
Markus menggenggam tangan Goretti dan diarahkan ke dadanya.
" Kamu bisa merasakan detak jantungku yang berdetak kencang?" tanya Markus
" Ya aku merasakan." ucap Goretti
" Itu yang tidak kurasakan dengan istriku. Hanya denganmu jantungku berdetak dan hanya denganmu adik mas mulai menegang." ucap Markus sambil mengarahkan ke arah bawah perut.
" Mas Markus." ucap Goretti sambil berusaha melepaskan tangan Markus tapi tangan kekarnya sangat kuat.
Markus tersenyum dan menatap wajah Goretti kemudian wajahnya didekatkan ke wajah Goretti.
cup
Markus mengecup bibir Goretti karena tidak ada penolakkan Markus kemudian melu***t bibir Goretti. Tangan Markus tidak bisa tinggal diam tangan kirinya menahan tengkuk Goretti dan tangan kanannya membelai salah satu gunung milik Goretti tapi di tahan oleh Goretti.
" Sayang, jangan ya kita ada di restoran vvip." ucap Goretti berusaha menahan tangan Markus.
" Maaf sayang dekat denganmu bikin pikiran mas mesum terus sama kamu." ucap Markus sambil berusaha meredakan hasratnya yang sedang memuncak.
" Kenapa dengan wanita lain tidak?" tanya Goretti polos
" Tidak tahu sayang, hanya kamu yang bisa bikin adik mas tegang." ucap Markus jujur
Markus juga bingung melihat istrinya tanpa menggunakan sehelai benangpun ataupun wanita lain adik kecilnya biasa saja tapi ketika berdekatan dengan Goretti adik kecilnya langsung menegang padahal Goretti masih berpakaian lengkap.
" Sabar ya sayang, tinggal 8 hari lagi kita akan menikah." ucap Goretti
" Mas tidak sabar sayang, sepertinya lamaaaa banget." ucap Markus manja.
cup
Goretti tersenyum dan mengecup bibir Markus
" Sabar yach. Oh ya sayang hari ini aku ada janji dengan Gloria. Gloria lagi mencari gaun pesta buat pernikahan sahabatnya bos mas kalau tidak salah namanya dokter Hendrik dan juga mencari gaun pesta untuk pernikahan kita." ucap Goretti.
" Iya mas tahu, tapi mas tidak datang karena waktunya bersamaan dengan pekerjaan yang tidak bisa di tunda. Mas antar ya?" pinta Markus
" Maaf mas, aku mau jemput Gloria karena suaminya tidak bisa mengantar karena ada janji ketemu dengan investor." ucap Goretti.
" Oh iya habis makan siang kami pergi bersama bertemu investor." ucap Markus
" Mas Markus tidak di cari? dari pagi sampai siang masih ada di sini?" tanya Goretti heran
__ADS_1
" Mas sudah ijin sama bos dan katanya tidak masalah yang penting nanti pas ketemu dengan investor mas sudah ada di tempat." ucap Markus
" Bosmu baik banget ya?" ucap Goretti
" Iya donk, makannya mas betah bekerja dengannya. Oh ya bagaimana persiapan pernikahan kita?" tanya Markus
" Sudah selesai hanya tinggal dua saja yang belum." ucap Goretti
" Apa itu? apakah uangnya kurang?" tanya Markus
Goretti hanya tersenyum memandang Markus
" Bukan sayang, yang kurang itu menunggu kedatangan calon pengantin aku dan mas Markus." ucap Goretti sambil menarik hidung mancung Markus
" Kamu nakal ya." ucap Markus sambil memeluk Goretti dari samping
Mereka berdua tertawa bersama dan tidak berapa lama merekapun keluar dari restoran. Markus menuju ke arah kantor dan Goretti menuju ke mansion milik Thomas.
Thomas lebih percaya sahabatnya Goretti untuk menemani istrinya karena itulah Thomas meminta tolong ke Goretti untuk menemani istrinya.
Walau begitu tanpa sepengetahuan Gloria dan Goretti kalau Thomas memerintahkan ke dua anak buahnya untuk mengawasi mereka dari jarak jauh.
