Cinta Dara

Cinta Dara
#Dara si Gadis Kecil


__ADS_3

"Dara ..Ra,tunggu !!" panggil seseorang.


Dara dengan cepat menatap wajah orang yang sempat memanggil nya.


"Maaf ada apa yah?"tanya Dara dengan wajah bingung .


"Maaf ,saya cuma mau membuat sesuatu pada kamu,mungkin kita nggak pernah ketemu tapi..saya tahu kamu dari seseorang.Ini ada titipan dari Laura buat kamu.Tolong baca,jangan pernah merasa bersalah dengan apa yang sudah di takdirkan untuk Laura."ucap orang itu yang tak lain adalah Alan.


Dara melihat sebuah amplop yang di sodorkan Alan ke hadapannya dan Dara menoleh pada Meli sahabat nya lalu perlahan dia mengambil amplop itu dari tangan Alan.


"Saya ucapkan terima kasih,sudah memberikan amanah ini pada saya.Kami permisi, Assalamualaikum."pamit Dara


"Wa'alaikumsalam."jawab Alan dengan mengukir senyum tipis di bibirnya.


Dara langsung masuk ke dalam mobil bersama Meli dan melesatkan mobilnya meninggalkan rumah besar milik Keluarga Wasesa.


"Laura masih sempet nulis surat buat Lo Ra,mungkin karena memang dia nggak mau Lo nyalahin diri Lo yang cinta sama suaminya."ucap Meli lirih.


"Nggak ada lagi namanya cinta Mel,hati gue sakit.. Maksudnya dia apa coba,aku suka dengan meninggalnya Laura..apa dia udah gil*,aku nggak sebobrok itu juga kali,"


" Dia sudah salah paham sama kamu Ra,mungkin karena pikirannya yang kacau kehilangan istrinya jadi emosinya nggak bisa ke kontrol."ucap Meli masih fokus dengan kemudinya.

__ADS_1


"Besok kita balik,nggak ada lagi yang perlu kita tunggu di sini."ucap Dara melihat amplop yang ada di saku gamisnya.


.


.


.


Semua orang yang ada di rumah besar keluarga Wasesa tentu sangat kaget dengan sikap Zayn yang sudah berbicara kasar pada Dara.Padahal Dara terlihat dengan ikhlas dalam membantu mereka apalagi Alea yang selalu merengek dan selalu menempel pada Dara.


"Opa heran sama kamu Zayn,kenapa kamu tidak memperlakukan Dara dengan baik,malah mengusik gadis itu dengan ucapan kamu yang Opa rasa membuat dirinya tersinggung."ucap sang Opa menatap wajah cucunya dengan intens.


"Aku nggak Sudi orang munafik seperti dia dekat dengan anakku Opa."ucap Zayn dengan mengeratkan rahangnya.


"Dia itu orang yang munafik mah,dia senang Laura nggak ada.Laura ninggalin aku dan juga Alea mah,Zayn jelas mendengar jika sebelum Laura meninggal dia sempat bicara dengan Dara ternyata Laura tahu jika Dara mencintai Zayn pasti itu yang buat Laura drop ,dan aku kehilangan istriku "ungkap Zayn dengan lantang di hadapan semua keluarga inti.


"Bagus dong kalau Dara cinta sama kak Zayn,berarti selama ini dia setia sama cintanya.Nggak kayak kak Zayn yang tiba-tiba menikahi Laura ,sedangkan kakak pernah berjanji pada satu perempuan untuk menikahinya." ucap Reni tiba-tiba.


"Apa maksud kamu Ren,kamu bilang bagus kalau Dara mencintai pria yang sudah bersuami,kamu sint*Ng !!" bentak Zayn.


