Cinta Pertama Mafia

Cinta Pertama Mafia
3 Sahabat 2


__ADS_3

" Baiklah." ucap Dewi pasrah


Besok paginya Dewi seperti biasa menyiapkan sarapan pagi. Dokter Hendrik turun ke bawah seperti biasanya untuk makan bersama.


Dokter Hendrik membulatkan matanya sempurna melihat Dewi memakai pakaian sangat seksi hingga terlihat dua gunung kembar dan paha putih yang mulus.


Dokter Hendrik bagaimanapun pria normal tapi berusaha menahan hasratnya. Mereka makan dalam diam tanpa bersuara hanya sekali - kali Dewi menyilangkan kakinya dan terkadang sengaja memegang salah satu gunung kembarnya.


Selesai makan seperti biasa Dewi membersihkan meja makan dan mencuci piring - piring yang kotor.


Baru beberapa langkah dokter Hendrik merasakan tubuhnya sangat panas. Dewi yang sudah tahu efek obatnya berkerja mendekati dokter Hendrik.


" Maaf Hendrik sepertinya bajumu ada noda." ucap Dewi sambil menempel tubuhnya ke tubuh dokter Hendrik.


Dokter Hendrik berusaha melawan hasratnya tapi karena pengaruh obatnya sangat kuat Hendrik menarik Dewi ke arah sofa dan langsung menindihnya.


Kini tubuh mereka sudah polos, dokter Hendrik memasukkan kerisnya ke sarang Dewi. Desahan demi desahan keluar dari mulut mereka hingga keluarlah lahar milik dokter Hendrik. Sebanyak 4 kali dokter Hendrik melakukannya setelah itu dokter Hendrik berbaring di samping Dewi sambil berpelukan.


4 Jam Kemudian


Hendrik terbangun dan duduk di sofa dan melihat Dewi menangis. Hendrik mengingat apa yang terjadi.


plak


" Aku tahu kamu yang menjebakku dengan memberikan obat perangsang, benar bukan?" tanya dokter Hendrik sambil mencekram rahang Dewi


" Apa maksudmu Hen... hiks... hiks...?" tanya Dewi masih dengan terisak.


" Apa perlu aku membuka cctv apartemenku?" tanya dokter Hendrik sambil tersenyum menyeringai


Dewi yang melihat senyuman dokter Hendrik seperti menyeramkan membuatnya berhenti menangis dan ketakutan.


" Hendrik" teriak sepasang paruh baya melihat adegan sepasang kekasih yang tubuhnya polos


Sontak mereka berdua terkejut. Dewi langsung berlari menuju kamarnya sedangkan dokter Hendrik mengambil celana panjangnya dan langsung memakainya.


" Mommy, daddy tumben kalian datang? tanya dokter Hendrik


plak


Ibunya menampar dokter Hendrik karena kecewa melihat kelakuan anaknya.


" Kalian seminggu lagi harus menikah." ucap mommynya Hendrik

__ADS_1


" Tapi mom..." ucapannya terputus oleh perkataan mommynya.


" Kamu ingin mommy dan daddy berumur panjang atau berumur pendek." ucap mommynya Hendrik.


" Benar kata mommymu Hen, kamu tidak ingin kami bersedih bukan?" tanya daddy Hendrik.


" Aish.. terserah mommy dan daddy, Hendrik mau siap - siap kerja, hari ini ada jadwal operasi." ucap dokter Hendrik


Dokter Hendrik menaiki anak tangga menuju kamarnya kemudian membersihkan diri. Setelah berpakaian dokter Hendrik keluar dan berpamitan ke orang tua Hendrik.


xxxx FLASHBACK OFF xxxxx


" Itulah yang terjadi." ucap dokter Hendrik


" Apakah kamu menyukainya?" tanya Alex


" Tidak, karena aku tidak ingin orang tuaku bersedih terpaksa aku mau menikahinya." ucap dokter Hendrik.


" Perempuan itu kurang ajar sudah ditolong, diberi tumpangan malah menikam." ucap Alex geram


" Karena itulah aku menamparnya karena aku sangat kesal padanya." ucap dokter Hendrik


" Maaf aku harus ke kantor lagi banyak pekerjaan menanti." ucap Thomas


" Iya bro, biasanya kamu juga paling betah ngobrol sama kita sampai sore tapi ini tumben pulang cepat." ucap dokter Hendrik


" Bukan begitu, nanti sore aku pulang cepat." ucap Thomas


" Takut sama istrimu ya?" ledek Alex


Thomas menghembuskan nafas dengan kasar. Dalam hatinya sangat kesal dari tadi Alex selalu bikin emosi kalau bukan sahabat ingin rasanya memukulnya dan membuangnya ke laut.


