Cinta Pertama Mafia

Cinta Pertama Mafia
Gloria Masuk Ke Rumah Sakit


__ADS_3

" Sayang, kita pergi ya? kasihan daddy kalau semua orang menghina daddy" ucap Gloria sambil membelai perutnya.


" Aduh." rintih Gloria


Gloria merasakan kram perutnya kembali. Gloria membelai perutnya agar sakitnya segera reda tapi malah rasa sakitnya semakin menjadi.


Akh


bruk


Gloria pingsan dan terjatuh di lantai balkon karena tidak tahan akan sakit di dalam perutnya. Darah segar keluar dari sela - sela pahanya.


xxxx


Thomas berjalan menuju ke kamarnya dan membuka pintu kamarnya.


" Sayang." panggil Thomas


Thomas memanggil dan mencari keberadaan istrinya hingga mata Thomas menatap ke arah pintu balkon yang sudah terbuka. Thomas berjalan menuju ke arah balkon.


Matanya membulat sempurna melihat kondisi Gloria.


" Gloria!" teriak Thomas sambil menggendong istrinya.


Thomas membaringkan Gloria di ranjangnya kemudian menghubungi Markus untuk datang ke kamarnya.


Selesai menghubungi Markus, Thomas menggendong kembali ke istrinya menuju ke arah pintu.


ceklek


Markus membuka pintu lebar kemudian Thomas berjalan keluar diikuti oleh Markus. Thomas tidak memperdulika pertanyaan Wida karena hatinya sangat kacau melihat kondisi istrinya.


Markus mengendarai mobil dengan sangat kencang menuju rumah sakit terdekat. Sampai di rumah sakit Gloria dibawa menggunakan brankar dan di bawa ke ruangan ugd.


Thomas dan Markus menunggu Gloria di ruang tunggu ugd. Thomas yang biasanya tidak pernah berdoa kini berdoa.


( " Tuhan, hamba adalah orang yang sangat berdosa dan tidak pernah berdoa. Tapi hamba mohon dengarkanlah doaku ini. Hamba ingin istri dan anakku selamat. Hamba berjanji untuk menjadi orang yang lebih baik lagi." ucap Thomas dalam hati ).


3 jam lamanya mereka menunggu dengan hati yang was - was. Tidak berapa lama dokter keluar dari pintu ruangan ugd.


" Dokter bagaimana dengan istriku?" tanya Thomas cemas


" Untung tuan membawanya cepat kalau tidak saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan istri dan ke enam anak tuan." ucap dokter

__ADS_1


" Apa 6??? anak saya 6 dok?" tanya Thomas tidak percaya apa yang di dengarnya.


" Iya 6, apakah selama ini tidak pernah diperiksa kandungannya?" tanya dokter itu.


" Maaf dok, baru sempat sekarang, mereka semua baik sajakan dok?" tanya Thomas dengan nada kuatir.


" Baik, oh iya jangan bikin istri anda stres lagi karena jika istri anda stres dan banyak pikiran bisa membahayakan istri anda dan juga janinnya." ucap dokter itu sambil memberikan peringatan.


" Baik dok saya akan ingat itu." jawab Thomas


" Sebentar lagi akan di bawa ke ruang perawatan." ucap dokter itu.


" Baik dok, terima kasih dok." ucap Thomas tersenyum bahagia


Dokter itu hanya tersenyum kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.


" Mark, kamu dengar apa yang dikatakan dokter itu anakku ada 6." ucap Thomas tidak percaya sekaligus senang mendengarnya.


" Ya tuan saya dengar dan jujur saja saya kaget mendengarnya tapi saya sangat senang mendengarnya." ucap Markus tersenyun bahagia.


" Terima kasih Mark, kamu memang asistenku yang paling setia


" Sama - sama tuan, oh iya tuan sebenarnya apa yang terjadi dengan nona muda Gloria?" tanya Markus penasaran


Thomaspun menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutupinya.