Kini Gloria duduk di samping Goretti di dalam mobil. Mereka berdua berbicara serius dan terkadang tertawa bersama.
Hingga tidak terasa merekapun sampai di sebuah mall terbesar di kota itu mall itu milik Thomas. Gloria dan Goretti tidak tahu kalau mall itu milik suami Gloria.
" Saya duluan yang megang jadi ini milik saya." ucap gadis itu
deg
Gloria merasa familiar dengan suara gadis itu. Gloria mengangkat wajahnya dan benar saja gadis itu adalah kekasih Alex. Orang yang sudah lama dilupakan.
" Apa lihat - lihat." ucap gadis itu dengan ketus
" Ada apa sayang?" tanya wanita paruh baya
deg
Gloria menengok ke arah samping dan matanya membulat sempurna karena melihat ada mama Alex.
" Mama Alex." ucap Gloria tanpa sadar
" Kamu siapa?" tanya mama Alex sambil menatap Gloria
__ADS_1
" Saya Gloria, masih ingat saya mam." tanya Gloria lembut
" Gloria, yang saya ingat Gloria itu berpenampilan culun, pakaiannya norak dan kampungan dan parahnya lagi dia seorang le**i." hina mama Alex.
" Ada apa Glo?" tanya Goretti tiba - tiba datang dan mendekati sahabatnya
" Oh ya saya baru ingat ketika melihat wanita ini." ucap mama Alex sambil menunjuk ke arah Goretti
" Oh kamu jadi berubah jadi cantik gara - gara pacarmu ini ya?" ucap mama Alex dengan suara keras sehingga orang - orang yang tadi belanja langsung mendekati ke arah mereka
Gloria meremas ke dua tangannya dan tidak terasa air matanya keluar karena lagi - lagi ibunya Alex menghina dirinya.
" Apa maksudmu nyonya? kalau bicara jangan sembarangan!!." bentak Goretti
" Cih, lihat kekasihmu membelamu dan oh lihat kamu lagi hamil, hamil sama siapa? kalau sama kekasihmu tidak mungkin karena dia wanita apa kamu juga pacaran sama cowo juga. Cih dasar perempuan tidak benar untung anakku sudah menceraikanmu." hina mama Alex lagi
" Nyonya sekali lagi bicara saya akan memukul nyonya." bentak Goretti tidak terima
" Apa?? kamu berani memukulku? dasar pasangan tidak punya akhlak sangat memalukan " bentak mama Alex
Goretti yang sangat kesal langsung mengangkat tangannya tapi di tahan oleh Gloria.
" Gor, sudah dia orang tua sebagai orang yang masih muda kita harus menghargai orang yang lebih tua." ucap Gloria sambil mengeluarkan air mata karena perkataan mama Alex sangat menyakiti hatinya.
" Cih, dasar munafik jangan sok polos kamu!!" bentak mama Alex
" ADA APA INI!!!!" bentak seorang pria
Gloria menengok ke arah samping dan melihat suaminya Thomas dengan tatapan yang seperti ingin membunuh seseorang begitu pula dengan Markus.
" Sayang." panggil Gloria lirih dengan air mata masih keluar
" Sayang, maafkan mas terlambat datang." ucap Thomas sambil memeluk Gloria dari arah samping.
Begitu pula dengan Markus langsung memeluk calon istrinya Goretti dari arah samping.
" Kalian semua bubar!!" teriak Thomas
Mereka yang tadi menonton langsung membubarkan diri.
" Oh ini pria selingkuhanmu! apakah tuan tidak tahu kalau selingkuhan tuan itu seorang le**i?" ucap mama Alex dengan penuh percaya diri.
" Apa buktinya?" tanya Thomas menahan marah
__ADS_1
" Dia dan dia." ucap mama Alex menunjuk Goretti dan wanita selingkuhan Alex
Thomas dan Markus tertawa bersama kemudian menghentikan tawanya seketika sambil menatap tajam ke mamanya Alex.