Cinta Dara

Cinta Dara
#David


__ADS_3

"Soal kamu yang di panggil bunda,maaf jika kamu sebenarnya keberatan dengan sebutan itu,nanti saya akan bicara pada Alea untuk tidak memanggil kamu bunda.Karena saya yakin nanti kalau ada pria yang sedang dekat dengan kamu malah jadi ilfil.."ucap Zayn dengan tersenyum getir.


Mata Dara membulat mendengar sindiran Zayn yang pastinya dia tahu jika mungkin ada pria yang dekat dengan nya dan tahu Alea memanggil dia dengan sebutan bunda takutnya di kata janda atau bisa membuat citranya tak baik.


"Maka dari itu ,anda harus bisa membuat Alea mengerti sebutan bunda hanya untuk seseorang yang sudah terikat dengan anda.Jadi,itu jelas bukan saya."ucap Dara dengan wajah sinis nya.


"Yah,nanti saya bilang sama Lea.Takutnya dia keterusan panggil anda bunda.Kasihan kan,nanti nggak nikah-nikah."ucapan pedas Zayn membuat Dara geram.


"Tadaaaa...Alea sudah cuci tangan bun."ucap Alea memperlihatkan kedua tangannya yang basah.


"Yaeehh,pinter..pake sabun nggak?"tanya Dara


"Pake dong,mama sama bunda kan ngajarinnya begitu."ucap Alea.


"Ya sudah Lea makan, setelah itu pulang sama ayah,sudah malam juga kan."


"Bunda nggak pulang bareng kita?" tanya Lea dengan polos.


"Bunda pulang kerumah bunda lah,nggak mungkin kerumah Lea."


"Yaaahh,aku kangen sama Tante Meli juga sama Oma Hana tahu bun," ucap Lea dengan wajah sedihnya.


"Kok sedih gitu,jangan sedih dong..nanti Insyaallah Alea bisa ketemu Oma kok,bisa minta anterin ayah juga kan."ujar Dara..


"Oh iya ,kenapa nggak kepikiran ha. bun."ucap Lea dengan tepok jidat tanpa salah.


Zayn menatap Dara dengan tatapan mata entah, sedangkan Dara yang di tatap pun begitu cuek .


"Dara..,kamu Dara kan?" tegur seseorang yang tiba-tiba mengenali Dara


"Iya saya Dara apa kita pernah bertemu ?" tanya Data


"Masyaallah Dara,kenapa nggak ngenalin gue .Coba Lo inget-inget ..." ucap pria itu dengan senyuman manisnya mengembang dari bibirnya.


"David,bener kan Lo David."ujar Dara setelah seseat memikirkan siapa pria yang ada di depannya


"Alhamdulillah akhirnya ngenalin juga,kamu ngapain di sini Ra?' David bertanya seraya merespon orang yang duduk ada di samping Dara.

__ADS_1


Saat melihat tingkah David yang seperti menyelidik pun Zayn tersenyum miring.


"Owhh..aku habis belanja, kebetulan aku ketemu suami kakak angkatku juga anaknya Ternyata keponakan aku ini minta makan ayam jadi deh aku turutin "ucap Dara dengan. melirik Zayn.


Mendengar jawaban Dara sontak membuat Zayn menjatuhkan rahangnya seolah dia tidak tergantikan dan sekarang Dara dengan lantangnya dia bilang Zayn suami kakak angkatnya.


"Owhh,kirain mereka itu...


"Suami dan anakku,bukanlah.Terus, ngomong-ngoming kamu ngapain di pulau terpencil ini?" tanya Dara penasaran.


"Aku di pindah tugaskan. sama papa buat tugas di sini Ra,rasa nya kesel banget sama papa aku di pindahkan disini.Tapi,ternyata aku ketemu sama orang yang sudah kukenal yaitu kamu Alhamdulillah ,aku merasa bersyukur sekarang."ujar David dengan wajah penuh bahagia.


"Kamu bisa saja."timpal Dara menanggapi candaan David.


"Kamu berarti praktek di Rumah Sakit umum dong?"tanya Dara.


"Yup benar,mulai besok Ra.Ini aku baru kelar belanja juga, maklumlah bujangan."ujar David


"Lagian kamu,suruh nikah sama Papa kamu sok nolak."ujar Dara dengan terkekeh geli.


