Cinta Dara

Cinta Dara
#Kasmaran


__ADS_3

Senyum manis mengembang di bibir Zayn, bagaimana tidak, setelah mendengar jawaban Dara membuat dirinya merasa sangat bahagia.


"Kakak kenapa sih,dari tadi senyum-senyum begitu?" tanya Dara yang menatap Zayn heran.


"Kamu tahu nggak,kalau tidak ada yang lebih membahagiakan aku saat ini.Hanya jawaban kamu yang bisa buat aku bahagia dan tenang."ujar Zayn menatap lembut pada Dara.


"Gombal..!!" gumam Dara.


Sebenarnya mendengar penuturan Zayn memang ada benarnya,bagaimana dia merasakan juga kebahagiaan.Rasa benci yang pernah ada menguap begitu saja.Apalagi mengingat ada Alea sebagai salah satu alasannya untuk mereka berani memulainya.


"Beneran yang,ehh...sorry." ucap Zayn menutup mulutnya saat sadar dia memanggil Dara dengan sayang.


"Nggak apa-apa kan aku panggil sayang,biar lebih gimanaaaa...gitu."ujar Zayn lagi.


"Apaan sih kak,kalau mau sayang-sayangan mendingan kakak minta ijin dulu sama orang tua Dara."ucap Dara dengan menundukkan kepalanya.


"Serius,nggak masalah buat aku."ujar Zayn dengan mantap.


"Kakak yakin mau menjadikan aku istri dan juga ibu buat Lea?" tanya Dara menatap Zayn sekilas.


" Kenapa,kamu nggak mau punya calon suami yang statusnya duda ya?"


"Bu_bukan gitu,mau saja aku punya calon suami hot Daddy." terang Dara tersipi malu.


"Hahaha jadi aku hot Daddy ya,hemm?"


"GR, sudahlah..kita cari masjid sholat magrib dulu."tutur Dara mengalihkan pandangannya.


"Okelah bunda Alea.."seru Zayn membuat Dara tersenyum tipis.


.


.


Setelah makan malam akhirnya Zayn mengantarkan Dara ke rumah nya.Tak butuh waktu lama pun mereka sampai di depan rumah Dara.


Namun,pandangan mereka terkunci pada sebuah mobil yang terparkir di depan mereka tak jauh dari rumah Dara.


"David."gumam Dara melihat seseorang yang berdiri bersandar di sebuah mobil mewah.


"Kami janjian sama dia?!" tanya Zayn dengan penuh penekanan.


"Nggak,nggak percaya..ya udah kita turun."ucap Dara pada Zayn dengan cepat.

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua pun keluar dari mobil Zayn.Dara tak mau menimbulkan kesalahpahaman lagi dengan Zayn,sudah banyak kesalahpahaman antara mereka sejak dulu.


"Haiii Ra..., akhirnya kamu balik juga."ucap David dengan senyum sumringah.


"Dav, ngapain Lo kemari?"tanya Dara menatap heran pada David karena memang mereka tidak pernah janjian ketemu.


"Ya elah Raa,harus ada alasan buat ketemu sama kamu,kayak pejabat saja." kelakar David dengan melirik Zayn yang ada di samping Dara dengan tatapan tak bersahabat.


"Bukan gitu,apa ada hal penting sampai kamu datang kemari?" tanya Dara.


"Tadinya mau ngajak kamu makan malam tapi, kayaknya aku kalah cepat."ujar Davin dengan tertawa hambar.


"Memang nya kamu biasa kayak gini sama perempuan yah?"


Pertanyaan Zayn sontak membuat senyum sinis terbit di bibir David.


" Maksudnya Lo kira gue playboy yang suka rayu perempuan,ya nggak lah..cuma sama Dara gue gini."ujar David dengan santai.


Zayn mengepalkan tangannya dan menatap tajam David.


"Gue harap Lo bisa hormati gue,jangan pernah berfikir untuk ngerecokin hubungan orang."ujar Zayn


Dara mendengar ucapan Zayn sontak mengalihkan pandangan nya pada Zayn."Kak,sudahlah.." ucap Dara dengan menyentuh lengan Zayn yang masih terhalang kain tipis kemeja milik Zayn.


"Ehhh enggak yah,siapa bilang aku suka di gombalin.Udahlah kak, jangan marah-marah nggak jelas gitu."ucap Dara dengan wajah memohon.


