Cinta Dara

Cinta Dara
#Duet Masak


__ADS_3

Kedua pasang mata itu bertemu dengan begitu dekat.Zayn menatap mata yang terlihat sangat indah,dengan bulu mata lentik dan bibir tipis itu .


Jantung keduanya berdetak kencang saat ini.Keduanya terpaku dengan apa yang ada di depannya saat ini.Tak percaya itu yang ada dalam benak keduanya.


"Aunty Dara..!!" seru Alea membuyarkan lamunan keduanya.


Dara berlutut saat melihat bocah kesayangan nya itu.Melihat Alea sungguh membantu kerja jantungnya yang menormal kembali.


"Eh..Alea,aunty kangen banget sama kamu," ucap Dara dengan merentangkan kedua tangannya.


Alea yang melihat tingkah Dara pun tanpa segan langsung menghambur ke pelukan gadis cantik itu.


"Alea kangen banget sama aunty, dari kemarin-kemarin aku sama mama telpon aunty tapi nggak diangkat."ujar Alea dengan wajah sedihnya.


"Sorry princess nya aunty,soalnya aunty ada tugas ke laut seminggu jadi,ponsel aunty nggak ada sinyal.Maaf yaa..dimaafin nggak nih," ucap Dara dengan wajah sendunya.


" Alea maafin kok,kan aunty sudah mau dateng kesini."ucap Alea dengan tersenyum manis nya.


" Terimakasih cantiknya aunty Dara,jadi tambah sayaaaanggggg banget sama Alea."ucap Dara dengan mendekap tubuh bocah kecil itu.


" Dara kamu sudah dateng,kenapa nggak masuk,kamu kenapa biarin tamunya di luar sih pah..," ucap Laura menyambut kedatangan Dara.


" Nggak papa kok mba,tadi Dara keasyikan ngobrol sama si cantik ini." ucap Dara menyolek hidung Alea dengan gemas


"Mba apa kabar?" tanya Dara lagi.


"Baik,ayo masuk ." ucap Laura dan menggandeng tangan Dara masuk kedalam rumah nya.


"Mba,ini semua bahan nya sudah aku beli."ucap Dara menyodorkan paper bag yang di bawanya.


" Ya ampun Dara ,sorry ngerepotin kamu.Padahal harusnya tamu itu langsung makan ,ini malah suruh masak."


" Nggak papa lah mba,kan itu rencana kita." jawab Dara.


" Oh iya Dara ,sorry kenalin ini Bang Zayn suami saya." ucap Laura mengenalkan sosok Zayn sebagai suaminya.


Deg


Dara segera menangkupkan kedua telapak tangan nya di depan dadanya.Walaupun hatinya merasa tidak nyaman saat ini setidaknya dia menghargai undangan Laura.


" Perkenalkan kak saya Dara." ucap Dara dengan sopan dan senyum tipis.

__ADS_1


" Saya Zayn,suami Laura.Selamat datang Dara semoga kamu nggak kapok main kesini,Enjoy saja disini.Anggap rumah sendiri."ucap Zayn dengan mencoba setanah mungkin.


" Terimakasih kak." ucap Dara dengan wajah menunduk.


" Ini sudah jam 10.30,kamu mau minum apa Ra?"


"Nggak usah repot-repot mba,kita kan mau masak sudah mau makan siang juga kan,"


" Ah iya,kalau gitu kita ke dapur yuk..Alea sama Ayah dulu ya,aunty sama mama mau masak."ucap Laura pada putrinya.


" Oke mama." jawab Alea dengan antusias.


Kedua wanita itu pun akhirnya ke dapur untuk menyiapkan makan siang mereka


" Kita mau masak apa mba?" tanya Dara.


" Emm..gimana kalau SOP bakso kamu suka nggak,kalau Zayn , Alea sukanya itu Ra." terang Laura.


" Ya sudah kota masak sop bakso sama bikin ayam goreng terus sambal,nanti sama sayur kentang ati ampela sama goreng kerupuk udang gimana?" usul Dara.


" Wah enak kayaknya kalau gitu,yuk kita eksekusi." ucap Laura dengan semangat.


Kedua wanita itupun mulai meracik bumbu dan bahan masakan mereka.Terlihat Dara yang terlihat cepat saat masak dan itu membuat Laura sibuk mengagumi kemahiran Dara yang dia sama sekali tak menyangka.


