
Di tempat di mana Laura bersama Alan berada terlihat Laura keluar dari Caffe dan masuk kedalam mobilnya.
Dia menghela nafasnya dengan dalam dan dia mulai menyalakan mesin mobilnya dan bergabung dengan pengendara lain di jalanan ibu kota yang terlihat padat.Sepanjang perjalan Laura memikirkan yang terjadi sebenarnya pada dirinya dan Zayn waktu dulu.
"Maafkan aku Zayn,aku salah.."gumam Laura dengan lirih
Tiba-tiba air matanya mengalir deras begitu saja dan dia menambahkan kecepatan pada laju mobilnya dan beberapa saat kemudian terlihat sebuah truk yang tiba-tiba nyelonong menghantam mobil yang di kendarai Laura.
" Brakkk..💥💥
"Astaghfirullah..." seru Dara memegang dadanya terasa berdetak dengan kencang.
"Dara kamu kenapa,kamu sakit." Meli terlihat khawatir melihat sahabatnya yang tiba-tiba istighfar dengan kencang dan memegang dadanya juga.
"Nggak papa Mel,nggak tahu kenapa perasaan aku nggak enak saja.Aku takut terjadi apa-apa sama mama juga papa." ucap Dara yang masih mengatur nafasnya.
"Kamu minum dulu,atur nafas dan setelah baikan kamu telpon orang tua kamu." usul Meli pada Dara.
Dara mengangguk mengiyakan usulan Meli.Dia memang harus memastikan jika orang tuanya baik-baik saja.
.
.
"Zayn,Lea,Da_ra." gumaman lirih Laura dalam mobil yang telah ringsek karena benturan truk yang menabrak mobilnya.
Setelah bergumam dalam setengah sadar tiba-tiba Laura langsung tak sadarkan diri.
Sementara di luar mobil itu,sudah riuh dengan orang-orang yang berusaha menolong tubuh Laura yang sudah terlihat mengenaskan dengan luka di wajahnya dan kepalanya.Tubuhnya yang terhimpit body mobil barang tentu membutuhkan waktu untuk mengevakuasi Laura untuk di keluarkan dari mobil tersebut.Sementara pengendara truk sudah diamankan oleh petugas.Ambulan dan team penyelamatan sudah ada di lokasi tempat terjadinya kecelakaan.
.
.
"Sayang kenapa kok tiba-tiba sedih gitu?" tanya mama Wina melihat wajah cucunya yang tiba-tiba murung.
"Oma,kita pulang sekarang yah..aku kangen mama." rengek Alea pada sang Oma.
"Sayang,baru aja kamu berenang masa mau pulang.Lagian masih siang,kamu main lagi sama ayah sana.." ucap Oma Zayn.
"Tapi, Lea mau sama mama Oma uyut..hiks hiks." ucap Lea yang langsung menangis karena ingin sekali bertemu dengan sang mama.
__ADS_1
"Anak ayah kenapa,kok nangis?" tanya Zayn menghampiri sang anak,Zayn heran saat melihat putrinya menangis akhirnya dia memeluk putrinya.
"Ayah,aku pengen sama mama...huaaaaa.."
tangis Alea tambah kenceng membuat Zayn sedikit kaget karena dia belum pernah melihat anaknya tantrum seperti saat ini.
Drrrttt Drrrrrttt
📞+062.....
Zayn menatap ponselnya dan tertera nomer yang tak dia kenal.Dahinya mengernyit heran..
Terlihat Oma dan mama Zayn berusaha untuk menenangkan Alea yang rewel.
"Hallo.." Zayn mengangkat panggilan dari ponselnya.
"Selamat siang,saya dari kepolisian Jakarta Selatan,
apa benar anda suami dari nyonya Laura ?"
Deg
"Maaf tuan,saya ingin mengabarkan jika nyonya Laura istri anda saat ini ada di Rumah Sakit Kasih Bunda.Istri anda mengapa kecelakaan."
"Kecelakaan,lalu keadaan istri saya bagaimana pak?"
"Banyak sebaiknya ke sini karena kami akan melakukan tugas sesuai prosedur."
"Baik pak,saya akan segera kesana.Terima Kasih infonya."