" Terima kasih atas saranmu Mark." ucap Thomas


" Nanti kalau ada yang bertanya bilang saja menikahnya secara sederhana karena Gloria mau di bawa ke kota dan tuan muda dan nona muda saling mencintai makanya tuan dan nona Gloria menikah. Nanti tuan akan mengadakan resepsi besar - besaran. Katakan itu juga ke nona muda Gloria. Dengan begitu tidak ada lagi orang yang menghina atau merendahkan nona muda Gloria. Maafkan saya tuan muda kalau saya memberikan usulan seperti ini." ucap Markus


" Bagus juga idemu Mark, kamu memang yang terbaik. Gajimu bulan ini akan di tambah dua kali lipat plus bonus." puji Thomas


" Terima kasih tuan muda." jawab Markus tersenyum bahagia karena mendapatkan gaji dua kali lipat plus dapat bonus


Thomas hanya membalas senyuman Markus.


( " Aku senang melihat tuan muda lebih sering tersenyum, aku bersyukur kehadiran nona muda Gloria mengubah tuan muda menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak searogant dulu." ucap Markus dalam hati ).


" Kamu berfikir apa Mark?" tanya Thomas karena Thomas tahu kalau Markus sedang membicarakan dirinya dalam hati.


" Tidak tuan muda." jawab Markus berbohong


" Jangan berbohong Mark, kamu pasti membicarakan diriku dalam hatimu. Apa kamu mau gaji dobelmu dan bonusmu hilang Mark?" ancam Thomas sambil tersenyum menyeringai.

__ADS_1


" Aish tidak tuan muda. Saya hanya bilang dalam hati kalau saya senang melihat tuan muda lebih sering tersenyum, saya bersyukur kehadiran nona muda Gloria mengubah tuan muda menjadi pribadi yang lebih baik." ucap Markus


" Benar katamu Thom, sejak kehadiran Gloria hidupku yang dulu hitam putih kini lebih berwarna. Kamu tahu sendiri Mark sejak kenal dengannya Gloria sangat berbeda dengan gadis lain." ucap Thomas jujur


" Benar tuan muda, nona muda Gloria orangnya baik, sopan dan menghargai orang lain. Laki - laki itu sangat bodoh membuang berlian dan memungut sampah yang ingin menghabiskan hartanya." ucap Markus


" Ya kamu benar Mark, aku jadi ingat waktu dulu aku cerita ke Gloria kalau proyeknya gol apapun yang di minta Gloria akan aku kabulkan. Aku berpikir Gloria akan memilih mobil atau rumah atau perhiasan atau pakaian branded atau tas branded tapi yang dipilih Gloria hanya meminta pelukan." ucap Thomas sambil mengingat permintaan Gloria.


" Pelukan?" ulang Markus bingung


" Iya pelukan, Gloria menangis dipelukanku menumpahkan segala kepedihannya." ucap Thomas menjelaskan.


" Nona muda Gloria hidupnya menderita dan saya senang tuan muda menghilangkan kesedihan Nona muda Gloria. Saya hanya berharap tuan muda dan nona muda Gloria hidup bahagia." ucap Markus tulus.


" Makasih Mark. Oh ya seharusnya 3 bulan yang lalu kamu sudah menikah dengan Goretti kenapa tidak jadi?" tanya Thomas baru ingat kalau asistennya membatalkan pernikahannya.


" Waktu itu saya melihat tuan muda sangat sedih kehilangan nona muda Gloria karena itulah pernikahan kami mundurkan." ucap Markus menjelaskan.


" Kami sudah menikah, rencananya kapan kalian menikah?" tanya Thomas


" 2 minggu lagi kami akan menikah." ucap Markus


" Oh ya tuan muda, empat hari lagi kita kembali ke kota." ucap Markus


" Ok. Kamu atur saja keberangkatannya." ucap Thomas


" Baik tuan muda." jawab Markus


xxxxx


Mohon Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar author tetap semangat dalam menulis novel ini, terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author

__ADS_1


Yayuk Triatmaja


xxxxxx


__ADS_2