Cinta Dara

Cinta Dara
#Istikharah.


__ADS_3

"Mama sama Oma nunggu aku,tapi..kenapa kakak yang ada di teras ?"tanya Dara dengan sedikit menyiratkan senyum tipis.


Zayn mendengar sindiran Dara hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal salah tingkah dengan ucapan Dara.


"Bunda..!!' seru Lea yang tiba-tiba muncul dari dalam rumah.


"Alhamdulillah selamat.."batin Zayn mengusap dadanya yang sedari tadi berdetak kencang.


"Haii sayang...bunda bawa kue brownies buat Lea..!!" seru Dara memamerkan kantong plastik yang dia bawa.


"Yeeehhh brownies,Lea suka.. terimakasih bunda ..."ucap Lea dengan wajah senang dan melompat lompat ke girangan.


"Sudah,Lea ajak bundanya masuk.."tegur Zayn menghentikan tingkah Lea yang lompat-lompat ke girangan.


"Ayo bun,masuk..!!" seru Lea dan menarik lengan Dara untuk ikut masuk dengan nya.


.


.


"Assalamualaikum.."ucap Dara saat masuk kedalam rumah Zayn.


"Wa'alaikumsalam," jawab ketiga wanita yang sedang menata makanan yang ada diatas meja.


"Akhirnya kamu datang juga Raa." ucap mama Wina saat melihat Dara muncul bersamaan dengan Zayn dan Lea.


"Iya ma,apa kabar,Oma..." ucap Dara mencium tangan mama Zayn dan sang Oma tidak lupa mereka berpelukan sesaat.


"Alhamdulillah kita semua baik,ayo duduk kita makan siang sama-sama."ucap Oma Zayn.


"Wahhh, Dara kesini ngerepotin Oma sama mama dong,"


"Nggak lah Ra,ini semua Zayn beli kok...mama sama Oma juga baru sampai tadi."jawab mama Wina.


"Owhh ...mama sama Oma berdua saja?"tanya Dara karena belum melihat sosok papa Zayn dan Opa.


"Iya,mama sama Oma kangen cucu.Maklum sekarang sudah nggak ada Laura,mama sama Oma khawatir sama Lea Ra.."ungkap mama Wina.


"Coba kamu menikah sama Zayn pasti Oma nggak khawatir lagi kayak gini." ucap Oma Zayn dengan terang-terangan.


Uhuk uhuk uhuk


Dara yang sedang meminum air di buat tersedak mendengar ucapan Oma Zayn yang tak pernah dia sangka.


"Ya Allah Dara,maafin Oma..sampe kamu kaget gitu.."ucap Oma Zayn dengan wajah yang merasa bersalah.

__ADS_1


"Sementara Zayn sibuk menepuk-nepuk punggung Dara.


Setelah beberapa saat Dara sudah bisa menormalkan kembali dirinya.


"Are you okey?"tanya Zayn dengan suara lirih.


"Yes, I'm okey..jangan khawatir,Dara cuma kaget saja Oma bisa bicara gitu."ucap Dara dengan jujur.


"Maaf sayang karena Oma kamu kesedak gitu,tapi...Oma serius kok sama omongan Oma."ujar Oma dengan meyakinkan Dara dengan dukungan darinya.


"Omaaa.." seru Zayn mengingatkan.


"Yahh,kamu payah Zayn..gitu aja marah."cibir sang Oma.


"Bukan begitu Oma,sudahlah.. lanjut makannya."ujar Zayn tak lagi ingin membahas tentang dia dan Dara.


Bukan mau bahas sekarang itu intinya,apalagi saat ini baru dua hari mereka menyepakati bahwa selama seminggu ini memang adalah waktu mereka muhasabah diri mereka sebagai muslim dan muslimah tentunya banyak kesalahan di masalalu mereka dan ingin mujahadah dengan ketentuan Allah.


Iya,mereka ingin menyertakan Allah diantara mereka.Mungkin akan lebih indah jika keputusan yang kita ambil itu langsung dari petunjuk Allah.


.


.


Setelah makan siang mereka pun akhirnya berbincang-bincang.Lebih tepatnya Dara,Mama juga Oma serta Lea mereka saling bercerita sedangkan Zayn berkutat dengan pekerjaan nya yang dia tinggalkan tadi. Kalau Dara minta ijin untuk cuti setengah hari.


.


.