"Marah-marah nggak jelas gimana yang, sedangkan si depan aku ada laki-laki yang berani mau jadi bibit pembinor."ujar Zayn kesal.


" Enak aja pembinor,kayak nggak laku aja." protes David.


"Terus kenapa Lo rayu-rayu calon bini gue..!!" sentak Zayn.


"Ca_calon bini Lo maksudnya,Dara calon bini Lo..yakin?!" tanya David dengan nada mengejek.


" Kenapa,kalah start..lagian nggak ada start mulai buat deketin Dara,Lo udah kalah jauh sama gue.Dara sama gue udah enam tahun lalu dekat.."ujar Zayn mulai memprovokasi David.


"Kakakkkk....!!" seru Dara


"Kenapa,biar dia tahu yang..biar dia nggak kepedean buat nyolong start.Karena selama ini dia itu sudah ketinggalan jauh sama aku,ngerti kan maksud gue bro..sudahlah,mendingan Lo cari target lain saja.Lagian Dara sama gue juga udah punya anak.Lo tega lihat anak gue kehilangan bundanya.." ujar Zayn dengan suara yang terdengar serak menahan sesuatu yang mungkin berat dia ucapkan.


"A_anak,maksudnya kalian punya anak.Lo kan bukannya belum nikah Raa..?" tanya David menyelidik.


"Emm..dia anak...

__ADS_1


"Dia anak angkat kita ,ibunya sudah meninggal.Sudahlah mendingan Lo balik sekarang.Lagian ini sudah malam juga,Dara mau istirahat juga ." usir Zayn.


Dara mendengar ucapan Zayn soal anak angakt sungguh buat dia sedikit terkejut.Apa maksudnya dengan perkataan nya itu.


"Baiklah,sorry gue ganggu Lo Ra..gue pamit.. Assalamualaikum.." David pamit begitu saja,apalagi mendengar kata kata Zayn yang sangat serius dan meyakinkan.


Setelah melihat mobil David pergi Dara menatap Zayn dengan tajam dan itupun Zayn sadari ada kata-kata nya yang salah di mata Dara.


"Apa maksud kakak bilang kalau Lea anak angkat, kak..walaupun dia bukan anak kandung kamu,dia tercatat sebagai anak kamu di akte kelahiran nya."ujar Dara.


"Iya aku tahu, lagian aku tadi cuma spontan ngomong gitu yang..rasanya aku nggak sanggup kalau kamu berpaling lagi dari aku." ucap Zayn dengan suara tercekat.


"Sudahlah,sekarang kakak pulang ..Lea pasti nunggu kakak."ujar Dara.


" Aku nginep aja yaa..," ucap Zayn. dengan nada manja.


" Nggak, enak saja...sudah sana,kamu perlu istirahat juga kan." ujar Dara.


" Oke,emmm...Ra..kalau seandainya kita nikah dalam waktu dekat ini kamu mau kan?" tanya Zayn dengan wajah menatap intens pada Dara.


" Me_ menikah,kamu yakin mau nikah dalam waktu dekat?" tanya Dara balik.


" Yakin,apalagi lihat banyak laki-laki yang suka sama calon istri." ucap Zayn.


" Tapi, aku harus ngomong sama papa juga mama." ujar Dara.


" Kalau gitu secepatnya kita ke Jakarta untuk menemui orang tua kamu." ujar Zayn.


" Nanti kita bahas lagi ya kak,sekarang sudah malam.Kamu pulang,pasti lelah kan.."


" Okelah kalau gitu,aku pulang..tapi inget,mimpiin aku yaa.." ucap Zayn dengan suara manja.


" Apaan sih kak,inget sudah punya anak masih saja manja-manja."ucap Dara dengan wajah merona untung saja lampu jalanan menyamakan rona wajah Dara kalau tidak,dia pasti nya akan jadi ledekan Zayn.


" Iyaa..aku pulang deh,kamu masuk dulu." ucap Zayn diangguki Dara.


" Sampai rumah ,kabarin aku."ucap Dara.


"Iya sayanggg..." ucap Zayn penuh penekanan dengan kata sayang nya.


Kedua anak manusia yang tak lagi muda kini terlihat bahagia,baik Dara dan Zayn merasakan gelora asmara yang membuat mereka bisa senyum-senyum sendiri.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2