"Kamu yang sin*ing,selalu saja buat Dara sakit hati.Pasti dia kecewa sekarang setelah tahu sifat asli seorang Andra yang sudah berani memberikan janji untuk menikahinya tapi nyatanya dia malah pulang-pulang bawa perempuan yang sedang hamil dan menikahinya.Dara itu juga nggak mau merasakan cinta yang salah,dia selalu di kecewakan dengan orang yang salah, ditinggalkan oleh cinta pertamanya pergi keluar negeri dan nggak ada kabar sama sekali, tahu-tahu pulang bawa calon istri yang sudah hamil,lalu Dara dengan susah payah menerima cinta baru dan ternyata dia juga di kecewakan.Kakak tahu,Dara membatalkan pernikahan nya yang ada di depan matanya karena calon suaminya berselingkuh dengan sekretaris nya.Saat itu dia pergi ketempat yang jauh dari jangkauan keluarga dan teman-teman nya,saat bertemu dengan Kakak dia merasakan cinta tapi, setelah dia tahu kakak sudah menikah dia mencoba untuk menguburnya,entah takdir atau apa Laura meninggal dan kakak tak sengaja terdengar dia sedang berkeluh kesah dengan sahabatnya namun kakak,bukannya bersikap tenang,malah naik angin.. manusia macam apa kamu kak,kamu sudah mengecewakan Dara untuk kedua kalinya,Andra yang dia kenal ternyata seorang yang kejam..!!"

__ADS_1


Ucapan Reni yang begitu panjang lebar membuat Zayn terpaku dan tiba-tiba dadanya sesak merasakan dadanya bergemuruh.Rasanya dia tak percaya dengan fakta yang dia dengar dari Reni soal Dara,berarti selama ini feeling nya benar jika Dara yang berhijab panjang itu adalah Dara yang sama dengan Dara yang tomboy saat SMA dulu.


"Maksudnya kamu apa Ren,kenapa kamu ngomong begitu, sebenarnya ada hubungan apa antara Zayn dan Dara di masa lalu?"tanya papa Zayn yang tak lain adalah Om nya Reni sendiri.


"Dulu waktu SMA aku punya teman sekolah namanya Dara dan singkat cerita kak Zayn menaruh hati padanya sampai dimana Opa menyuruh Kak Zayn berangkat ke luar negri dia berjanji sama Dara untuk menikahi nya setelah lulus nanti,tapi nyatanya dia pulang dengan Laura yang sudah berbadan dua.."ucap Reni dengan sinis.


"Stop Ren,Jangan kamu bawa-bawa nama istri kakak dalam masalah Kaka sama Dara..!!"bentak Zayn pada sepupunya itu.


"Sudah-sudah,kenapa kita harus bertengkar..ini kita lagi masa berkabung lho,sudahlah pasti sudah pada cepek mendingan kita istirahat nggak enak juga,lagi masa begini kita ribut "ucap Oma Safitri.


Zayn dengan langkah yang pelan menapaki tangga dan menuju kamarnya.


Dia melihat diatas tempat tidur Alea terbaring tidur dengan pulas.Mungkin karena dari kemarin malam dia tak bisa tidur dengan baik malam ini terlihat dia sangat pulas.


Zayn melangkah menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya.Dia keluar dari kamar mandi dan duduk di depan meja rias istrinya meraih pigura foto yang ada di sana.Terlihat Laura dengan senyuman manis terpampang nyata disana.


"Maafkan aku Lau,maaf jika aku sempat memikirkan wanita lain selain kamu...hiks hiks.."gumam Zayn .


Dia teringat dengan ucapan Laura pada malam sebelum mereka ke Jakarta.


"Seandainya kalau waktu bisa di putar kembali,kalau aku dan Dara siapa yang kamu pilih?"

__ADS_1


Zayn menatap dalam figuran itu dan menciumnya.Ada rasa bersalah pada Laura karena sempat terselip kagum pada sosok Dara yang dia kenal saat ini.Waktu itu dia langsung menepis pikiran itu.Dia berfikir mungkin karena namanya sama dengan Dara gadis kecil yang dia rindukan makanya dia terbawa suasana.Namun,saat tahu jika Dara yang dia kenal di Kota Kecil itu adalah gadis kecilnya dulu apalagi dia mengingat Perkataan jahat nya pada Dara tadi membuat Dara terlihat sangat membencinya.


Bersambung


__ADS_2