Lima hari Mama dan Oma ada di rumah Zayn selama itulah Oma selalu bawel pada Susi tentang pekerjaan.Susi yang biasanya santai hanya beres-beres rumah saja, berhari-hari dia di buat kesal dengan tingkah Oma yang selalu cerewet padanya.


.


.


"Ra,kita mau makan di rumah Oma atau diluar?"tanya Meli saat mereka membereskan meja kerja mereka.


"Terserah,ke tempat Oma aja kali yahhh..,"jawab Dara


"Tadi katanya terserah kenapa kamu ngusulin ke rumah Oma,dasar nggak jelas.."ucap Meli.


"Hehehe sorry bestie..."


"Lagian Lo kenapa sih,beberapa hari ini kayak orang nggak begitu fokus kalau orang ngajak ngomong?" tanya Meli penasaran dengan apa yang terjadi pada sahabatnya itu yang terlihat seperti orang bingung.

__ADS_1


"Eemmm sebenarnya,aku lagi bingung Mel.."


"Bingung kenapa,cerita dong..biar gue tahu apa yang buat Lo bingung kali ini."ujar Meli.


"Soal Zayn.."jawab Dara singkat.


"Zayn,kenapa sama dia ?"tanya Meli menatap sahabatnya dengan serius.


"Dia mengajak aku Istikharah untuk menetapkan hati.Dia ingin menyambung niatannya yang dulu pernah dia ucapkan."ucap Dara dengan menundukkan kepalanya.


"Hahh...serius,kapan dia bilang?" tanya Meli antusias.


"Sudah seminggu yang lalu,hari ini aku harus jawab dan apapun yang aku putuskan Insyaallah dia menerimanya."ungkap Dara.


"Serius Lo, nggak nyangka gue..kalau kalian bakal ada kemajuan sepesat ini."ujar Meli yang tidak menyangka ternyata Zayn gercep juga.


"Entahlah,rasanya benci itu berubah jadi dilema Mel,aku bingung.."ucap Dara.


"Tapi, Lo bener-bener sudah sholat istikharah selama seminggu sesuai kesepakatan?"tanya Meli.


"Iya sudah ,yang gue dapat hanya mimpiin Lea dan seorang bayi dan itu sudah tiga malam berturut-turut aku mimpi itu."ungkap Dara.


"Seperti nya Allah menunjukkan kekuasaannya,Allah mengisyaratkan bahwa kamu untuk menjaga Alea dan juga Allah mengisyaratkan kalau kamu menerima takdir untuk bersatu sama Zayn."terang Meli.


"Emang begitu Mel,aku masih bingung."ucap Dara.


"Sudahlah,yuk..kita pulang.."ajak Meli.


Akhirnya mereka berdua pun berjalan beriringan menuju pintu keluar kantor dan saat Dara dan Meli ingin ke parkiran terlihat Zayn yang sedang bersandar di body mobil nya dengan kaca mata hitam bertengger di hidung mancungnya dengan kemeja warna hitam yang di gulung sampai siku membuat kesan macho melihat penampilan Zayn saat ini.


"Kak,kok disini..?" tanya Dara


"Sorry nggak ngabarin kamu,aku mau minta waktu kamu bisa?"tanya Zayn dengan membuka kacamatanya .


"Pergilah,gue bisa balik sendiri..sini kunci mobil Lo,gue yang bawa."ucap Meli dengan meminta kunci mobil Dara.


Akhirnya Dara memberikan kunci mobil nya ke Meli .Tanpa menunggu lama lagi,Meli melangkah meninggalkan kedua orang yang sedang dalam mode CLBK.


"Bisa berangkat sekarang?" tanya Zayn menyadarkan Dara dari lamunan nya.


Dara pun masuk ke dalam mobil Zayn dan membawa mereka ke sebuah pantai yang tenang tak banyak pengunjung disana.


Zayn membuka jendela mobil dan membiarkan angin laut masuk dalam mobilnya.


"Ra,aku nggak ingin basa basi karena aku bukan tipe orang yang pandai merangkai kata.Aku ingin jawaban kamu atas hasil istikharah mu selama seminggu.."ucap Zayn tanpa ada kata pembuka dan langsung keintinya.

__ADS_1


"Kak...Aku.... Bismillah aku,aku memilih untuk memulai dari awal lagi .."ucap Dara dengan menundukkan kepalanya tangannya pun mencengkram erat tangan lainnya


Bersambung


__ADS_2