...


"Emang di kira aku demam,amnesia, aku sudah sadar kalau aku salah selama ini bukan kemarin aja tapi enam tahun yang lalu aku sudah salah sama kamu."ucap Zayn dengan menatap wajah Dara.


Melihat situasi yang tidak baik di lihat anak umur 5th,dengan cepat Oma Hana dan Meli menarik Alea masuk ke rumah mengajak bocah itu main di dalam rumah.


Dara yang ditatap dengan intens tentu membuat dirinya gugup dibuatnya.


"Ehemmmm.." Dara mencoba untuk menetralkan perasaannya dan membuat dirinya menguasai dirinya.


"Kenapa?"tanya Zayn menatap wajah Dara


"Apanya,nggak ngerti maksud kamu apa."ucap Dara berusaha cuek


"Kamu kenapa,itu muka kamu sudah merah gitu..sakit?"tanya Zayn menahan senyumnya.


" Nggak !!" sentak Dara langsung beranjak dari tempat duduknya.


Namun, sebelum melangkah Zayn sudah menahan lengan Dara sampai Dara pun menghentikan langkahnya.


Dara yang melihat lengannya di pegang Zayn pun menatap tajam kearah Zayn.


"So_sorry,bisa kita bicara?"tanya Zayn.


"Bicara saja,dari tadi bukanya udah bicara."ucap Dara sewot.


Sementara tukang ketupat sayur yang melihat kode dari Melo pun mendorong gerobaknya menjauh dari dua insan yang masih dalam tahap saling benci namun cinta.


"Serius ,saya mau ngomong serius sama kamu.Tidak disini."ucap Zayn

__ADS_1


"Kenapa ?"tanya Dara menatap sekilas Zayn.


"Yah,kita butuh tempat yang sedikit private." ucap Zayn.


"Da_Dara mandi dulu baru pulang joging tadi."ucap Dara dengan sedikit terbata.


"Pantes bau asem-asem gitu.."gumam Zayn


"Apa,kakak ngomong apa tadi?!"sentak Dara mendengar gumaman Zayn.


"Eh enggak,sudah sana mandi...nggak usah dandan cantik-cantik."ucap Zayn.


Dara mendengar ucapan Zayn sontak menoleh ke arah Zayn namun, Zayn memberikan kode untuk Dara cepat-cepat.


Tanpa banyak berdebat Dara masuk rumahnya dan membersihkan dirinya. Sementara Zayn masuk ke alam rumah Oma Hana.Mengajak Lea pergi dengannya juga Dara namun,dengan cepat Lea menolak.


Zayn yang menunggu Dara keluar dari rumahnya memilih menunggu di dalam mobilnya.Sesaat kemudian dia melihat Dara yang keluar dari rumahnya namun, tiba-tiba datang mobil yang tak asing bagi Zayn yaitu mobil David.


"Mau ngapain lagi tuh orang,"gumam Zayn dengan menatap interaksi Dara dan David dari dalam mobil.


Terlihat mereka berbincang di depan pagar rumah Dara.Tanpa menunggu lama Zayn membuka pintu mobilnya dan menghampiri David dan Dara.


"Ra,kamu sudah selesai?"tanya Zayn saat dekat dengan kedua orang yang sibuk ngobrol.


"Emm..okelah, kalo Lo lebih milih jalan Sam dia.Lain kali jangan nolak yaa...seriusan gue kangen sama Lo,pengen ngobrol-ngobril bareng Lo."ujar David


"Iya kapan-kapan ,lagian Lo kalau curhat nggak jauh dari ngomongin cewek."ujar Dara menebak kebiasaan Davis jika curhat dengannya.


"Hehehe...dah ketebak dong,ya udah..Lo ati-ati deh ..bye, Assalamualaikum.."pamit Dara


"Wa'alaikumsalam.,hati-hati Dav.."ucap Dara dengan sedikit berteriak.


