Cinta Dara

Cinta Dara
# Teka Teki Masa lalu


__ADS_3

"Dara,Alea nggak nyusahin kamu kan,saya khawatir sama Alea takut dia tantrum seperti beberapa hari lalu."ucap Zayn.


"Nggak kok kak, Alhamdulillah Alea anteng,baik,hiburan mama sama papa aku."ucap Dara.


"Ya sudah saya titip Alea yah,maaf ngrepotin kamu.Besok pagi biar orang saya jemput Alea ."ucap Zayn.


"Nggak usah kak, biar Alea sementara disini sama kita,siang Dara ke sana jenguk mbak Laura yah."ucap Dara


"Baiklah terimakasih Ra, sampaikan kepada orang tua kamu rasa terima kasih saya sudah Sudi direpotkan karena aada Alea."ucap Zayn


" Nggak usah di pikirkan kak, sekarang yang terpenting kakak fokus sama kesembuhan Kaka Laura.


"Baiklah terimakasih. Assalamualaikum."ucap Zayn mengakhiri panggilan telpon nya


"Wa'alaikumsalam."jawab Dara.


Setelah beberapa saat mereka sudah selesai dengan makan malam mereka.Papa dan mama Dara mengajak Alea nonton TV dan sementara Dara juga Meli sibuk membersihkan sisa makan malam mereka.


"Gimana tadi keadaan Laura,aku mau tanya dari tadi tapi, belum sempat karena ada Alea."ucap Meli sibuk mengelap piring yang basah.


"Aku nggak tahu kenapa aku ngerasa ada sesuatu sama Laura.Dia bilang minta maaf pada ku."ucap Dara


"Minta maaf sama kamu, soal?" tanya Meli memicingkan matanya.


"Entahlah,aku juga bingung nggak tahu kesalahan apa yang dia buat sama aku,yang aku inget dia nggak pernah bikin salah sama aku deh."terang Dara masih terus mengingat apa kata Laura.


"Terus dia juga bilang titip Alea juga titipin. kak Zayn sama aku,aneh kan?"


Meli mulai berpikir sesuatu yang mungkin terjadi." Apa mungkin Laura tahu kamu suka sama suaminya?' tanya Meli mencoba menebak-nebak apa yang terjadi sebenarnya.

__ADS_1


"Ngaco kamu,aku cuma cerita sama kamu juga sama Oma.Nggak lucu kalau aku cerita sama Laura.Yang ada perang dunia ke tiga kita.Lagian aku lihat Rumah Tangga mereka adem ayem saja , terlihat juga Zayn memperlakukan Laura dengan begitu sayang.Taulah,aku juga bingung."ucap Dara merasa otaknya tak dapat berpikir lagi.


.....


::::;;;;;;;;;;;;;::::::::::::::::::::;;;;;;;;;;;;;;;;::::::::::::::;;


"APA,kamu nggak bohong kan Zayn.Laura kecelakaan dan itu sudah seminggu lebih !!" ucap Alan tak percaya dengan kabar yang dia dengar dari Zayn soal Laura.


"Sorry gue baru bisa ngasih tahu Lo,Laura juga bilang pengen ketemu sama Lo Lan.Lo bisa kan, sebentar saja ketemu dia."ucap Zayn dengan wajah yang terlihat sangat kacau.


"Pasti gue kesana sehabis meeting Zayn,Lo kabarin Reza lewat wa saja,dia lagi di Surabaya sekarang."ucap Alan


Setelah selesai melakukan panggilan Zayn kembali ke dalam ruang rawat Laura.Saat ini Laura sudah di pindahkan ke ruang rawat dan di tempat kan di ruang VIP yang nyaman.Zayn masuk ke dalam terlihat Laura yang memejamkan matanya dan mertuanya yang sudah terlelap dalam tidurnya.


Orang tua Zayn pulang bersama Oma dan Opanya .Zayn meminta jika ingin menjenguk mereka waktu siang atau pagi saja karena biasanya Sore dan malam akan di gunakan istirahat oleh Laura.


Laura memang tidak histeris saat mendengar apa yang terjadi pada kakinya yang tak bisa digerakkan dan dia juga melihat wajah yang biasanya terlihat cantik dengan sapuan make up-nya sekarang hanya ada wajah pucat dengan luka di sekitarnya.


