Cinta Dara

Cinta Dara
#Pulang Ke Rumah.


__ADS_3

"Aku yang seharusnya minta maaf sama kamu,juga Zayn."ucap Laura memandang kedua orang yang ada di dekatnya.


Zayn dan Dara saling pandang dan Dara hanya menggeleng gelengkan kepalanya dan menaikkan bahunya tanda tak tahu dengan arti parkataan Laura.


"Mbak,nggak pernah salah sama Dara.Mba itu orang spesial buat Dara,wanita hebat yang sudah aku anggap kakakku."ucap Dara dengan air mata yang masih mengalir membasahi pipinya.


"Benar kata Dara,kamu juga nggak punya salah sama aku.Kamu istri dan ibu terbaik buat Alea.Jadi,jangan pernah ucapkan itu."ucap Zayn dengan mengecup kening istrinya dengan lembut.


"Ra, boleh aku minta sesuatu?" tanya Laura menatap wajah Dara dengan pandangan yang sulit di artikan.


"Apa mba ,mba ngomong saja nanti kalau Dara bisa menemukan apa yang mba cari akan Dara lakuin."jawab Dara dengan mengusap lengan Laura.


"Jaga Alea untukku."ucap Laura dengan senyum tipis terbit dari bibirnya.


"Mba,kalau untuk Alea aku siap untuk jaga dia selama mba Laura di Rumah Sakit.Tapi, mba harus janji sama aku,mba harus cepat sembuh dan cepat pulang."ucap Dara


Dara yang diminta Laura menjaga Alea tentu tak keberatan apalagi dia sangat menyayangi Alea dengan tulus.Namun,Dara tak dapan menyiratkan arti parkataan Laura adalah sebuah pesan penting untuk dirinya.


"Bang,aku ingin bertemu Alan."ucap Laura kini meminta kepada suaminya untuk bertemu dengan Alan.


"Alan?" tanya Zayn memastikan keinginan istrinya.


"Iya,ada sesuatu yang harus aku sampaikan padanya.Sebelum semuanya terlambat."ucap Laura dengan pandangan seperti memohon.


"Baiklah aku akan menghubungi Alan."ucap Zayn menuruti kemauan istrinya.


Hari makin sore dan Laura pun harus beristirahat.Dara memutuskan untuk pamit pulang dulu dan besok pagi dia akan datang lagi.Namun,Alea yang melihat Dara ingin pergi dia langsung ingin ikut.Semua karang sudah berusaha membujuknya agar lebih baik pulang dengan para omanya namun,dia nangis kejer. Akhirnya Zayn pun dengan berat hati mengijinkan Alea ikut dengan Dara.


Dara memberikan alamat tempat tinggalnya pada Zayn jika ingin menjemput Alea.


Akhirnya Dara,Meli dan Alea pulang ke rumah kedua orang tua Dara.


"Aunty kita mau kemana?" tanya Alea pada Dara yang kini mereka ada di dalam taxi.


"Kita mau kerumah eyang, maksudnya kerumah orang tua aunty."jawab Dara dengan membelai rambut panjang Alea.


Mereka sampai di depan sebuah rumah yang cukup besar


__ADS_1


"Ini rumah orangtua kamu Ra?"tanya Meli yang mengikuti langkah Dara dan Alea.


"Iya,ayo sayang..!!"


Dara menggenggam tangan Alea dan menuju pintu masuk rumah kedua orang tuanya.


Ting tong


Ceklek.


"Masyaallah non Dara,Bu,pak non Dara pulanggg...!!" teriakan bik Ijah buat heboh se isi rumah.


Terlihat kedua orangtua Dara terlihat setengah berlari menuju dimana Dara dan yang lain berada.


"Dara, Masyaallah anak mama.. akhirnya kamu mau pulang nak...hiks hiks."


Mama Dara pun memeluk putrinya dengan sayang,mama Dara menghujani kecupan di wajah putrinya.Rindu,kata yang tepat untuk mereka.Sudah lama juga mereka tak bertemu karena memang kedua orang tuanya sibuk dengan bisnis keluarga sang ayah yang ada di Bandung.


"Mama apa kabar,pah.." ucap Dara menangis penuh haru dan melihat sang papa juga tak bisa menyembunyikan rasa harunya dan memeluk tubuh putrinya juga menghujani kecupan di wajah sang putri.


