
" Jangan terlalu menjadi wanita yang terlalu care sama laki-laki nanti yang ada di cap murahan ." ucap Zayn dengan gampangnya.
Mendengar ucapan Zayn sontak membuat Dara membulat kan matanya dengan sempurna,Dara tak menyangka Zayn akan melontarkan kata-kata menyakitkan padanya
" Kenapa Anda harus peduli dengan komentar orang tentang saya.Saya tegas kan dengan anda saya tidak akan seperti itu.Anda nggak usah khawatir dengan saya,urus saja anak anda dengan baik."ucap Dara dan tanpa berpamitan Dara melangkah meninggalkan tempat itu.
Alea yang melihat Dara pergi sontak membuat anak itu histeris.Bukan mau tega pada Alea namun,Dara tak tahan dengan ucapan Zayn yang selalu menyakitkan hati Dara.
.
.
"Sudah dong sayang, aunty Dara nya harus pulang dan nggak bisa pulang kerumah ini."ucap Zayn pada Alea yang memeberikan pengertian.
"Tapi disini sudah nggak ada mama ,aku sendirian..huaaaaa.."ucap Alea dengan menangis
"Kan ada ayah yang jagain Alea,sayang..dengerin ayah.Kita nggak bisa memaksakan takdir dan takdir kita itu pun harus kita jalani berdua.Suatu saat nanti Alea akan paham,sekarang kita tidur besok Alea mau sekolah lagi kan..?"tanya Zayn pada Lea untuk mengalihkan perhatian nya.
"Iya ayah,besok Lea sekolah lagi.Lea sudah kangen sama teman-teman Lea."ucap Lea dengan cepat merubah mood nya.
"Makanya sekarang tidur yaaa.."ucap Zayn dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur nya disamping nya aja Lea yang seperti malam-malam setelah Laura pergi Lea selalu tidur berdua dengan putrinya.
.
.
Sementara Dara memikirkan perkataan Zayn yang selalu menyakiti hati nya .
Rasanya perkataan Zayn membuat hati sakit.Dia bertanya pada hatinya sendiri kenapa dia bisa mencintai seorang Zayn untuk kedua kalianya.
Soal Lea yang memanggil dirinya dengan sebutan bunda,tentu membuat dirinya sangat terkejut. Baru empat puluh hari Laura meninggal Dara tak mungkin begitu mudah mengganti sosok Laura di hati Lea.
.
.
Pagi hari di rumah Zayn,saat ini Zayn sedang menata sarapan paginya.Zayn sungguh merasa kuwalahan hari pertama dia kerja,Lea pun pertama masuk sekolah .Sedangkan Eza baru dapat orang untuk membantu di rumah Zayn besok karena harus menunggu Ari agent penyalur.
"Anak ayah sudah cantik,kita langsung sarapan yaahh.."ucap Zayn menuntun Alea ke luar kamar mereka .
"Ayah mau berangkat kerja kayak gitu?"tanya Alea saat melihat sang ayah masih melum memakai pakaian kerjanya dia hanya menggunakan kaos oblong dan celana kolor.
__ADS_1
"Astaghfirullahal'adzim,ayah lupa..gini saja kita makan dulu nanti gampang soal ganti baju."ucap Zayn menggandeng tangan putrinya kearah dapur.
"Ayah nggak salah nyuruh Alea makan beginian,ini nggak bisa di makan yah..telornya udah item gini,ini bukan telor goreng tapi telor bakar.Itu ayah lihat telornya gosong."ucap Alea dengan wajah cemberut.
"Yahhh...maaf sayang,ayah kan emang nggak bisa masak.."ucap Zayn dengan mengusap-usap tengkuknya .
"Yah terus gimana?"tanya Alea degan wajah lesunya.
"Alea minum susunya dulu,Ayah ganti baju nanti kita sebelum sampai sekolah Lea kita mampir beli sarapan."ucap Zayn mengelus rambut Alea.
"Iya deh.."jawab Alea pasrah.
Sementara Zayn kembali ke kamarnya mengganti pakaian nya dengan cepat
"Ternyata,nggak ada kamu sungguh merepotkan Lau,ini baru hari pertama kita hidup berdua.Jangan ketawain aku yah,jangan salahin aku juga ,semoga besok ada orang yang bantu-bantu di rumah ini bisa datang."gumam Zayn.
