
"Ha..hallo.."
"Ya Hallo,siapa ini?" tanya orang dari sebrang.
"Alan,ini gue Reza."ucap Reza menyebut nama nya pada orang yang ada di sebrang sana dan dia adalah Alan.
Hening...
"Lan,Alan,Lo masih di sana kan?"
"Hemm,ada apa lo hubungi gue?"tanya Alan yang jelas terdengar begitu ketus.
"Bro,gue pengen ketemu Lo bisa?"
"Sorry,kayaknya kalau akhir-akhir ini gue nggak bisa.Soalnya gue sama Zayn ada acara."ucap Alan
"Zayn,tadi gue ketemu sama Zayn di supermarket.Dia ngundang gue buat kerumah nya lusa.Katanya ada acara buat Laura."ucap Reza.
"Hemm,iya..acara buat Laura.Sebaiknya Lo datang,soalnya pastinya Zayn juga nggak akan lama di Jakarta karena dia harus bawa anak istrinya ke tempat dimana saat ini dia tinggal."ucap Alan
"Zayn nggak tinggal di Jakarta lagi,sudah banyak yang berubah dari kalian yah.."
"Bukan kami yang berubah tapi,Lo ."
"Gue nggak akan pindah kalau nggak ada hal penting Lan,gue sama bini gue berobat di Singapura bertahun-tahun lamanya buat dapatkan keturunan dan saat ini istri gue lagi hamil makanya gue balik ke Jakarta."terang Reza.
"Selamat lah,jaga baik-baik jangan sampai kenapa-kenapa."ucap Alan.
"Kenapa omongan Lo sama kayak omongan Zayn dan anehnya seperti ada pesan yang tersirat disana."ucap Reza.
"Cuma nyuruh lebih hati-hati karena hamil muda dan hal pertama juga buat Lo kan,makanya gue bilang kalau kamu harus ekstra sama istri Lo itu aja.Kayak gue sama Zayn yang jagain Laura saat hamil.Anaknya suka ngerjain gue sama Zayn tapi,sekarang jadi anak yang manis."terang Alan.
"Iya Lan."ucap Reza.
...----------------...
Hari ini dimana acara 100 hari Laura diadakan di rumah besar Keluarga Wasesa.
Tamu-tamu mulai berdatangan.Alan datang tepat di waktu yang sama dengan Reza dan istrinya.
"Lan," panggil Reza
Alan yang merasa dirinya di panggil pun menoleh.
__ADS_1
"Hai Za,Ma .." Alan memberikan tanggapan yang biasa.
"Wah,nggak ada kangen-kangen nya Lo sama gue.."ucap Reza dengan nada bercanda
"Buat apa gue kangen sama orang punya bini ,aneh Lo..."balas Alan dengan ketus.
"Bang Alan,baru datang?"
Seorang perempuan berhijab tiba-tiba menyapanya dan disampingnya ada Lea juga.
"Eehh..Meli, Assalamualaikum ukhti.."sapa Alan pada Meli dengan senyuman manisnya.
"Wa'alaikumsalam Abang,silahkan masuk.Acara sebentar lagi di mulai."ucap Meli pada Alan.
"Haii princess ," sapa Alan pada Alan
"Haii juga om,nggak ada hadiah buat Lea Om?"tanya Lea dengan wajah menggemaskan.
"Wahhh,pastinya om bawa Lollipop kesukaan princess.."ucap Alan menyerahkan sebuah lollipop pada Lea.
"Terima kasih Om Alan.."seru Lea dengan wajah bahagia.
"Sama-sama sayang,kota masuk yuk.."ucap Alan menggandeng tangan Lea.
"Ada acara apa ini sebenarnya."batin Reza
Saat masuk ke dalam rumah Reza masuk dengan Alan juga istrinya dan Dara melihat istri Reza yang tidak mengenakan pakaian muslimah.
"Silahkan duduk.Kak Rahma maaf,apa kakak mau ikut ngaji atau mau tunggu di ruang belakang.Soalnya setelah ini akan ada pengajian."ucap Dara pada sosok istri Reza.
"Emmm..jadi ini acara pengajian,soalnya mas Reza nggak ngomong jadi saya pakai baju kayak gini soalnya suka kegerahan."ucap Rahma yang risih dengan tatapan mata yang terlihat tak suka.