"Papa sama Mama sehat, Alhamdulillah kamu pulang juga nak..". ucap sang papa menghapus air mata sang putri.


"Baik mah, Alhamdulillah.Akhirnya Meli bisa main ke rumah mama."ucap Meli pada mama Dara.


Kedua orang tua Dara memang sudah kenal Meli.Selama Dara tinggal jauh dari orangtuanya mereka suka menyempatkan diri untuk menjenguk putrinya di Dumai.


"Ini siapa cantik," ucap papa Dara melihat sosok Alea yang di belakang Dara.


"Astaghfirullahal'adzim,maaf sayang aunty lupa ada Lea,Salim sama eyang putri sama eyang Kakung dulu nak."ucap Dara dengan lembut pada Alea.


"Aku Alea eyang.."ucap Alea dengan wajah malu dengan keberadaan mereka.


"Cantik sekali kamu, selamat datang di rumah eyang yah.." ucap Mama Dara menyambut kedatangan Alea dengan wajah bahagia begitu pun dengan papa Dara yang memeluk bocah itu.


Walaupun banyak pertanyaan yang ada dalam benak mereka akan diajukan pada putrinya.Namun,mereka tahan karena ada Alea sebagai orang tua mereka bukan orang tua yang langsung menyecar putrinya.


Setelah saling melepas kangen mereka beristirahat dan Dara terlihat mengurus Alea dengan sabar.Sebelum sampe rumah orang tuanya sengaja Dara dan Meli serta Alea ke toko baju buat ganti Alea.Setelah mencuci kering langsung setrika baju yang akan di pake Alea.


Jam makan malam pun mereka berada di meja makan menikmati makan malam dengan suasana tak biasa.Karena biasanya papa dan mama Dara hanya makan berdua kini ada Dara,Meli serta Alea yang sudah tak malu-malu lagi dengan orang tua Dara.Malah terkesan manja pada eyang baru nya.

__ADS_1


Drrrttt Drrrrrttt


Ponsel Dara bergetar menampilkan panggilan telepon dari Zayn.Dara langsung menekan tombol hijau untuk menerima panggilan.


"Assalamualaikum,ya kak..ada apa?"tanya Dara saat mengangkat panggilan ponselnya.


"Wa'alaikumsalam,saya cuma mau tanya soal anak saya.." ucap Zayn dengan bahasa yang terdengar formal.


"Oh itu..Alea sedang makan malam,keadaan mba Laura gimana?"


"Baik,dia sudah istirahat.Bisa bicara dengan Alea,saya kangen padanya, bisa Video Call nggak?"


Mendengar ucapan Zayn tentu saja membuat Dara kelabakan karena dia tak memakai hijabnya.


"Hallo..Hallo Dara,kamu masih disana?" tanya Zayn saat tak mendengar jawaban dari Dara.


"Ahh..bisa kak, sebentar yaa.." ucap Dara dan bicara pada Alea.


"Sayang ayah mau video call,katanya kangen.Alea bisa sendiri kan,soalnya aunty nggak pake hijab."ucap Dara dengan lembut pada Alea.


"Bisa aunty ,sini.." ucap Alea


Dara memberikan ponselnya dan mengalihkan menjadi panggilan video.


"Assalamualaikum ayah.." ucap Alea saat terlihat wajah sang ayah.


"Wa'alaikumsalam sayang, Lea lagi apa tuh?"


"Alea lagi makan yah,ayah sudah makan,mama sudah makan,jangan lupa makan yah,Alea sama aunty baik kok.Disini ada eyang putri juga eyang akung lho." ucap Alea dengan wajah bahagia nya.


Dara kembali duduk di samping Alea setelah selesai memasang hijab instan nya.


"Hah..terus kamu nggak bakal kan?" tanya Zayn pada putrinya, dia takut kalau Alea akan tantrum seperti di rumah beberapa hari lalu


"Nggak kok,ayah tanya saja sama aunty Dara." ucap Alea dengan mulutnya sibuk mengunyahnya ayam goreng.


Alea arahkan ponsel milik Dara ke arah Dara yang ada di sampingnya.Zayn melihat Dara dengan wajah tanpa makeup sedikit pun masih terlihat sangat ayu.Untum beberapa saat dia terpesona dengan kecantikan Dara.Namun,dia cepat tersadar akan tindakannya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2