Dara mengalihkan pandangannya ke belakang dan ternyata Zayn yang terlihat sedang mengamati interaksi David dan Dara.


"Sudah reoninya ?"tanya Zayn dengan wajah datarnya.


"Kenapa,kenapa kakak ngomong nya gitu...aneh." ucap Dara


Zayn tak menanggapi ucapan Dara dengan cepat membuka pintu mobil.


"Masuk..!!" seru Zayn mengisyaratkan agar Dara masuk ke dalam mobil.


"Lea mana?"tanya Dara

__ADS_1


"Masuk dulu.."ujar Zayn.


Dara pun masuk ke dalam mobil Zayn dan Zayn pun masuk ke dalam mobil di balik kemudi.


"Lho kak,Lea belum masuk lho.."intrupsi Dara


"Duduk yang manis,Lea sama Oma sama aunty Meli dia mau liat ayah sama bundanya suruh mingguan."ujar Zayn dengan santai mulai melajukan mobilnya


Dara mendengar ucapan Zayn mendadak bengong tak percaya apa yang diucapkan Zayn,bunda....nggak salah sebut dia,ada apa dengan Zayn hari ini yang begitu aneh.


Dalam mobil dua orang yang sedang sibuk dengan pikirannya nya masing-masing hanya diam dan tak ada yang mau memulai obrolan mereka.


"Mau makan siang dimana?"tanya Zayn yang masih fokus dengan kemudinya.


"Terserah kakak saja,kan Kakak yang nyulik aku."ucap Dara dengan wajah terlihat jutek.


"Jangan jutek-jutek mukanya ,"ucap Zayn dengan mengelus kepala Dara yang terbalut hijab.


Dara yang mendapatkan perlakuan yang begitu berbeda tentunya membuat dirinya sangat bingung dengan sikap Zayn yang terbilang sangat berbeda dari kemarin-kemarin.


"Kakak jujur sama Dara, sebenarnya kakak kenapa, Kakak tiba-tiba baik sama aku terus sekarang sok manis lagi sikapanya."ujar Dara dengan menatap wajah Zayn meminta jawaban.


"Nggak ada apa-apa,kakak rasa wajar kan...kita sudah lama juga kenal,bahkan sebelum kenal Laura.Kita juga pernah...


"Kak,bisa kan nggak usah di bahas soal itu..?!"ucap Dara memotong omongan Zayn.


"Nggak bisa,karena memang tujuan aku ketemu sama kamu buat bahas ini."ucap Zayn menatap Dara sekilas.


Terlihat Dara yang terlihat menarik nafasnya dengan berat.


"Sebenarnya aku malas membahas soal ini."ucap Dara lirih.


Tak lama Zayn memarkirkan mobilnya di dekat pantai yang terbentang luas dan terlihat sepi.


"Kenapa kita berhenti disini?"tanya Dara melihat sekeliling mobil terlihat sepi.


"Kita butuh waktu berdua dan menyelesaikan apa yang selama ini mungkin kita sudah saling salah paham."ujar Zayn menghadapkan tubuhnya menghadap pada Dara.


"Salah paham,apa yang buat kita salah paham.Jelas-jelas kakak sudah nuduh aku yang nggak-nggak..terus kenapa sih kakak harus repot-repot lagi buat kita begini."ucap Dara dengan suara yang mulai bergetar


"Maaf,maafin aku enam tahun lalu tak menepati janji,maaf untuk beberapa waktu lalu aku sudah menuduh kamu yang tidak-tidak,maaf atas segala sesuatu yang buat kamu sakit...maafin aku.."ucap Zayn dengan mata yang berkaca-kaca..


Dara yang melihat Zayn dengan wajah yang terlihat sedih dan ada bulir air matanya yang jatuh,rasanya sangat menyayat hati.Lelaki yang ada di hadapannya terlihat rapuh.Apakah memang sebenarnya dia serapuh itu.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2