
Setelah selesai acara di rumah Dara,Zayn akan membawa Dara ke rumah nya.
Walaupun Dara sedikit keberatan namun, bagaimana pun dia sudah menjadi istri yang harus ikut apa kata suaminya.
Sampai di depan rumah Zayn,dengan cepat Dara keluar membuka pintu gerbang rumah Zayn.
Mama dan papa Zayn pun melangkah masuk kedalam rumah di belakang mereka ada Oma dan Opanya juga dan Zayn serta Dara pun di belakang mereka dengan Lea ada di gendongan Zayn.
Saat Zayn akan membawa Lea ke kamarnya tiba-tiba Mama Wina bersuara.
" Zayn,malam ini Lea tidur sama mama juga papa " ucap Mama Wina menghentikan langkah Zayn.
"Tapi,kalau Lea nanti cariin aku gimana mah."ucap Zayn membuat alasan.
" Nggak akan,mama jamin.Sekarang kamu bawa Lea kekamar terus Dara,kamu masuk kamar Zayn, bersih-bersih ,istirahat." ucap mama Wina tanpa harus membahas malam pertama atau apapun itu.Yang jelas itu adalah urusan Zayn dan Dara.
Dara pun mengangguk mengiyakan ucapan mama mertuanya.
Saat masuk ke dalam kamar Zayn,Dara di buat terpaku dengan dekorasi kamar Zayn yang penuh dengan bunga-bunga.
"Raa,sorry ini kerjaan mama sama Oma.Aku bersihkan dulu yaa ..kamu bisa bersih-bersih dulu.Ini semua serahkan sama aku." ucap Zayn
Dara hanya mengangguk mengiyakan dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya.Sementara Zayn bernafas lega melihat respon Dara.
Dengan cepat Zayn membersihkan bunga-bunga yang ada di kamar itu dimasukkan ke dalam plastik besar dan menaruhnya di pojok ruangan.Dia pun tak mau membuat mamanya kecewa melihat hasil karyanya di buang begitu saja.
Tak lama Dara keluar dari kamar mandi dengan penampilan yang lebih segar dan tanpa adanya hijab di kepalanya.Hal itu membuat Zayn terpaku,sungguh Zayn terpesona dengan keindahan dan kecantikan istrunya itu.
" Kak, kamu sudah bisa kekamar mandi,bebersih dulu."ucap Dara menghentikan lamunan Zayn.
__ADS_1
" Ba_baiklah." jawab Zayn dengan suara tergagap.
Sungguh canggung,entah kenapa setelah sah menjadi suami istri mereka merasa sangat canggung dari biasanya.Biasanya mereka melempar candaan satu sama lain dan hari ini nyaris tak ada candaan dari keduanya.
Setelah melihat Zayn masuk ke dalam kamar mandi Dara pun membersihkan sisa-sisa dekorasi yang menempel di dinding kamar.Zayn hanya menyingkirkan mawar-mawar yang berhamburan di kama itu. Saking fokusnya membersihkan tempat itu,Dara tak menyadari jika Zayn sudah keluar dari kamar mandi.
Zayn melangkah mendekati Dara dan dia pun memeluk tubuh Dara dari belakang.Zayn membuat tubuh Dara menegang seketika.Zayn menghirup wangi tubuh istrinya dengan dalam.Zayn yang merasakan harum wangi tubuh istrinya membuat dirinya sangat candu dengan wangi itu.
" Raa," panggil Zayn dengan suara beratnya.
" I_iya kak, kenapa?" tanya Dara dengan terbata.
" Apa sekarang waktunya,tapi kenapa aku merasa belum sanggup memberikan nya saat ini." batin Dara
" Nggak papa,aku cuma ingin meluk kamu saja.Apa dosa kalau suami meluk istrinya sendiri?" tanya Zayn yang mesin membenamkan kepalanya di ceruk leher istrinya.
" Ng_nggak dosa kok.." jawab Dara dengan tergagap.
" Kita tidur yaa,pasti kamu capek kan," ucap Zayn membimbing istrinya untuk naik ke atas tempat tidur.
