Cinta Pertama Mafia

Cinta Pertama Mafia
Kecewaan Thomas


__ADS_3

Thomas duduk di kursi Gloria karena biasanya pagi - pagi sudah datang tapi ini tidak biasanya belum datang.


Thomas berulang kali menghubungi Gloria tapi ponselnya tidak di angkat, Thomas pun mengirim pesan ke Gloria lewat wa


✉️ " Sayang, mas telephone kok ponselmu tidak aktif? kamu baik -baik sajakan? tidak melihatmu membuat mas jadi kangen."


✉️ " Sayang, nanti malam aku berangkat duluan karena perusahaan di sana ada masalah, sayangku nanti menyusul ya, tiket pesawatnya sudah aku pesan dan sudah di kirim lewat emailmu."


Karena pesan wa belum terbaca Thomas kembali ke ruangannya. Tidak berapa lama bunyi suara ketukan pintu. Thomas pun memintanya masuk.


ceklek


" Hai Thomas, semakin tambah ganteng aja." ucap pria itu


" Hei Alex tumben baru kelihatan kemana aja." ucap Thomas sambil berdiri dan memeluk sahabat lamanya. Alexpun membalas pelukkannya kemudian tidak lama melepaskan pelukannya.


" Biasa sibuk, ini aja baru sempat kemari." ucap Alex


tok


tok


tok


" Masuk." ucap Thomas


ceklek


" Hai Thomas, hai Alex." sapa pria itu.


" Hallo dokter Hendrik." panggil mereka serempak


Mereka pun saling berpelukan.


Thomas, dokter Hendrik dan Alex adalah tiga sahabat sejak SMP hingga lulus kuliah sampai dengan sekarang.


" Mukamu kenapa sedih gitu bro?" tanya Thomad karena melihat sahabatnya dokter Hendrik sedih.


" Aku tadi memikirkan seorang gadis." ucap dokter Hendrik.


" Cieeee... sudah move on nich ceritanya." ledek Alex


" Bukan begitu, aku memikirkan sedihnya gadis itu kemarin ayahnya meninggal terkena serangan jantung dan pagi ini ibunya meninggal karena jatuh dari tangga." ucap dokter Hendrik.


" Kasihan sekali gadis itu." ucap Thomas dan Alex serempak.


" Kamu suka dengan gadis ity Hen?" tanya Thomas


" Kenapa kamu bertanya seperti itu?" tanya dokter Hendrik


" Dari nada bicaramu membicarakan gadis itu agak beda sepertinya kamu suka." tebak Thomas


" Sepertinya begitu ketika dia menangis gadis itu ku peluk dan dia membalas pelukanku sambil menangis kencang ada rasa sakit melihat dia sedang menangis dan juga ada rasa kenyaman ketika memeluk gadis itu." ucap dokter Hendrik berbicara jujur ke dua sahabatnya.

__ADS_1


" Kejar gadis itu bro, nanti keburu di ambil orang lain." ucap Alex


" Iya benar, apa yang dikatakan Alex kejarlah gadis itu." ucap Thomas memberikan semangat


" Iya aku akan kejar gadis itu." ucap dokter Hendrik dengan semangat.


" Oh iya Thom, gimana dirimu? apa kamu sudah menemukan cinta pertamamu?" tanya dokter Hendrik


" Paling Thomas tidak suka sama gadis, dari dulu kita kan tahu kalau Thomas itu tidak pernah dekat dengan gadis, jika ada gadis yang mendekati langsung menghindar kalau ada yang memaksa langsung deh di bentak bahkan sampai di tampar, kamu tidak ingat Hen?" ucap Alex.


" Iya aku ingat." ucap dokter Hendrik


Merekapun menertawakan Thomas sedangkan Thomas hanya tersenyum karena ingat akan masa lalunya yang anti dengan wanita.


