
Alex berjalan mendekati Gloria dan tangannya ingin menarik tangan Gloria tapi tangannya di tepis oleh Thomas.
" Jaga sikapmu, Gloria adalah istriku." bentak Thomas memeluk Gloria posesif sambil menepis tangan Alex.
" Gloria? apakah kamu benar Gloria?" tanya Alex mengabaikan Thomas yang membentak dirinya. Karena Alex tidak percaya sahabat baiknya menikah dengan Gloria, gadis yang dulu sering dihina.
" Iya kak aku Gloria." ucap Gloria sambil mengangkat kepalanya menatap wajah Alex dan membalas pelukan suaminya
" Tapi bagaimana mungkin setahuku Gloria itu berpenampilan culun dan bajunya kebesaran seperti orang kampung kenapa berubah sekali." ucap Alex tidak percaya sambil memandang perubahan pada diri Gloria.
" Apakah kamu pernah memberikan pakaian, perhiasan dan lain sebagainya, tidak pernah bukan. Gloria dulu memang berpenampilan seperti itu karena Gloria tidak suka berdandan." jawab Thomas. Kini Thomas yang menjawab pertanyaan Alex.
Alex terdiam mendengar perkataan Thomas, perkataan Thomas memang benar adanya selama ini dirinya tidak pernah memperdulikan Gloria malah menyiksanya habis - habissan.
" Diakah wanita yang kamu nikahi dan selalu kamu ceritakan padaku dan juga ke dokter Hendrik?" tanya Alex. Kini Alex menanyakan ke sahabatnya Thomas
" Ya Gloria, wanita yang aku nikahi dan memang benar kalau aku selalu menceritakan tentang istriku." ucap Thomas bangga.
" Tapi katamu kalau istrimu seorang sekretaris apakah kamu menikah dua kali Thomas?" tanya Alex tidak percaya
" Iya benar istriku seorang sekretaris dan dia adalah Gloria jadi aku tidak menikah dua kali." ucap Thomas tegas
" Kata Gloria melamar sebagai pelayan, benar begitu Glo?" tanya Alex penasaran
" Maaf kak Alex, Gloria melamar sebagai sekretaris. Dan bosku adalah Mas Thomas yang sekarang sudah menjadi suamiku." ucap Gloria
" Tapi tunggu dulu.. sayang apakah pria ini yang menyiksamu dan sering menamparmu bahkan berselingkuh di depanmu?" tanya Thomas baru menyadari percakapan mereka.
" Benar sayang." ucap Gloria
plak
duag
Thomas menampar dan memukul Thomas, Alex yang merasa dirinya bersalah membiarkan sahabatnya memukul dirinya. Papa dan mamanya ingin menolongnya tapi Alex melarangnya.
grep
" Sayang, kumohon hentikan" pinta Gloria sambil memeluk suaminya dari arah belakang.
" Tapi sayang, dia adalah pria breng**k yang sering melukaimu, dia sering menyiksamu dan lebih parah lagi akibat perbuatannya orangtuamu meninggal." ucap Thomas melepaskan pelukan Gloria kemudian membalikkan badannya.
" Sayang, aku sudah melupakannya dan masalah orangtuaku itu sudah masalalu walau sayangku memukul kak Alex sampai mati apakah bisa mengembalikan orangtuaku?tidak bisa bukan?" ucap Gloria tidak terasa airmatanya membasahi kedua pipinya yang mulus.
__ADS_1
" Apakah kamu mencintainya?" tanya Thomas dengan nada cemburu
" Aku hanya mencintaimu tidak ada yang lain percayalah padaku." ucap Gloria sambil memegang tangan Thomas
" Aku tidak percaya padamu." ucap Thomas sambil menepis tangan Gloria
" Apakah sayangku mau bukti?" tanya Gloria lirih airmatanya tidak berhenti mengalir
" Ya buktikanlah." ucap Thomas tegas
" Baiklah." jawab Gloria singkat sambil tersenyum
grep
Gloria memeluk Thomas membuat Thomas membeku dan bingung apa yang akan dilakukan oleh istrinya.
Gloria melepaskan pelukannya dan berjalan mundur sambil menatap wajah suaminya.
" Mungkin dengan kematianku mas akan percaya kalau aku sangat mencintaimu." ucap Gloria sambil menempelkan pistol ke arah keningnya.