"Sayang, kamu butuh sesuatu?" tanya Zayn menyenggol tangan istrinya dan mengecup nya.


"Aku mau di bawain mukenah dan hijab bisa,kalau nggak ada di rumah tolong bilang sama Dara aku ingin dia pilihkan yang terbaik untuk ku bang,pasti pilihannya bagus.Aku suka ,suka dengan segala sesuatu tentang Dara bang, kamu juga kan?"


"Sudahlah, tidur , istirahat biar aku kirim pesan sama Dara.Jangan banyak pikiran.Wanita terbaikku adalah kamu titik."ucap Zayn yang tak suka dengan apa yang diucapkan sang istri.


"Assalamualaikum Ra,maaf kakak bisa minta tolong besok sebelum ke Rumah sakit bisa belikan mukenah baru buat Laura dan juga hijab instan buatnya,dia minta kamu yang beli. kirim nomer rekening kamu biar aku tranfer buat beli semuanya."


Pesan yang baru Dara terima dari Zayn membuat dirinya tertegun.


"Mbak Laura minta mukenah dan hijab,ya Allah apa ini adalah salah satu hidayah darimu."gumam Dara.

__ADS_1


"Ada apa Ra?" tanya mama Dara saat melihat wajah anaknya berubah serius dan terlihat sedang berfikir sesuatu.


"Nggak ada apa-apa mah,cuma Laura minta si bawakan mukenah dan hijab instan besok."jawab Dara.


"Sekarang jelaskan sama mama sama papa apa yang terjadi sehingga kamu bisa berubah pikiran buat balik ke Jakarta lagi Padahal dari dulu kita paksa kamu nggak pernah berhasil." ucap Mam Dara pada putrinya mengingat putrinya sulit untuk di bujuk.


"Sebenarnya aku nggak niat balik ke Jakarta,karena situasi dan kondisi Mbah Laura mamanya Alea tidak baik makanya kau mau pulang kesini untuk melihat keadaan Laura.Mba Laura salah satu sahabat baikku mah, dia berasal dari Jakarta dan dia pindah sementara untuk mengikuti suaminya...."


Dara lalu mencari bagaimana lengketnya Alea dan makanya dia terpaksa membawa Alea pulang kerumah orang tuanya.


"Ya Allah kasihan dengan Alea, mengingat cerita kamu apa Keluay ayah Alea nggak setuju mereka menikah yah,soalnya kok nggak kedekatan antara mereka sama Alea."ucap Mama Dara menebak nebak yang begitu janggal di pikirannya.


"Husshh..jangan sembarangan mah, kita nggak tahu apa yang ada di dalam pikiran orang.Bisa saja memang sifat mereka cuek tapi mereka sebenarnya sayang.Ada yang pura-pura perhatian padahal punya tujuan."ucap Papa Dara menimpali ucapan istrinya.


"Sudahlah pah ,mah kita lihat saja nanti,semoga semua baik-baik saja.Aku mau kekamar ya mah, pah, ngantuk."ucap Dara langsung beranjak dari tempat duduknya.dan masuk kamarnya yang ada Meli dan Alea yang sudah terlihat lelap dalam tidurnya.


..............


Saat ini terlihat Alan menyusuri koridor Rumah Sakit dimana Laura dirawat secara intensif.Jantungnya berdetak kencang saat mengingat kembali apa yang terjadi dimasa lalu mereka.Banyak rahasia yang dia simpan dalam beberapa tahun bersama Laura.


Apa yang terjadi saat ini,apa bagian dari masalalu Laura yang masih merasa bersalah dan Laura akan bicara pada Zayn tentang semuanya.


Alan takut terjadi apa-apa pada perempuan itu dan dia mengingat Alea anak Laura. Bagaimana dia sekarang,tak ada Zayn dan Laura di rumah besar itu.Walupun ada orang tua Zayn,namun..ada Oma yang kurang suka dengan sosok Laura.Walaupun setahu Alan Alea tetap di perlakukan baik oleh keluarga Wasesa.


Bersambung


Ada misteri yang belum bisa terkuak untuk kali ini..


Ikuti kisahnya besok yaa..

__ADS_1


Jangan lupa Vote, Like, comment..


__ADS_2