Cinta Dara

Cinta Dara
#Alea Terjatuh


__ADS_3

Hari ini dengan penerbangan pertama menuju kota kecil tempat Dara dan Meli menjalankan karier mereka.


"Sayang, hati-hati disana.Kalau ada apa-apa langsung kabarin mama sama papa.Meli mama titip Dara yaa.." ucap mama Dara melepas kepergian sang putri.


"Mama jangan khawatir Insyaallah Dara akan selalu jaga diri."ucap Dara memeluk mamanya.


"Mama sama papa jangan khawatir soal Dara ada Meli sama Oma disana,kalian jaga kesehatan selalu.Insyaallah kita akan kembali lagi dengan kaadaan yang lebih baik."ungkap Meli.


Kedua gadis itu pun berpamitan untuk segera pergi karena sebentar lagi pesawat yang mereka tumpangi akan segera berangkat.


Dara dan Meli melangkah masuk kedalam bandara dan dengan cepat mereka langsing membereskan semuanya.


Rasanya Dara kecewa dengan ucapan yang dia dengar dari Zayn.Harga dirinya serasa di jatuhkan begitu saja.Tak menyangka jika Zayn adalah Andra sosok laki-laki yang dia cintai di masa lalu nya.Orang yang pernah berjanji untuk kembali dan membuat dirinya jadi Ratu dihatinya.Namun,apa yang terjadi sekarang ternyata orang yang susah dia lupakan dan sekarang dia sudah punya anak dan istri.Perkataan nya yang dulu sangat manis membuat Dara terbuai dan sekarang ucapannya serasa belati yang tajam menancap di hatinya.


"Ra, kamu nggak papa?"tanya Meli .


"Nggak papa,cuma kecewa saja.Ternyata orang yang aku anggap baik dan menjadi sosok yang sempurna ternyata dia yang selama ini menanam luka di hatiku dari dulu."ucap Dara.


"Sudahlah, lupakanlah dia.Gapai cita dan cinta mu dengan laki-laki yang pantas untuk kamu dan benar-benar mencintaimu apa adanya.


Dara menatap Meli dengan tersenyum tipis.Dia pun mengangguk mengiyakan ucapan sahabatnya itu.Melipun memeluk tubuh Dara dengan erat.Meli tak ingin sahabatnya terpuruk kembali bahkan mungkin akan lebih parah dari yang lalu.


.


.


.


Pagi ini di rumah keluarga Wasesa terlihat Alea yang menangis mencari sosok Dara yang selalu bersamanya akhir-akhir ini.


"Aku mau sama aunty Dara ayah..huaaaaa.."


Alea sungguh tak mau di diamkan oleh siapapun.Hanya Zayn yang bisa memeluk tubuh kecil itu.


"Aunty Daranya harus kerja sayang.."ucap Zayn


"Aku mau sama aunty Dara titik.."


"ALEA!!" bentak Zayn pada putrinya.


Alea yang mendengar Zayn membentak dirinya langsung terkejut dan terlihat wajahnya pun kini terlihat takut pada ayahnya.


"Kak,kakak apa-apaan sih,"

__ADS_1


"Zayn,sabar..


"Jangan keterlaluan Zayn.."


"Kendalikan diri mu Zayn.


Ucapan bergantian terngiang di telinga Zayn.


Terlihat mata Alea sudah berkaca-kaca.


"Ayah jahat,ayah sudah nggak sayang Lea,mamaaaaaa..!!" teriak Lea dan lari ke kamar atas.


Namun naas saat sampai anak tangga di bagian tengah kaki Alea yang belum sampai Napak ke tangga berikutnya pun membuat tubuhnya oleng dan terjatuh dari tangga.


"Aleaaa..!!"teriak semua orang terkejut saat melihat tubuh kecil Alea tergelincir ke bawah dari tangga.


Semua langsung berlari ke arah tubuh Alea yang tergeletak bersimbah darah.


Zayn dengan cepat mengangkat tubuh Alea dan mendekapnya.Dia masih mendengar detak jantung Alea yang melemah.


"Pahhh ..mobil pah,sayang maafin ayah sayang. . bertahan ya nak,ayah nggak mau kehilangan kamu juga.Cukup mama yang ninggalin ayah nak..hiks hiks.." gumam Zayn dengan membopong tubuh Lea dengan berlari keluar rumah.