"Kalau mau ikut bisa ikut Dara,biar Dara kasih baju muslim.Tenang saja,masih baru kok.."ucap Dara pada Rahma.
"Sebenarnya ini acara apa,kok itu ada bagi-bagi buku Yaasin?" tanya Rahma melihat Dara,Zayn dan juga Alan.
"Mas Zayn yang akan menjawab."ucap Dara mengalihkan pandangan nya pada sang suami.
"Ini adalah hari ke 100 kepergian Laura.Dia meninggal setelah beberapa hari dirawat setelah kecelakaan."ucap Zayn
Duarrr...💥
Tanpa disangka tiba-tiba tubuh Reza limbung setelah mendengar berita Laura.
__ADS_1
"Masss.."seru Rahma saat melihat tubuh Reza limbung menabrak tembok dan lemah terduduk.
Wajahnya pias.Terkejut tentu,entah apa yang ada dalam otak Reza.Dia menatap wajah Zayn dengan berkaca-kaca.
"Kenapa Lo nggak ngasih tahu gue Zayn,Al,apa kalian sudah nggak anggap gue jadi bagian kalian ?!!" ucap Reza dengan suara yang meninggi dan terasa bergetar menahan tangis.
"Kenapa gue harus ngomong sama Lo, sementara gue yang jadi suaminya.Apa yang Lo sembunyikan dari kami selama ini,apa hubungan Lo sama Laura,hahh..!!" sentak Zayn.
"Mas,sabar.Acara mau di mulai,kita panding dulu permasalahan kalian,sekarang bergabunglah.Kalau kak Rahma nggak mau gabung bisa ikut Dara."ucap Dara menghentikan keributan yang akan membuat kekacauan acara.
...****************...
Selama kurang lebih satu setengah jam mereka mengadakan pengajian 100 hari meninggalnya Laura.
Kini semua tamu sudah kembali pulang dan sekarang tinggal Reza,Rahma ,Alan yang masih ada di rumah itu tak lupa ada keluarga inti.
"Apa yang Lo ingin tahu soal Laura,tapi gue ingatkan sama lo, gue nggak mau ada keributan dan Rahma, jika kamu rasa perlu disini silahkan kalau pun enggak itu nggak masalah buat gue." ucap Zayn menatap Reza
"Kenapa bisa Laura meninggal,apa dia sakit?" tanya Reza dengan suara yang terdengar bergetar.
"Sakit,iya dia sakit.Dia sakit kesendirian.Dia ..
"Zayn,jangan Zayn.."cegah Alan memotong omongan Zayn.
"Mas,jangan sekarang bisa kan..please," ucap Dara dengan tangan yang di tangkap di depan dadanya.
"Ada apa sebenarnya ini?" tanya Oma yang tiba-tiba angkat bicara.
"Katakan saja Zayn, walaupun semua itu pahit kamu ungkap."ucap sang Opa.
"Sayang..aku dan kamu akan selalu sama Alea jangan cemas yaa..," ucap Zayn menggenggam tangan istrinya.
Dara pun akhirnya memilih untuk tidak mendengar apa yang akan di katakan oleh suaminya.Dara ke arah kamar di ikuti oleh Meli buat bersama Alea.
"Laura kecelakaan dan dia pun sempat koma, selama ini dia menutupi satu fakta tentang Alea anak ku dan Laura."ucap Zayn dan dia pun merogoh baju Koko nya dan mengambil dua amplop.
"Ini untuk kamu dari Laura,lalu ini adalah bukti jika Alea bukan darah daging ku."ucap Zayn dengan suara tercekat saat mengungkap rahasia yang selama ini Laura simpan.
"Apa !!' ucap keluarga Zayn hampir bersamaan.
"Apa maksudnya Zayn,kamu jangan sampai mengada-ada.Bahkan kamu dengan lantang ingin menikahi Laura karena dia hamil anak kamu."bentak sang Oma.
"Iya memang aku menginginkan pernikahan itu terjadi karena aku nggak tahu kalau malam itu aku sudah di jebak oleh Laura demi anak yang ada di kandungannya supaya punya ayah.Aku sudah tahu siapa ayah kandungnya dan kebenaran nya ada di surat DNA yang dilakukan Laura sedari Lea lahir.Ayah biologis Alea adalah Reza.." ungkap Zayn
__ADS_1
Duar..💥
Bersambung