Dara pun menurut,Dara berbaring di atas tempat tidur dan akhirnya Zayn pun ikut naik ke tempat tidur.Tanpa basa basi Zayn menarik lengan istrinya untuk mendekat padanya dan benar saja Zayn memeluk tubuh istrinya dengan erat dan sementara tangan Zayn di gunakan untuk bantalan Dara.Kini keduanya saling memejamkan mata yang awalanya sulit nun,karena memang mereka sudah lelah akhirnya mereka pun terlelap tanpa adanya malam pertam. seperti bayangan para orang tua.
Pagi hari Zayn terlebih dahulu membuka matanya.Rasanya tangannya begitu kebas dengan sedikit menundukkan kepalanya dia melihat Dara yang masih terlelap dalam pelukannya.Zayn berusaha membangunkan Dara dengan membelai pipi nya namun,bukannya bangun malah membuat Dara semakin membenamkan wajahnya dalam dada bidang Zayn.Bahkan Dara tak sadar jika ada singa lapar yang sudah siap menerkamnya.
" Raa,bangun.." ucap Zayn dengan lembut.
" Hemmm.." Hanya gumaman dan malah Dara makin menyelusup kan kepalanya di dada bidang Zayn.
" Daraa.."erang Zayn saat miliknya mulai menggeliat maksimal.
__ADS_1
Walaupun setiap pagi baru bangun tidur adik kecilnya juga bangun namun, tak seperti saat ini yang terjadi si dedek kecilnya sudah besar maksimal karena ulah istrinya.
Bukannya membuka matanya yang di lakukan Dara membuat Zayn makin frustasi.Dara merab* rab* dada bidang Zayn dengan sapuan begitu lembut sampai tangan Dara mulai naik ke leher bahkan wajah Zayn.
Tangan Dara mulai turun lagi dan memencet-mencet dada bidang suaminya yang terasa keras.
Dalam hati Dara kenapa ada bantal guling yang begitu aneh dan terasa nyaman seperti di peluk.Dirasa ada yang nggak beres akhirnya Dara membuka matanya perlahan dan pandangan pertama yang di lihat adalah dada bidang yang polos tanpa baju dan Dara pun mendongakkan kepalanya menatap wajah tampan Zayn yang terlihat frustasi.
" Aaaagghhhh !!" teriak Dara dan dengan reflek Dara mendorong tubuh Zayn dan mendorong dengan kaki sampai tubuh Zayn pun jatuh terjelembab ke lantai.
Zayn yang sudah terjelembab ke lantai pun akhirnya bangun dengan mengusap bo*Ong nya yang lumayan sakit karena ulah istrinya
Sementara Dara meneliti tubuhnya dan melihat ****** bawahnya yang masih lengkap memakai baju yang semalam dia pakai.
" Kak,kakak nggak ngapa-ngapain aku kan?" pertanyaan apa itu, yang ada di otak Zayn hanya umpatan yang sedang dia ucapkan. dalam hatinya.
pletak..
Zayn menyentil kening Dara dengan jarinya membuat Dara mengaduh kesakitan.
" Kamu ngelindur apa gimana sih, apa kamu lupa kalau kamu saat ini sudah jadi istri seorang Zayn Wasesa?" tanya Zayn dengan mencuri kecupan di bibir Dara.
Cup..
Dara pun matanya seketika melotot melihat tingkah Zayn yang tiba-tiba mengecup entah dan diapun menepuk jidatnya setelah mengingat kembali bahwa dirinya saat ini sudah menjadi isteri Zayn.
" Sudah inget?" tanya Zayn dan Dara pun mengangguk dengan senyuman malunya karena memang Zayn menatapnya dengan tatapan lembut dan senyuman yang membuat meleyot seketika.
"Maaf kak, aku kaget karena ini pertama kalinya aku tidur disamping laki-laki,apalagi dengan keadaan yang ada di pelukan kakak,aku malu tahu.." ungkap Dara malu.
__ADS_1
Melihat ekspresi menggemaskan Dara membuat Zayn mengembangkan bibirnya dengan senyuman manisnya.
Bersambung