"Kamu yang aku ajak nikah malah nolak aku karena dia lah,hasilnya ..


"Maksud Dara apa,aisttt...kenapa serasa tersindir gini sih.."batin Zayn mendengar kata-kata Dara


"Yahhh,semoga kekal kebahagiaan nya.Yang jelas jika dia nggak bahagia terus nyariin kamu lagi,udah pasti aku dulu yang akan paksa kamu aku bawa lari ke KUA ... hehehehe" canda David pada Dara.


"Bisa aja kamu,aku nggak ada apa-apa nya sama deretan perempuan berjas putih ."ujar Dara.


"Kamu itu selalu saja merendah dari dulu,kenapa sih susah alias licin banget buat naklukin primadona kampus.Waktu gue perpose kamu beralasan kalau kamu lagi nungguin seseorang.Terus nggak lama aku liat kamu gandengan sama si dia.Kan kampret Lo namanya." umpat Devid yang mengingat kenyataan setelah di tolak ternyata Dara jalan besama Gathan.


"Sudahlah,lupakan.Sudah masa lalu juga.Mau gimanapun juga sudah nggak ada artinya itulah masa lalu."ucap Dara terasa menusuk di hati Zayn yang mendengar nya.


"Okelah sorry,aku sudah mengingatkan kamu yang sedih-sedih tapi,tenang saja ada aku disini dan aku janji akan selalu bikin kamu happy,tugas kamu sekarang catat nomer ponsel kamu karena aku tahu nomer lama kamu sudah kamu musnakan."ucap David dengan menyodorkan ponselnya pada Dara.


"Ini,kasih nama yang bagus buat nama aku yah.."ujar Dara dengan menyodorkan kembali ponsel David pada dirinya


"Tenang,tetap kamu sweety ku... hahahaha."ujar David dengan gelak tawa mewarnai ucapannya.

__ADS_1


"Bisa aja kamu "juara Dara dengan tersenyum manis pada David.


Sementara disamping Dara Zayn sudah mengepalkan tangannya di bawah meja.Merasa tak tahan mendengar ucapan demi ucapan mereka.Kalau seandainya di didengar orang lain mungkin biasa saja tapi,ini Zayn yang mendengar apalagi dia tahu siapa Dara baginya sebelum menikah dengan Laura,Dara adalah seseorang yang sangat berharga bagi hidupnya.


"Sorry nih,dari tadi kita berbual saya minta maaf bang,kalau saya sudah bertemu Dara memang begitu ,jadi maaf saya David dan Abang...


David mengulurkan tangannya pada Zayn untuk berkenalan dan dengan terlihat wibawa nya Zayn menyambut tangan David dan menjabatnya menggenggam tangan itu sedikit lebih erat seperti tanda kalau Zayn tak suka dengan kedekatan Dara dengan David


"Saya Zayn."ucap Zayn mengenalkan namanya.


"Oh oke salam kenal bang,kalau princess ini namanya siapa..,"David beralih pada sosok gadis kecil Alea.


"Aku Alea om ganteng."ucap Alea dengan terkekeh .


"Hahahaha..bisa saja princess nih,sudah sekolah?"


"Sudah,kelas A ."jawab Alea dengan malu-malu.


"Lea suka ayam yah,kayak om dong suka ayam .." ucap David mencoba berbincang dengan Alea.


Karena sepenglihatan David selama berbual dengan Dara tadi tangan dan mata Dara aktif memperhatikan gadis kecil itu.


"Sudah kan nak,kita pulang ya.."ujar Zayn tiba-tiba.


"Sudah ayah,Alea cuci tangan dulu."ucap Alea.


"Ya udah ayok ayah temani."ujar Zayn dan melangkah bersama Alea ke arah wastafel.


Tak lama mereka berdua kembali ke meja tempat mereka dan David sudah menghilang


"Kemana calon target kamu?" tanya Zayn dengan sinis.


"Maksudnya,ohh...David,sudah pulanglah ."jawab Dara dengan santai.


" Jangan terlalu menjadi wanita yang terlalu care sama laki-laki nanti yang ada di cap murahan ." ucap Zayn dengan gampangnya.


Mendengar ucapan Zayn sontak membuat Dara membulat kan matanya dengan sempurna,Dara tak menyangka Zayn akan melontarkan kata-kata menyakitkan padanya

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2