Cinta Dara

Cinta Dara
#Tak Mau Kehilangan Lagi


__ADS_3

Alan dah Zayn sama-sama menghela nafas dalam dan Zayn merasa kepalanya berdenyut saat memikirkan semua ini. Bagaimana kedepannya dengan Alea.Anak kecil itu tak tahu apa-apa. Zayn pun sangat menyesal karena sudah mengatakan hal yang menyakiti harga diri Dara.


Dara tidak tahu apa-apa dan akhirnya dia jadi korban ketidak Tahuan semua yang ada dalam hidup Zayn.


Zayn pun sangat menyesal karena Alea begitu menginginkan Dara dan sayangnya dia acuh akan hal itu dan akhirnya Alea celaka.


"Apa yang akan lo lakuin buat Alea kedepannya?"tanya Alan menatap sahabatnya itu.


"Walaupun gue sekarang tahu kalau Alea bukan putri kandung gue ,nggak akan pernah berubah rasa sayang gue sama Alea Al.Sedari dalam kandungan ibunya gue udah sayang sama dia,gue yang Adzan_in dia.Walaupun seandainya Reza akan tahu siapa Alea nantinya gue akan menjadi orang yang terdepan buat Alea Al."ucap Zayn dengan penuh keyakinan.


"Gue percaya akan ketulusan lo Zayn, gue juga selalu bilang ke Laura kalau Lo sampai tahu nggak akan mungkin semudah itu Lo benci sama Alea.Anak itu nggak tahu apa-apa,yang salah kedua orang tuanya bukan dia."ucap Alan.


"Gue harap lo mau rahasiakan semua ini dari siapapun, suatu saat akan gue buka dan pastinya di waktu yang tepat."ujar Zayn.


Alan pun setuju dengan pendapat Zayn,dia pasti akan mendukung rencana Zayn untuk memberikan yang terbaik buat Alea.


Setelah perbincangan itu akhirnya mereka kembali ke tempat dimana Alea berada.


Alea masih berada didalam ruang ICU.Saat ini sudah keluar dari masa kritisnya.


Zayn masuk ke dalam ruang ICU, terlihat tubuh kecil Alea tertidur di sana dengan banyak alat yang terdapat di tubuhnya.


Sedih,itulah yang Zayn rasakan saat ini.Rasanya tak tega melihat putrinya dengan keadaan seperti ini.Hanya penyesalan yang ada dalam diri Zayn saat ini.


"Assalamualaikum cantiknya ayah,Lea..jangan lama-lama bobonya yaa,ayah kangen sama cewek nya Lea.Kalau Lea marah sama ayah, lebih baik Lea pukul ayah atau jewer ayah saja,jangan diam dan sekarang Lea malah bobo gini nggak mau lihat ayah.Asal Lea tahu,ayah sayang banget sama Lea.Ayah nggak peduli siapa kamu dan benih siapa kamu ayah tetap sayang sama Lea,anak cantik Zayn Wasesa."ucap Zayn dengan menciumi tangan kecil sang putri yang masih enggan membuka matanya.


"Zayn.."panggil seseorang.


Zayn menoleh dan ternyata sang Oma yang baru masuk ke dalam ruangan itu.


"Oma,kenapa disini.Oma nggak pulang?"tanya Zayn meraih tangan tua itu dan menuntun nya duduk di samping brankar.


"Oma mau lihat cicit Oma Zayn, kasihan sekali dia.Alea,ini Oma uyut..maafin Uyut yaa,uyut selama ini sudah acuh sama Lea,padahal Lea sudah nurut sama uyut.Cepet bangun yaa,nanti kita akan seneng-senang. Katanya mau ketemu aunty Dara kan,kita nanti ketemu auty Dara yaa,Zayn lihat...Lea nangis."ucap Oma saat melihat sudut mata Lea meneteskan air mata.


.

__ADS_1


.


Disebuah taman yang luas dan terlihat kolam dipenuhi dengan ikan hias dan juga diatas nya ada pohon teratai yang terlihat sangat bagus bunganya.


Seorang gadis cilik yang sedang berlarian dengan seorang wanita cantik.


"Sayang jangan lari lagi,nanti jatuh.."teriak wanita itu pada sang gadis cilik.