" Kalian salah, aku sudah menemukan cinta pertamaku bahkan kami hampir saja melakukan itu." ucap Thomas


" What? serius!" tanya mereka berdua tidak percaya


Thomas hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


" Maksudmu hampir melakukan hubungan suami istri?" tanya Alex terkejut


" Iya benar." ucap Thomas


" Kenapa tidak kamu lakukan?" tanya Alex lagi


" Dia menjerit kesakitan dan aku langsung berhenti karena tidak tega apalagi aku sudah janji akan menikahinya baru kami akan melakukannya. Memangnya kamu Lex, berapa banyak korbannya?" tanya Thomas


" Hehe.. kamu kan tahu bro semenjak kuliah pertama kali aku baru merasakan bersama kekasihku ternyata sangat nikmat makanya keterusan sampai sekarang." ucap Alex


" Kan aku pakai pengaman." ucap Alex


" Alex, mukamu kenapa agak lebam habis di pukul pacarmu ya ketahuan selingkuh?" tanya Thomas jahil


" Bukan, ini di pukul cewek gila masa muka tampan begini tiba - tiba tanpa salah apa - apa langsung di pukuli sama cewe gila." ucap Alex tanpa dosa


" Kamu selingkuh terus kamu dipukuli sama pacarmu yang lainkan, ayo ngaku." ucap dokter Hendrik yang sudah tahu sifat sahabatnya.


" Ngga serius, cewek itu sebenarnya tergila - gila padaku tapi aku tidak suka terus karena memaksa akhirnya aku kenalin pacarku eh dia marah terus memukuli aku dan pacarku sampai babak belur. Kalau bukan gila apa coba." ucap Alex


" Iya benar juga katamu." ucap dokter Hendrik


" Mungkin benar mungkin tidak." ucap Thomas


" Terserah kalian percaya atau tidak." ucap Alex mulai kesal.


Mereka mengobrol dan tidak terasa hari sudah siang merekapun keluar untuk makan di restoran favorit mereka. Selesai makan merekapun pergi ke tempat masing - masing.


Thomas keluar dari pintu lift dan kursi tempat biasanya Gloria duduk kosong dan meja masih bersih berarti Gloria tidak datang.


Thomas duduk di kursi kebesaran sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar. Karena tidak biasanya Gloria tidak ada kabar beritanya.


" Apa kemarin sakitnya parah ya? karena itu tidak masuk kerja." ucap Thomas pada dirinya sendiri.

__ADS_1


tok


tok


tok


" Masuk." jawab Thomas


Markus membukakan pintu dan duduk berhadapan dengan Thomas.


" Tuan ini laporan yang di minta." ucap Markus sambil menyerahkan berkas ke Thomas


" Bacakan saja." ucap Thomas


" Nona Gloria dijodohkan oleh orang tuanya dengan anak sahabat orang tuanya. Mereka menikah secara sederhana." ucap Markus singkat.


brak


Thomas menggebrak meja karena terkejut mendengar kenyataan kalau selama ini Gloria membohongi dirinya.


" Apa benar itu Markus?" tanya Thomas sambil berdiri dan menatap tajam ke Markus


" Benar tuan, kemarin nona pulang ke apartemen suaminya di apartemen Alva, anak buah kita mengikutinya." ucap Markus


" Bukannya Gloria tinggal di apartemen Galaxy?" tanya Thomas terkejut.


" Itu apartemen miliknya, nona Gloria kadang - kadang datang dan pulang lagi ke apartemen Alva tempat tinggal suaminya." ucap Markus


" Sial, selama ini aku dibohongi olehnya, sekarang kamu keluar." usir Thomas


" Oh iya tuan, nanti malam jadi pergi ke luar kota?" tanya Markus


" Jadi, sekarang kamu pergilah." usir Thomas lagi


Markus yang mengerti pergi meninggalkan bosnya. Baru saja pintu di tutup Thomas membanting semua yang ada di atas meja sehingga semuanya hancur berantakan termasuk laptopnya.


Setelah puas menghancurkan Thomas duduk di kursi kebesarannya.


" Kenapa Glo, kenapa kamu membohongiku? kamu tahu aku sangat mencintaimu! kamulah cinta pertamaku, kenapa cinta pertamaku gagal, kamu jahat Glo!!! teriak Thomas merasa frutrasi cinta pertamanya gagal di tengah jalan.


Setelah dirinya mulai tenang Thomas menghubungi asistennya untuk meminta office boy untuk merapikan ruangannya berantakan seperti kapal pecah.


tok


tok


tok


" Masuk." ucap Thomas


ceklek


Markus membuka pintu ruangan bosnya bersama 2 orang office boy, matanya membulat sempurna melihat ruangan yang tadi rapi kini berantakan seperi kapal pecah.

__ADS_1


Markus hanya diam karena dirinya tahu kalau bosnya sedang terluka dan tidak ingij bertanya lagi karena tidak mau dirinya jadi pelampiasan amarahnya.


__ADS_2