" Aku tidak takut dengan istriku, setiap hari aku pulang sore dan istriku menyambutku dengan ciuman kemudian aku mandi dengan air hangat yang sudah disiapkan oleh istriku, lalu kami makan bersama yang memasak istriku, rasanya sangat enak membuat nafsu makanku selalu naik. Selesai makan kami melakukan kegiatan panas. Kamu tahukan Alex apa itu kegiatan panas." ucap Thomas sambil tersenyum menyeringai


" Rasa lelahku terbayar dengan kehadiran istriku yang selalu setia mendampingiku. Bagaimana aku tidak betah di rumah istriku selalu memberikan senyuman, memijat tubuhku padahal aku tidak memintanya, ketika aku sakit istriku dengan sabar merawatku dan menyuapiku tanpa mengenal lelah ataupun mengeluh. Apa yang bisa ku balas kalau bukan dengan perhatian." ucap Thomas


" Kamu tahu Alex kenapa aku ingin menikah dengan istriku karena ketika aku mengatakan padanya jika proyeknya gol apapun yang diminta akan aku kabulkan. Aku sangat kaget ketika dia hanya meminta satu pelukan bukan yang lain. Biasanya wanita langsung meminta apartemen atau mobil atau barang - barang berharga. Apakah kekasihmu ada seperti itu Alex?" tanya Thomas sambil menatap tajam ke arah Alex


" Kamu tahu Alex hanya sekali istriku memakai kartu kredit tanpa limit itupun dia meminta maaf karena telah memakainya padahal aku tidak bertanya dan sampai sekarang belum ada laporan pemakaian. Aku mendengar di rekaman cctv kalau seandainya aku marah memakai kartu kreditnya dia akan menggantinya dengan cara bekerja. Apakah ada wanita seperti itu Alex?" tanya Thomas sarkas


Alex langsung terdiam mendengar ucapan sahabatnya. Pukulan telak yang berupa kata - kata Thomas membuatnya menyadari kalau selama ini wanita yang dikecani semuanya matre tidak ada yang tidak matre. Sungguh beruntung Thomas bisa menikah dengan wanita yang baik. Di hatinya ada rasa iri terhadap sahabatnya.


" Maaf Thom kalau perkataanku yang tadi menyinggungmu." ucap Alex akhirnya.

__ADS_1


" Aku maafkan tapi kuminta jangan pernah merendahkan istriku lagi karena aku sangat percaya dengan istriku. Aku tahu apa yang dilakukan atau di kerjakan oleh istriku." ucap Thomas


Dokter Hendrik hanya mengusap punggung sahabatnya karena dirinya tahu kalau sahabatnya sangat kesal dengan perkataan Alex.


" Maaf aku pergi karena jujur aku tidak bisa jauh dari istriku." ucap Thomas sambil meninggalkan mereka berdua.


Dokter Hendrik dan Alex hanya saling memandang karena dirinya tidak percaya kalau Thomas bisa se bucin itu dengan istrinya.


" Aku tidak nyangka Thomas yang dingin terhadap wanita bisa se bucin itu." ucap Alex sambil menggelengkan kepalanya.


" Iya. Hebat wanita itu bisa menaklukkan pria sedingin dan arogant seperti Thomas." ucap dokter Hendrik


" Aku penasaran seperti apa wajah istrinya Thomas." ucap Alex


" Iya sama aku juga sama, kita lihat di hari pernikahanku." ucap dokter Hendrik


" Ya benar katamu kita lihat seperti apa wanita yang dinikahi oleh sahabat kita." ucap Alex


" Aku ingin pergi ke rumah sakit." " ucap dokter Hendrik


" Sama aku juga ke kantor dulu." ucap Alex


Mereka berdua pun berpisah dan pergi ke tempat yang berbeda.


xxxxx


Mohon Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar author tetap semangat dalam menulis novel ini, terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja


xxxxxx

__ADS_1


__ADS_2