Awwwstt


Terdengar pekikan gadis kecil itu dan ternyata benar gadis kecil itu terjatuh dan melihat seorang perempuan muda menolongnya untuk bangun.


" Sayang kamu nggak papa ?" tanya perempuan itu dengan memeriksa keadaan si bocah.


"Sakit.." ringis sang gadis kecil.


"Ya Allah,sini sama bunda.Kita obati yaa.." ucap perempuan muda itu.


"Bunda, mama .." ucapnya menatap dua perempuan di samping kanan kirinya.


"Sayang,jangan nangis..mama nggak kemana-mana,sekarang kamu sama bunda sama ayah yahh .."ucap perempuan itu.


"Nggak mau mah,aku kangen sama mama..hiks hiks ." ucap gadis kecil itu


"Sayang, jangan nangis nanti ayah sedih lihat kamu nangis,kamu harus nurut sama ayah juga bunda.Mereka akan menjaga kamu setelah ini."ucap perempuan itu memeluk bocah itu.


"Aku mau tinggal sama mama."ucap sang bocah yang terus memeluk tubuh wanita itu.


"Sayang,ada bunda sama ayah yang sayang sama kamu,kasihan kalau nanti kamu ikut mama.Lihat,bunda pasti sedih kalau kamu ikut.."ujar wanita itu menatap wanita muda itu yang terlihat sedih menatap interaksi keduanya.


"Aku titip dia,sayangi dia seperti aku menyayanginya sejak dia tumbuh di dalam kandungan ku."ucap wanita itu pada wanita muda itu


"Mba Laura,jangan tinggalkan kami."ucap si wanita muda menyebutkan nama wanita itu.


"Dara titip Alea,aku yakin kamu bunda yang baik untuk Alea."ucap Laura dengan senyuman manisnya pada Dara

__ADS_1


Dara menangis mendengar ucapan Laura.Alea di dekap erat oleh Dara dan berusaha untuk melepaskan pelukan Dara ingin menyusul Laura yang melangkah pergi dan semakin menjauh dan hilang di hembusan kabut tebal


"Bunda aku ingin mama, mama ,bunda ,mama..!!!" teriak Alea mencoba untuk mengejar sosok sang mama yang hilang di telan kabut.


.


.


.


Titt..titt.. tiiiiiiiiiiiiiiittttttt....


Terdengar suara nyaring dari Elektrokardiograf membuat Zayn dan Oma panik langsung memanggil dokter untuk mengecek kondisi Alea.


Zayn dan Oma dengan terpaksa harus keluar ruangan selama dokter mengecek kondisi Alea.


Zayn merasa kakinya tak lagi mampu menahan bobot tubuh nya.Dia mengingat dimana istrinya meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya dan kini putrinya yang masih kecil sedang berjuang dalam kesakitan nya.


"Ya Allah,hamba mohon selamatkan putri hamba, berikanlah hamba kesepakatan untuk membuat dirinya bahagia.Hanya dia penyemangat hidup hamba saat ini ya Allah.."gumam Zayn dalam doa yang dia panjatkan pada Tuhannya.


.


.


"Alea,Alea,mba Laura ..Alea,"


Dengan nafas memburu dan debaran jantung yang tidak beraturan Dara terbangun dari mimpinya.Keringat membasahi dahi nya.


"Astaghfirullahal'adzim,Alea..kenapa perasaan aku nggak enak ya Allah,lindungi Alea..sehatkan dia,kasihan dia sudah tidak ada mama nya."gumam Dara


Dara menyeka keringat yang keluar dari tubuhnya dan meraih gelas minum yang ada diatas nakas.Dia melihat jam dinding dan terlihat menunjukkan jam tiga dini hari.


Dara turun dari tempat tidur nya dan melangkah menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu dan melaksanakan sholat tahajud.Hati nya masih tak tenang memikirkan keadaan Alea.Tidak mungkin dia menghubungi Zayn untuk menanyakan keadaan bocah itu. Sementara hatinya merasa sangat sakit mengingat omongan Zayn yang melukai harga dirinya.Rasanya bukan cinta lagi di dalam hatinya kini hanya ada rasa kecewa dan benci jika mengingat Zayn yang tak lain adalah cinta pertamanya yang pergi menghilang tanpa kabar.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2