"Iya pak, Selamat Siang."
Panggilan telepon di tutup oleh Zayn dan langsung melangkah ke arah Keluarga nya berada.
"Mah,Pah..kita harus pulang,Zayn akan kerumah Sakit Laura mengalami kecelakaan." ucap Zayn dengan wajah yang terlihat cemas dan suara yang gemetar.
"Apa,Laura kecelakaan..ya sudah kita kesana Zayn.." ucap Mama Wina dengan wajah yang terlihat tak kalah khawatir.
"Mama kenapa yah,mama nggak papa kan,Ayah kok panik gitu..mamaaaa..huaaaaa." Zayn tersadar bahwa disana ada putrinya tangis Alea kembali pecah.
"Sayang,mama sedang sakit sekarang sudah ada di Rumah Sakit,buat sementara Alea ikut Oma Uyut sama Opa Uyut pulang yah,papa mau jemput mama.Kalau Alea kan masih kecil jadi nggak bisa jemput nak."
__ADS_1
Alea mengangguk menyetujui ucapan sang ayah.
Akhirnya mereka berpisah,Oma,Opa dan Alea kembali ke mansion dan Zayn dengan kedua orang tuanya menuju ke Rumah Sakit.
Zayn sangat cemas memikirkan keadaan sang istri.Sungguh kejadian ini membuat Zayn tak bisa berpikir jernih,Papa Arya pun tak memperbolehkan sang putra untuk mengemudi mobil.
Mama Wina pun tak henti-hentinya menguatkan sang putra.Zayn sangat terguncang jiwanya kali ini.
Hampir satu jam membuat Zayn frustasi dengan kemacetan Jakarta.Mereka sampai di RS tempat Laura berada.
"Permisi mba,saya mau tanya pasien atas nama Laura Atmaja pasien korban kecelakaan siang ini " ucap Zayn dengan suara bergetar.
"Sebentar pak,Pasien atas nama Laura Atmaja sudah di pindahkan ke ruang ICU pak,ruangannya sebelah sana." ucap petugas itu menunjukkan arah di mana Laura berada.
"Terima kasih mbak.."ucap Zayn dengan tanpa basa-basi dia melangkah menuju arah dimana tadi pegawai itu tunjukkan.
Sementara papa dan mamanya mengikuti langkah Zayn menuju ruang ICU.
"Semoga menantu kita tidak apa-apa ya pah,kasihan Alea masih kecil." ucap Mama Wina lirih.
"Doakan Laura mah semoga saja tidak terjadi hal buruk pada Laura."ucap papa Arya.
Terlihat ada dua polisi yang berjaga di depan pintu ICU.
"Permisi pak apa benar pasien bernama Laura ada di dalam."ucap Zayn dengan nafas yang tersengal karena dia sedikit berlari menuju ruang ICU.
"Iya benar,anda ini siapanya nyonya Laura?"tanya salah satu polisi.
"Saya suami Laura pak,keadaan istri saya bagaimana?" tanya Zayn dengan tidak sabar.
"Untuk lebih jelasnya bapak bisa tanyakan pada dokter ,untuk kejadian yang menimpa nyonya Laura karena mobil korban di tabrak truk yang mengalami rem blong,saat ini supir truk sudah kami aman kan di polres Jakarta Selatan.Ini barang-barang korban yang kami temukan di TKP."ucap polisi dengan menyerahkan sebuah ponsel dan slim bag yang memang Zayn kenali milik istrinya.
"Terima Kasih pak,laporan untuk kejadian ini bisa di lakukan di Polres Jakarta Selatan,setelah nyonya Laura siuman nanti kami akan minta keterangan padanya."ucap si polisi.
"Untuk urusan di kantor polisi nanti pengacara saya akan kesana dan mengurus semuanya."ucap Zayn dengan suara datar.
Setelah berbincang dengan polisi Zayn dan dua orang tuanya masuk ke ruang Dokter yang menangani Laura.
Atas hasil pemeriksaan Laura mengalami Koma dengan luka di kepala dan juga kakinya dengan tulang patah.Kemunkinan untuk sembuh pun hanya keajaiban dari Allah SWT.
Bersambung
__ADS_1