Cinta Dara

Cinta Dara
#Tragedi


__ADS_3

Laura mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang,sebentar lagi dia akan tahu bahwa siapa Dara sebenarnya.


Dua puluh menit Laura sampai di sebuah Caffe tempat yang di janjikan untuk mereka bertemu.


Laura turun dari mobilnya dan turun masuk kedalam Caffe.Terlihat seseorang melambaikan tangannya ke arah Laura.


Dengan langkah cepat Laura menghampiri meja di mana ada satu orang yang duduk disana menunggu dirinya.


"Sorry gue telat, maklum gue nggak bisa langsung pergi begitu saja dari rumah rasa penjara itu." keluh Laura dengan wajah kesalnya.


Mendengar keluhan Laura orang yang ada di depannya sontak terkekeh melihat kekesalan Laura karena tinggal di Istana keluarga Wasesa.


"Lo lucu Lau,gue udah bilang taklukin Oma garang itu baru gaet Zayn,malah Lo beri Zayn dulu ,hasilnya jadi kayak gini." cibir orang itu dengan tawa renyah nya.


"Diem Lo Alan,gue juga nggak nyangka hidup dengan status jadi menantu Keluarga Wasesa nggak segampang yang gue bayangin.Kalau Zayn menikahi ku dan bilang sayang padaku nggak menjamin juga Zayn membelaku terus.Apalagi kalau Oma yang ngomong pastinya Zayn kalah."


"Yah,sabar yang penting Lo di nomer satukan sama Zayn sekarang." ucap Alan menenangkan Laura.


"Tau ah,gue mau pesen makan dulu deh,capek juga harus selalu ngalah sama Oma galak itu,sampe makan pun gue nggak selera ."


Alan hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar keluhan istri sahabatnya itu.


Laura memanggil pelayan dan memesan beberapa menu makanan yang ada di Caffe itu.


"Jadi gimana,udah dapet kan apa yang gue minta."


Alan merogoh kantong jaket bombernya dan mengeluarkan amplop coklat dan di sisi ke arah depan Laura.


"Semua informasi yang kita tahu itu,gue hanya bisa membantu Lo sampai situ.Kenapa Lo tiba-tiba nanya soal Dara,apa Lo mencurigai sesuatu,"


Laura tak menanggapi pertanyaan Alan.Dia segera membuka isi amplop yang berisi tentang informasi Dara.Laura membaca setiap bait tentang apa yang tercantum pada informasi yang di berikan Alan untuknya.

__ADS_1


"Jadi benar Dara yang ada satu kota dengan ku adalah Dara yang pernah Zayn perjuangkan cintanya," gumam Laura dengan menatap nanar kertas Informasi yang sudah ada di tangannya.


"Lau,tapi ..Dara nggak macem-macem sama kamu kan?" tanya Alan dengan perasaan khawatir.


Laura hanya menanggapi dengan gelengan kepalanya.Namun,kini di kepala Laura berputar peristiwa di masa lalu antara dirinya dan Zayn.


"Laura, kamu minum dulu dan tenangkan diri mu,Dara orang baik dan tidak akan pernah mau menyakiti hati perempuan lain Lau."


Ucapan Alan sontak mbuat Laura menatap Alan dengan wajah sedih.


"Al,kamu tahu apa yang aku rasakan saat tahu jika Dara mencintai Zayn suamiku.Mingkin tanpa dia tahu dia adalah orang pernah menjanjikan sebuah komitmen untuk dia sepuluh tahun lalu."


"Maksudnya Dara mencintai Zayn dan dia juga nggak tau soal Zayn, kenapa Dara nggak


inget Zayn, dan Zayn juga nggak bisa ngenalin Dara."


"Nggak tahu apa yang terjadi pada Dara tapi, kalau Zayn mungkin pangling dengan wajah dan penampilan Dara saat ini.Pasti beda kan,"


.


.


.


Sementara di pantai rombongan keluarga Wasesa kini sedang menggelar tikar yang di bawa dari rumah dengan menaruh makanan yang di bawa oleh mereka.


