
"I love you." kata yang terucap begitu indah di telinga Dara.
"I love you more." balas Dara tersenyum manis tersinggung di bibirnya.
Sedetik kemudian mereka pun larut dalam samudra asmara yang memabukkan.
Zayn memperlakukan Dara begitu lembut dan manis.Dara sangat bahagia mendapatkan perlakuan yang begitu memuja dari suaminya.
Dara tak pernah membayangkan jika dia bisa bersatu dengan cinta pertamanya.
Zayn begitu terbuai dengan permainannya sendiri,tak pernah dia rasakan sensasi yang luar biasa sebelumnya.Entah,mungkin karena dia melakukan nya dengan penuh cinta dan rasa saling mencintai dan memiliki.
Setelah membuat sang istri lemas tak berdaya Zayn pun akhirnya memilih untuk tidak lagi membuat istrinya kesakitan.Apalagi hal ini yang pertama untuk Dara.
Zayn merasa bahagia karena dia lah pemenang sesungguhnya.Bisa mendapatkan Dara yang bisa menjaga kehormatannya.
"Terimakasih sayang, terimakasih sudah menjaganya,sakit yaa..maaf yah,"ucap Zayn setelah selesai melakukan kewajiban mereka.
"Iya kak ,terima kasih juga ..kamu nggak nyakitin aku kok,tapi memang aneh kayak ada yang tertinggal di bawah sana." ucap Dara dengan polosnya.
Mendengar ucapan Dara membuat Zayn terkekeh."Nanti juga lama kelamaan nggak yang,"ucap Zayn mencubit pipi Dara dengan gemas.
Malam malam mereka lalui dengan malam romantis penuh syahdu mereka.
Rasanya mereka pun tak ingin. mengakhiri perjalanan yang membuat mereka semakin saling mencintai.Namun,balik lagi di dunia mereka ada malaikat kecil yang sedang menunggu mereka dengan penuh rindu.
...----------------...
Setelah beberapa hari pergi, hari ini mereka kembali lagi ke tanah air dan saat ini bukan lagi ke kota kecil mereka namun,ke Jakarta karena beberapa hari lagi akan diadakan 100hari meninggalnya Laura.
"Assalamualaikum..."ucap Dara dan Zayn saat sampai ambang pintu mansion keluarga Wasesa.
"Wa'alaikumsalam.." sambut semuanya.
"Ayah,bunda..!!" pekikan gadis kecil yang begitu mereka berdua rindukan.
"Sweety.."ucap Dara memeluk anak sambungnya.
__ADS_1
"Aku kangen bunda,kenapa lama sekali pergi sama ayah?"tanya Lea dengan wajah cemberut nya.
"Aduh, princess bunda ngambek nih yah..maaf ya kalo bunda sama ayah tinggalin Lea sebentar,tapi .. setelah ini kita akan tidur bareng."ucap Dara pada putrinya.
Mendengar ucapan istrinya sontak membuat Zayn akan melayangkan protes namun,omongan Oma langsung membuat Zayn diam.
"Nggak usah kayak anak kecil gitu Zayn, mau protes sama istri kamu yang mau sama anaknya.Kamu ini,jangan jadi laki-laki egois."ucap Oma yang membuat Zayn diam dan yang lain mungkin ucapan itu hanya bisa terkekeh geli melihat respon Zayn yang cemberut mendengar ucapan sang Oma.
Benar saja malam harinya Dara di monopoli sang putri.Bahkan sekedar peluk cium saja Lea protes padanya.
"Ayah apa-apaan sih cium-cium bunda aku.Ngeselin...!!" protes Lea pada ayahnya
"Lah bunda juga punya ayah Le,bunda istri ayah.Berarti ayah boleh sama bunda lah..."ucap Zayn yang tak mau kalah dengan putrinya.
"Bisa nggak sih mas,jangan drama sama anaknya. Sudah,nikmati saja..gimana rasanya istrinya dibucinin sama anak sendiri." ledek Dara yang melihat tingkah laku Zayn .
"Menyebalkan,aku juga pengen peluk peluk yang,masa Lea doang.." ucap ,Zayn dengan masih melayangkan protes.