Tak perlu waktu lama Zayn keluar dari kamarnya melihat Alea sudah di ruang tengah.
"Lea sudah siap ?" tanya Zayn
"Sudah yah tapi, belum pakai sepatu."ucap Alea
Mereka duduk di kursi teras dan mereka sedang memakai sepatunya masing-masing.
"Lho pak Zayn,sudah sampai sini."ucap salah satu tetangga kompleks perumahan Zayn.
"I_iya bu, Alhamdulillah.."ucap Zayn dengan ramah.
"Maaf ya pak Zayn,kami baru dengar dari pak RW kalau Bu Laura meninggal ,kami ikut berduka cita ."ucap Ibu itu.
"I_iya bu terima kasih.Saya selaku suami Almarhumah minta maaf sama semua tetangga jika Almarhumah punya salah baik di sengaja atau tidak tokoh di maafkan."ucap Zayn
"Insyaallah Bu Laura selama beberapa bulan disini beliau orang yang baik kok,kami juga minta maaf pak tidak bisa membantu ."ucap sang tetangga.
"Nggak apa-apa Bu.."ucap Zayn.
"Ayah,ayok..Lea lapar .."ucap Lea menarik jemari sang ayah.
"I_ya ayok,kalau begitu saya permisi bu,mau antar Alea sekolah."ucap Zayn
"Baik pak,sebentar pak...tunggu sebentar."ucap sang ibu.
__ADS_1
Tak lama kemudian ibu itu kembali keluar dari rumahnya dan membawa sebuah kotak makanan.
"Alea suka sendwich ini di makan yaa.."ucap Sang ibu.
Alea menatap sang ayah untuk mendapatkan persetujuan nya.Zayn mengangguk dan akhirnya Alea menerima makanan itu.
"Terima kasih Tante "ucap Alea
"Iya sama-sama."jawab sang ibu.
Akhirnya mereka pun meninggalkan rumah dan segera menuju sekolah Alea.
Lima belas menit mereka sampai di depan sekolah Alea.
"Pagi Miss Ratih..."sapa Alea saat melihat sang guru berdiri di depan gerbang sekolah.
"Selamat pagi, Alea... Alhamdulillah sudah mulai sekolah,apa kabar sayang."ucap Ratih pada sang murid yang sudah lama tak datang.
"Assalamualaikum Miss,maaf saya ayah Alea nama saya Zayn.Saya titip Alea ya Miss, kebetulan mama nya empat puluh hari yang lalu telah berpulang."ucap Zayn
"Innalilahi wa Innailaihi roji'un,kami turut berdukacita pak.Maaf kami tidak tahu kalau mama Laura telah berpulang."ucap Ratih dengan tak enak hati.
"Tidak masalah Miss,ini kartu nama saya takutnya ada keperluan mengenai anak saya bisa langsung hubungi saya."ucap Zayn menyerahkan sebuah kartu nama pada Ratih.
"Baik pak,saya akan akan infokan pada komite sekolah juga."ucap Ratih.
Akhirnya Zayn pun pamitan untuk masuk kerja dan setelah itu mobilnya meninggalkan sekolah sang putri.
.
.
Jam sebelas siang sudah waktunya murid-murid sekolah sudah pulang dan tinggal Alea yang belum di jemput.Ratih sudah berkali-kali menghubugi nomer Zayn tapi,tak ada jawaban.Ratih bingung dan melihat data Alea waktu dia baru mendaftar sekolah disana.Dia sedikit lega melihat nomer lain tertera di biodata Alea.Dengan cepat dia menghubugi orang tersebut dan bersyukur bisa di hubungi dan suruh menunggu sebentar karena harus ijin keluar kantor.
Dua puluh menit kemudian terlihat sebuah mobil Yaris warna putih berhenti di halaman sekolah menampakkan seorang perempuan berhijab setengah berlari menuju kelas .
"Assalamualaikum." ucapnya saat berdiri di ambang pintu ruang guru.
"Bunda...!!" seru Alea saat melihat siapa yang ada di ambang pintu.
Bersambung
__ADS_1