Thomas, Alex dan orang tua Alex matanya membulat sempurna melihat apa yang dilakukan oleh Gloria. Thomas terkejut dan memeriksa di balik jasnya dan tidak ada pistol sedangkan untuk Alex hatinya terasa sakit melihat betapa besarnya cintanya Gloria terhadap Thomas sahabatnya.
" I Love You mas Thom, semoga mas Thom menemukan wanita yang lebih baik dariku." ucap Gloria tersenyum dan menatap wajah tampan untuk terakhirnya.
" Maafkan aku sayang, mas percaya padamu. Mas tidak sanggup kehilanganmu." ucap Thomas sambil mengecup kening istrinya
" Terima kasih sayang sudah percaya padaku." ucap Gloria sambil membalas pelukan suaminya.
Hati Alex terasa sangat sakit penyesalan demi penyesalan hinggap dihatinya membuat Alex memalingkan wajahnya.
" Thomas aku mohon aku ingin bicara dengan Gloria." pinta Alex sambil memandang wajah mereka berdua yang masih berpelukan.
" Tidak." ucap Thomas tegas
" Aku mohon padamu Thom." ucap Alex memohon
" Sudahlah sayang, biarkan saja. Mas percaya padakukan?" tanya Gloria lembut.
" Tapi dia..." ucapan Thomas terpotong karena Gloria mengecup bibir Thomas
cup
" Percayalah padaku dan juga sahabatmu." ucap Gloria sambil membelai wajah suaminya.
__ADS_1
" Baiklah tapi hanya 20 menit." ucap Thomas yang tidak bisa menolak keinginan istrinya.
" Ok. Terima kasih sayang." ucap Gloria.
Thomas hanya tersenyum manis sedangkan Alex hanya tersenyum kecut karena melihat kemesraan sahabatnya.
" Ikuti aku Glo." ucap Alex tidak mau melihat keromantisan mereka.
Gloria mengikuti Alex dari arah belakang sedangkan Thomas keluar mengikuti mereka dari jarak jauh.
Kini Gloria dan Alex berada di taman, Gloria duduk di taman sambil menatap bunga - bunga yang tumbuh di taman sedangkan Alex berdiri menghadap taman.
" Apa kabarmu Glo." ucap Alex
" Seperti kak Alex lihat." ucap Gloria
Alex membalikkan badannya dan menatap ke arah Gloria.
brugh
Alex berlutut di depan Gloria membuat Gloria terkejut dan berdiri untuk menarik Alex agar tidak berlutut.
" Glo, biarkan kakak berlutut, maafkan aku Glo yang sering melukai hatimu." ucap Alex tanpa sadar air matanya keluar menyesali perbuatan masa lalu.
" Sudah aku maafkan sejak dulu kak. Kakak tidak perlu mengingatnya kembali." ucap Gloria
" Kamu memang baik Glo, kakak menyesal yang sering melukai hatimu. Maukah kamu kembali padaku Glo? kakak janji akan merubah sifat kakak." ucap Alex sendu sambil memegang kedua tangan Gloria
" Maaf kak, aku tidak bisa. Aku sangat mencintai suamiku." ucap Gloria tegas
" Apakah karena kamu sangat dendam dan membenci kakak karena itu tidak mau kembali sama kakak?" tanya Alex
" Gloria tidak dendam ataupun membenci kakak karena bagi Gloria itu adalah masalalu. Gloria bukannya tidak mau kembali dengan kakak tapi karena Gloria sudah menikah dan sebentar lagi kami akan mempunyai 7 anak." ucap Gloria
" Apa anakmu ada 7? kamu hamil Glo?" tanya Alex beruntun kemudian menatap perut Gloria yang sudah mulai membuncit.
" Iya kak, kalau kakak benar - benar mencintai Gloria. Lupakanlah Gloria dan Gloria yakin suatu saat nanti kakak akan menemukan wanita yang lebih baik dari Gloria." ucap Gloria lembut
" Tapi Glo, bagi kakak kamu wanita yang terbaik. Maafkan kakak yang menyia - nyiakan kamu." ucap Alex
" Pasti ada yang lebih dari Gloria. Kita tidak akan bisa hidup bersama kak karena Gloria sudah menikah." ucap Gloria sambil menghapus air mata Alex.
" Kalau seandainya suaminya mati apakah kamu mau menikah denganku?" tanya Alex sambil menggengam tangan Gloria yang memegang pipinya.
__ADS_1
"