"Baiklah Lea akan kasih Ayah kesempatan manja untuk malam ini tapi,Lea minta beli ice cream gimana?"
"Oke langsung cuss...!!" jawab Zayn dengan semangat empat lima.
Akhirnya benar saja kini mereka ada di sebuah Supermarket untuk sekalian Dara belanja bulanan untuk keluarga Wasesa.
Terlihat Zayn yang setia mengikuti langkah kedua kesayangan nya sambil mendorong troley besar .
"Zayn..!!" panggil seseorang.
Mendengar namanya di panggil otomatis Zayn mendongakkan kepalanya yang tadinya fokus dengan ponselnya.
Deg..
Sungguh Zayn rasanya ingin menghajar orang yang ada si depannya.
"Haii bro,apa kabar?"tanya orang itu yang bergandengan mesra dengan istrinya
Orang itupun mendekati Zayn dan bersalaman tak lupa berpelukan ala sahabat lama.
__ADS_1
"Baik,Lo di Jakarta?"
"Iya,kita akan kembali ke Jakarta karena istri gue lagi hamil muda."ucapnya dengan senyuman bahagia.
"Owhh..bagus lah,semoga sehat-sehat dan kandungannya baik-baik saja."ucap Zayn dengan datar.
"Ayah,malah ngerumpi..bunda udah nunggu di sana.."ucap Lea yang tiba-tiba muncul dengan berkacak pinggang.
"Ini anak Lo sama Lain, cantik.."ucap laki-laki yang bernama Reza sahabat Zayn dan Alan.
"Mas,aku kira kemana..aku di lost daging yaa..ayo nak kita bawa keranjang saja."ucap Dara yang tiba-tiba muncul.
"Lo sama siapa bro,Laura mana?"tanya Reza sedikit kaget dengan kehadiran Dara yang tiba-tiba muncul dan setahu Reza Zayn menikah dengan Laura walaupun memang Reza tak bisa datang saat pernikahan Zayn dan Laura karena Reza sedang berbulan madu dengan istrinya.
"Laura ada,oh iya sayang...kenalkan ini Reza teman kuliah mas juga Alan serta Laura."ucap Zayn mengenalkan sosok Reza .
"Owhhh...salam kenal mas Reza saya Dara istri mas Zayn,"ucap Dara dengan menangkupkan kedua tangannya di depan dadanya .
"O..Oh iya salam kenal mba saya teman baik suami anda ."ucap Reza melirik ke arah Zayn yang menampilkan ketenangan disana.
"Owhh,teman mba Lau juga,soalnya saya tidak melihat mas nya waktu mba Lau kena musibah cuma ada kak Alan saja ,maaf jadi saya nggak tahu.."ucap Dara dengan sengaja mengatakan hal itu.
Zayn yang memang sudah menceritakan tentang apa yang terjadi pada Laura dan Reza pun rasanya kesal apalagi melihat tingkah istrinya yang angkuh.Bahkan Dara pun tak ada niat untuk mengenalkan diri atau mengenal sosok istri sahabat suaminya.
"Musibah,musibah apa?"tanya Reza penasaran
"Sebaiknya lusa mas bisa datang kerumah keluarga Wasesa,kami permisi dulu..ayo yah,kota sudah ditunggu.."ucap Dara dengan sedikit menarik lengan Zayn.
"Oke,gue duluan.Datanglah lusa ba'da Isya."ucap Zayn.
Data yang tadi niatnya ingin berbelanja pun hilang moodnya begitu saja.Apalagi dia mengingat Zayn bercerita tentang Laura.Sebagai perempuan dia pun merasa kesal,apalagi melihat ketidak berdosanya Reza pada Laura.
...----------------...
Setelah Reza bertemu dengan Zayn dan Dara dia merasa resah.Entah mengapa dia tiba-tiba memikirkan bagaimana nasib Laura.Setahu dia Laura menikah dengan Zayn dan sekarang Reza melihat Zayn bersama wanita lain dan seorang gadis cilik yang mengingatkan dirinya dengan Laura.
Reza pun mengutak Atik ponsel lamanya dan menekan tombol hijau untuk menghubungi nomer seseorang.
__ADS_1
"Ha..Hallo.."