Mereka duduk bersama untuk menikmati suasana pantai yang indah.


"Oma heran dengan istri kamu Zayn, kenapa dia lebih memilih untuk bertemu dengan temannya padahal anak dan suaminya juga butuh dia lho."


"Laura sudah keburu janjian dengan temannya sejak kita masih di Dumai Oma, semenjak kita pergi kesini saja dadakan.Sudahlah jangan di perpanjang masalah sepele ini Oma."

__ADS_1


"Selalu saja kamu belain dia , tidak bisakah kamu didik istri kamu dengan baik.Setiap Oma ketemu dia rasanya tuh buat Oma emosi."


"Sudahlah bu, perasaan Laura selama ini hormat pada kita.Kurang apa coba,Laura bersikap baik pada kita." bela Arya ayah Zayn pada sang ibu.


" Kamu nggak inget kalau Laura bisanya makan sama tidur,sekarang aja dia bisa ngurus Alea karena terpaksa.Sebelumnya dia mana pernah jagain anaknya saat sakit atau harus ke dokter untuk imunisasi."


"Oma,Laura istriku dia baik pada anak dan suaminya,dia bukan orang pengangguran Oma,dia punya usaha salon yang harus dia pantau dan saat Zayn di suruh pindah ke Dumai oleh kakek,dia dengan suka rela menyerahkan urusan salonnya pada sahabatnya.Sia disana cuma bisa mantau dari jauh,Di kota kecil itu dia berusaha keras menjadi istri dan ibu yang baik buat suami dan anaknya.Dia sampai belajar memasak dengan Oma Hana orang yang baik hati yang di kenalkan oleh salah satu teman baru Laura."


Zayn memberikan pembelaan terhadap istrinya,cukup sudah Oma selalu menyalahkan Laura dengan apa yang terjadi di malam yang membuat Zayn harus menikahi Laura.


Laura bukan diam saja,dia berusaha untuk menjadi istri yang baik dan sampai Zayn membuka hati untuk Laura dan hadirnya Alea di pernikahan mereka.Masa pengenalan antara mereka sangatlah penuh perjuangan.Zayn menghargai segala proses yang Laura jalani untuk membuat Zayn berpaling menatap dirinya dan melupakan kesakitan yang dia rasakan karena gadis ciliknya menghilang tanpa jejak.


"Oma Uyut mama sudah bisa masak kok,walaupun masakannya nggak seenak aunty Dara,Alea suka sama masakan mama." tiba-tiba bocah yang seolah tak mendengarkan percakapan para orang tua malah tiba-tiba saja memberikan komentar nya.


"Aunty Dara siapa sayang," kini mama Wina yang terlihat sangat penasaran sosok Dara.


Mama Wina melirik kearah sang putta.Terlihat Zayn menghela nafas berat.


"Aunty Dara yang ketemu Alea di taman karena Alea kepisah sama mama,terus aunty Dara yang sudah balikin Alea sama mama lagi.Masakan aunty Dara sama Oma Hana selalu enak,apalagi kalau Alea main ke rumah Oma Hana ,aunty Dara pasti Alea di buatin pudding sama makanan kesukaan Alea."


Alea sangat bersemangat menceritakan tentang aunty kesayangan nya itu.Sementara reaksi Keluarga yang mendengar penuturan Alea merasa jika Dara salah satu orang spesial bagi Alea.


.


.


Di tempat di mana Laura bersama Alan berada terlihat Laura keluar dari Caffe dan masuk kedalam mobilnya.


Dia menghela nafasnya dengan dalam dan dia mulai menyalakan mesin mobilnya dan bergabung dengan pengendara lain di jalanan ibu kota yang terlihat padat.Sepanjang perjalan Laura seperti memikirkan apa yang terjadi sebenarnya pada dirinya dan Zayn waktu dulu.Tiba-tiba air matanya mengalir deras begitu saja dan dia menambahkan kecepatan pada laju mobilnya dan beberapa saat kemudian terlihat sebuah truk menghantam mobil yang di kendarai Laura.


" Brakkk..💥💥

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2