"Ada deh,sudah sana jangan ganggu.Nanti sebentar lagi selesai..kita makan siang." ujar Laura .


Tanpa banyak bicara akhir nya Zayn balik ke depan main bersama Alea,namun dia sempat melirik Dara yang sibuk menyicip icip masakan mereka.


" Wahhh..Dara,ini namanya saya yang tinggal makan,kamu masaknya cekatan banget buat saya kalang kabut." ucap Laura saat Dara mulai menata masakan mereka diatas meja makan.


" Nggak juga mba,kita kan duet masak."ujar Dara dengan senyuman manis yang tak pernah surut.


"Aku panggil Alea sama papa nya dulu ya," ucap Laura dan diangguki Dara.


Dara menghela nafas panjang dan perasaan nya tak begitu baik.


"Dia suami mbak Laura ,Dara please jangan lupa dia milik orang tugas Lo sekarang ilangin rasa kagum atau yang mengarah pada rasa ingin memiliki,sadar Dara kamu pernah tersakiti dan sekarang tugas kamu jangan sampai menyakiti perasaan wanita lain."gumam Dara dengan dirinya sendiri.


"Dara are you okey?" tanya Laura yang tiba-tiba ada di sampingnya.


Dara sedikit terkejut dengan kehadiran Laura dan juga suaminya juga Alea.

__ADS_1


"Ahhh sorry aku keingetan mama aja kak,aku oke kok."ucap Dara dengan sedikit terbata.


"Ya sudah kita makan siang dulu,baru nanti kita ngobrol-ngobrol."ucap Laura.


"I_iya mbak."jawab Dara dengan sedikit gugup.


Dara pun duduk di samping Laura dan Laura terlihat sangat telaten menyiapkan makanan untuk Zayn.Sungguh Keluarga yang harmonis dengan wajah bahagia Zayn menikmati makan siang mereka.


Canda tawa keluarga kecil itu pun membuat hati Dara teriris.Apa akan ada lelaki yang baik untuknya nanti.Apa ada laki-laki yang benar-benar ikhlas mencintai nya dan menerima dia apa adanya.


"Dara kenapa?"tanya Zayn dan menatap Dara dengan wajah penuh tanya.


"Nggak papa kak,cuma inget papa sama Mama saja."ucap Dara dengan langsung menundukkan wajahnya.


"Mah,bisa nambah nggak?"tanya Zayn pada istrinya.


"Ayah suka sama masakan Dara nih," ucap Laura.


Ucapan Laura sontak membuat Dara yang sedang minum tersedak karena terkejut.


Uhuk uhuk uhuk


"Dara,kamu nggak papa?" tanya Laura dengan nada khawatir.


Laura menepuk nepuk punggung Dara ,wajah Dara yang terlihat merah karena efek tersedak mulai menetralkan nafasnya.


"Makasih mba,maaf aku buat kacau suasana."ucap Dara dengan tak enak hati.


"Nggak masak Ra,tapi..kamu nggak papa kan?"tanya Laura dengan wajah cemas.


"Nggak masalah mbak I'm Okey."ujar Dara dengan sedikit melirik Zayn yang terlihat fokus dengan makanan nya.


"Syukurlah,ayahnya Alea sama Alea makannya banyak hari ini karena masakan kamu Ra,makasih ya buat kita khususnya mereka berdua nafsu makan."ucap Laura dengan wajah bahagia.


"Masakan aunty Dara memang best,coba kalau tiap hari kayak gini..upss..?!!" ucap Alea namun langsung menutup mulutnya.


"Mama tahu masakan mama nggak seenak punya aunty,nanti mama belajar sama aunty Dara yah,biar mama masaknya tambah pintar."ucap Laura.


"Kalau itu ada yang lebih ahli mbak,biasanya aku panggil Oma karena dari beliaulah aku bisa masak.Kalu inget dulu baru dateng kesini masakan aku masih suka asin banget kadang manis banget tapi, Oma sabar ngajarin aku dan sampai sudah terbiasa."ungkap Dara.


Zayn hanya menyimak apa yang Laura dan Dara bicarakan tanpa menimpali keduanya.

__ADS_1


Perutnya hari ini sungguh dimanjakan dengan masakan Dara yang begitu pas dilidahnya.


Bersambung


__ADS_2