"Zayn ada apa ini,Alea.."ucap Alan yang kaget melihat Zayn membopong tubuh Alea yang berlumuran darah.


"Alan buruan kita harus bawa Alea ke Rumah Sakit." ucap Zayn yang kalang kabut.


Sementara para orang tua menangis karena melihat Alea yang mengalami kejadian itu.


Papa Zayn dan Opa juga papa Laura menyusul Zayn ke rumah sakit dan Oma,mama Zayn dan mama Laura di temani para saudara Zayn duduk lemas di ruang tamu dengan tubuh mereka yang lemas melihat Alea yang terjatuh dari tangga.


.


.


"Sayang,bertahanlah.Maafin ayah ,maaf bukan maksud ayah buat kamu kayak gini.Maafin ayah nak,jangan tinggalin ayah.."racau Zayn yang menciumi pipi sang putri


Alan yang melihat Zayn seperti itu merasa sedih dan juga penasaran ada apa sebenarnya yang terjadi pada Alea sampai seperti itu.


Mobil yang di tumpangi Zayn dan Alan yang membawa Alea sampai di pelataran Rumah Sakit.


Zayn langsung segera menggendong tubuh Alea yang bersimbah darah masuk ke dalam Rumah Sakit.


"Dokter..Dokter...Tolong anak saya..!!" teriak Zayn yang terlihat sangat kacau balau.

__ADS_1


"Tuan silahkan di letakkan di sini adeknya,tuan bisa tunggu di luar dulu sebentar." ucap sang dokter yang bertugas menjaga ruang UGD.


"Tapi,saya ingin bersama anak saya Dok.."ucap Zayn tak mau keluar dari ruang UGD.


"Tolong kerja samanya pak, biar semuanya berjalan baik."ucap sang dokter.


Akhirnya Zayn mengalah untuk keluar dan dia terlihat mondar mandir gelisah menunggu hasil pemeriksaan sang putri.


"Ya Allah aku meminta kepada Mu jangan kau ambil dia dari ku.Hanya dia yang aku punya peninggalan almarhumah istriku.Maafin ayah nak,nggak bisa jaga kamu.Ayah menyesal."ucap Zayn lirih.


Alan terlihat berjalan bersama Opa,papa Zayn dan papa Laura


"Zayn,gimana keadaan Alea?"tanya sang papa.


"Belum tahu pah, doain yang terbaik buat Alea.Semoga tidak terjadi apa-apa dengan anak ku pah."ucap Zayn terlihat sekali sangat cemas dan khawatir.


"Ada apa sebenarnya Alea bisa seperti itu,apa aku harus tanya kenapa Alea bisa seperti itu."ucap Alam dalam hatinya.


Ceklek..


Terlihat dokter dan team keluar dari ruangan tindakan.


"Dokter gimana keadaan anak saya dok.?" tanya Zayn langsung menanyakan keadaan sang putri.


"Maaf pak ,mungkin ini bukan berita baik karena saat ini ananda Alea masih kritis dan memerlukan beberapa kantong darah karena luka di kepala Alea itu mengakibatkan terjadinya pendarahan pada otak dan harus segera di beri tindakan yaitu operasi ..namun,sayangnya Alea sangat butuh darah untuk memulihkan kesehatan sekarang.."Jelas sang dokter pad Zayn


Deg.


"Ya Allah anak ku, baiklah dok..berikan anak saya perawatan yang terbaik ."ucap Zayn


"Saya bisa Dinorin dok."ucap si Opa pada sang dokter.


"Maaf dok,dokter bisa ambil darah saya.Alea anak saya dan istri saya jadi pasti darah kami sama."ucap Zayn


"Zayn,Lo yakin ?"tanya Alan tiba-tiba mendekati Zayn.


"Yakin lah,." jawab Aksa


.


.


Akhirnya Zayn mengikuti salah satu suster yang akan menunjukkan tempat dirinya bisa menjadi pendonor darah.

__ADS_1


Setelah beber saat dia keluar dari ruangan yang membuat dirinya syok mendengar kenyataan dengan dirinya juga Alea dan Laura.


Bersama


__ADS_2